BBWS Pompengan Jeneberang

BBWS Pompengan Jeneberang Follow

Akun resmi BBWS Pompengan Jeneberang Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Email : Unit.sisda@gmail.com

http://bbwspompenganjeneberang.org/

432 Followers  155 Follow

Share Share Share

Integrated Participatory Development and Management Of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia.
Pada bulan lalu telah dilaksanakan Penandatanganan Kontrak 4 paket pekerjaan IPDMIP yang terdiri dari SID Kewenangan Pusat berjumlah 2 D.I, SID Kewenangan Provinsi 5 D.I, dan SID Kewenangan Kabupaten 1 dan Kabupaten 2 sebanyak 37 titik lokasi Daerah Irigasi dengan total area seluas 29.761 Ha tersebar di 5 Kabupaten.

Selengkapnya  http://sda.pu.go.id/bbwspompenganjeneberang/2018/12/31/penandatanganan-kontrak-pekerjaan-konsultan-pendukung-program-ipdmip/
Sabtu, (29/12), Pasca kejadian bencana banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Barru pada Jumat, 28 Desember, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama Bupati Kabupaten Barru, Suardi Saleh, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar, BASARNAS,BPBD Provinsi Sulawesi Selatan, BPBD Kab. Barru dan Dinas-Dinas terkait meninjau lokasi yang terkena dampak banjir tersebut.

Pada beberapa wilayah Kecamatan, Sejumlah Infrastruktur dan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten Barru telah merilis data sementara kerusakan dampak kejadian banjir.

Tercatat beberapa wilayah yang terkena dampak diantaranya :
Kecamatan Tanete Rilau, 4 rumah Hanyut, Sawah dan Tambak Tergenang, Jalan longsor.

Kecamatan Barru hampir semua wilayahnya terkena dampak bencana banjir ini, kerusakan yang dialami berupa 1 rumah tertimbun longsor, Sebagian besar rumah warga dan Fasilitas Pemerintahan tergenang, ratusan hektar sawah dan tambah tergenang, Jembatan gantung putus, dan 1 irigasi jebol sepanjang 10 meter

Kecamatan Balusu merupakan wilayah terparah dari dampak banjir, tercatat 2 korban jiwa meninggal, 4 rumah warga hanyut terbawa arus, 1 mobil hanyut, 1 Jembatan putus, 2 tiang listrik tumbang, ratusan rumah warga dan ratusan hektar sawah tergenang.

Kecamatan Soppeng Riaja, Sebagian besar sawah dan empang warga tergenang, rumah warga dan pasar tradisional tergenang.

Kecamatan Mallusetasi sebagian besar sawah dan empang tergenang, beberapa rumah warga dan fasilitas umum juga ikut tergenang

Setelah Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan beserta rombongan meninjau beberapa titik kerusakan, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang dan Tim Kaji Cepat (TKC) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BBWS Pompengan Jeneberang berdiskusi terhadap penanganan jangka pendek dan jangka panjang guna mengantisipasi bencana yang akan timbul dikemudian hari.
Kamis (20/12) bertempat di gedung Celebes Convention Center, jalan Metro Tanjung Bunga, Nurdin Abdullah, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan langsung Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2019 kepada T. Iskandar, Kepala BBWS Pompengan Jenberang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

