Atlas Medical Pioneer

Atlas Medical Pioneer Follow

Atlas Medical Pioneer
Faculty of Medicine, Padjadjaran University
twitter: @AMP_1973

http://www.ampfkunpad.org/

1,215 Followers  304 Follow

Share Share Share

[Tanggap Bencana: Banten]

Sampai tanggal 27 Desember 2018, tim sudah melakukan mobile clinic di sekitar dusun. Tim juga sudah mendirikan tenda dan posko untuk warga. Terkait kebutuhan medical assessment masih tercukupi. Kasus yang ditanganin tim sudah tidak terlalu berat, rata-rata pasien mengeluhkan demam, ISPA dan follow up penanganan trauma sebelumnya.

27 Desember 2018
[Tanggap Bencana: Banten]

Tim sudah menyisir daerah Pandeglang dan melakukan assessment, daerah yang dikunjungi meliputi:
- Cikujang, Kec. Panimbang
- Desa Sumur, Kec. Cibaliung
- Desa Taman Jaya, Kec. Taman Jaya Ujung Kulon

26 Desember 2018
[Tanggap Bencana: Banten]

Menanggapi respon bencana Banten, AMP melakukan kerjasama dengan @kun.humanitysystem dengan medical team yang dipimpin dr. Andry Edwin (AMP 1294008 NO) didampingi dr. Cecep (AMP 2214031 RH) bersama dengan tim KUN berangkat ke lokasi dan melakukan assessment awal

25 Desember 2018
[Bantuan Medis]

Tim Bantuan Medis Geodesi ITB

3-4 November 2018
[Open House AMP 2018]

Talkshow bertemakan "Tanggap Bencana" dengan pemateri:
-Kang Maruhum (AMP 0173026 LL)
-Kang Adji (AMP 0477022 PV)
-Kang Cecep (AMP 2214031 RH)

09 Oktober 2018
[Open House AMP 2018]

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kunjungan peserta ke beberapa stand, diantaranya stand medis yang terdiri dari stand Bidai dan Evakuasi, stand Suturing serta stand RJP dan stand Pecinta Alam yang terdiri dari stand Gunung Hutan, stand ORAD dan stand Tebing. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Talkshow

09 Oktober 2018
[Open House AMP 2018]

Tahun ini, kegiatan Open House AMP diadakan di Bale Wilasa 10 Universitas Padjadjaran Jatinangor.

09 Oktober 2018
[Khitan]

Kali ini AMP bekerja sama dengan Yayasan Komunitas Pecinta Alam (YKPA) dan Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) dalam menyelenggarakan kegiatan Khitan. 
Setelah melakukan proses screening jumlah peserta khitan yang memenuhi syarat adalah 20 orang, kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Banjaran.

09 September 2018