Kegiatan Penyerahan DIPA APBN 2019 ini dirangkaikan dengan kegiatan pengarahan Menpan-RB, Syafruddin dan kegiatan MUSRENBANG.
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar melepas peserta kegiatan Jalan Santai lingkup BBWS Pompengan Jeneberang dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke -73 Tahun 2018 yang berlangsung pagi tadi (2/12).
Rute yang dilewati oleh para peserta jalan santai, Start dari Halaman Kantor BBWS Pompengan Jeneberang – Jalan Emi Saelan – Jalan Alauddin – Jalan Talasalapang – Jalan Jipang Raya – Jalan Karunrung Raya – dan Finish kembali di Kantor Halaman BBWS Pompengan Jenberang. Di sela-sela Jalan Santai peserta diwajibkan untuk “LIBAS” (Lihat Sampah, Ambil dan Buang pada tempat Sampah), dikumpulkan pada saat selesai Jalan Santai.
Acara dilanjutkan dengan pengumuman Pemenang-pemenang kegiatan olahraga dan hiburan yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Sementara itu, pada saat pengumuman doorprize, para peserta terlihat sangat antusias menunggu kupon undiannya.
Dengan berakhirnya Kegiatan Jalan Santai, selesailah seluruh rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bakti PU Ke-73 Tahun ini yang diselenggarakan oleh BBWS Pompengan Jeneberang
Kota Makassar dan Kabupaten Gowa mempunyai Waduk tunggu Pampang yang berfungsi sebagai pengendali banjir, dengan kapasitas tampungan 1.1 jt m3. selain itu, dengan total panjang Kanal dan saluran 34,05 Km, terdiri dari 3 Kanal, Kanal Pannampu, Kanal Jongaya, Kanal Sinrijala, dan 4 Saluran, Saluran Perumnas, Saluran Pampang, Saluran Gowa, Saluran Antang, serta 1 Sungai, Sungai Pampang. total kapasitas tampungan sebesar 351,09 m3/detik, dan mampu mereduksi debit banjir sebesar 353,58 m3/detik. Berdasarkan data tersebut, Kota Makassar dan Kabupaten Gowa seharusnya terhindar dari Banjir namun kenyataannya, pada musim penghujan datang, kerap terjadi banjir.

Dalam upaya melestarikan lingkungan dan menjadikan Kanal, Saluran serta area sekitar Waduk menjadi lebih baik agar tetap terpelihara dan berfungsi dengan baik, BBWS Pompengan Jeneberang menyelenggarakan acara Penanaman Pohon dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke -73 Tahun 2018 yang jatuh pada tanggal 3 Desember akan datang. Bertempat di sekitar Waduk Tunggu Pampang, Rabu (28/11). Dalam sambutannya, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang mengajak dan mengharapkan peran serta seluruh komponen, baik dari Pemerintah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Stakeholder dan Masyarakat di sekitar Kanal dan Saluran untuk dapat menumbuhkan kebersamaan dalam menjaga, mengelola lingkungan, memelihara sarana dan prasarana berupa Kanal dan Saluran agar dapat membantu terpelihara Kanal dan Saluran sesuai dengan fungsinya sebagai pengendalian banjir Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Wakil Gubernur, Andi Amran Sulaiman dalm sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap Kepala BBWS Pompengan Jenberang atas kinerjanya selama ini, kedepan diharapkan dapat terwujudnya sinergitas antara mulai dari Balai, Dinas SDA, Cipta Karya, dan Tata ruang, sampai dengan Dinas Kota/Kabupaten, merumuskan program-program, memecahkan masalah, agar menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan lebih baik lagi.

Area sekitar Waduk Tunggu Pampang telah ditanami sebanyak 1000 pohon, terdiri dari pohon Ketapang Kencana sebanyak 220, pohon Mahoni 100, pohon Bitti 100, pohon Jati Putih 125, pohon Sengon 125, pohon Trambesi 125, 10 pohon Cempaka, dan 100 pohon Mangga.
#HariBhaktiPU73
#KementerianPUPR @kemenpupr
#DitenSDA @ditjensda 
#bbwspompenganjeneberang
Meski hari libur, peserta pertandingan Gateball dan pertandingan Bulutangkis tidak menurunkan semangat dan antusiasnya dalam bertanding guna memeriahkan Rangkaian Hari Bhakti PU, Selasa (20/11). Hingga hari ini, Panitia telah menyelesaikan Pertandingan Gateball babak penyisihan grup A - H. Juara dan runner up grup akan

Selengkapnya di  http://bbwspompenganjeneberang.org/rangkaian-kegiatan-menyambut-hari-bhakti-pu-ke-73-di-lingkup-bbws-pompengan-jeneberang/
Dalam rangka memperingati Hari Bakti PU Ke -73 Tahun 2018, BBWS Pompengan Jeneberang menyelenggarakan Senam bersama dengan para pegawai lingkup BBWS Pompengan Jeneberang sekaligus pembukaan rangkaian kegiatan olahraga dan hiburan di lingkup BBWS Pompengan Jeneberang, Jumat (16/11) bertempat di Lapangan Tenis BBWS Pompengan Jeneberang.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar membuka rangkaian kegiatan olaharaga

Selengkapnya http://bbwspompenganjeneberang.org/pembukaan-rangkaian-hari-bakti-pu-ke-73/
Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur bidang Sumber Daya Air dalam menunjang program Ketahanan Pangan Nasional dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Senin (12/11) BBWS Pompengan Jeneberang telah menyelenggarakan Penandatanganan Kontrak.  Selengkapnya di http://bbwspompenganjeneberang.org/penandatangan-kontrak-pembangunan-bendung-gilireng/
Pembangunan Bendungan Karalloe Kabupaten Gowa memasuki tahap Pengalihan Aliran Sungai. Selasa (9/10) kegiatan ini dilaksanakan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh, 
Selengkapnya di http://bbwspompenganjeneberang.org/pengalihan-aliran-sungai-river-closure-pembangunan-bendungan-karalloe-kabupaten-gowa/

#KementerianPUPR #DitjenSDA #infrastrukturSDA
Setelah mengetahui adanya kejadian gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada hari jumat, 28 September 2018. Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang langsung bergerak cepat dalam membantu korban gempa dan tsunami, Sabtu (29/9).
BBWS Pompengan Jeneberang memberangkatkan Sebanyak 10 mobil berisikan Tim relawan BBWS Pompengan Jeneberang dan bantuan logisitik kepada para korban gempa dan tsunamai Palu. Tim berangkat menuju lokasi gempa dan tsunami melalui jalur darat, mengingat Bandara Kota Palu ditutup akibat gempa. Bantuan logistik yang diberikan berupa tenda, selimut, makanan instan, air minum, beras, Serta tenaga perawat 6 orang berasal dari Perawat.id. selain itu, BBWS Pompengan Jeneberang membawa peralatan alat berat seperti ; excavator 2 buah dan crane mini 1 buah.
Tim relawan BBWS Pompengan Jeneberang telah menyerahkan bantuan logistik kepada BWS Sulawesi III yang akan disalurkan untuk korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala.
Penjaga Pos Duga Air Awo dinobatkan sebagai nominasi 2 pada Perlombaan Penjaga Pos Hidrologi Tingkat Nasional beberapa bulan yang lalu, maka Awo dijadikan sebagai lokasi kunjungan Tim Juri dari Jakarta. Sebanyak 3 orang juri ditambah 1 orang selaku narasumber melihat langsung lokasi yang dimaksud. Acara berlangsung di Pos Duga Air Awo Kampung Jonga-Jonga, Desa Awota, Kecamatan Keera, Kab. Wajo. 19/09/18.

Seperti dipahami bahwa maksud Lomba Penjaga Pos Hidrologi di Tingkat Balai dan Nasional adalah mendapatkan bentuk kegiatan peran serta penjaga pos dalam pengelolaan hidrologi yang terbaik diantara para peserta pemilihan yang merupakan wakil dari penjaga pos yang umumnya berasal dari warga sekitar dibeberapa tempat di Indonesia. Adapun tujuannya adalah sebagai apresiasi pemerintah terhadap penjaga pos yang peduli terhadap data hidrologi. Selain itu, dapat pula memicu peningkatan peran serta penjaga pos secara keseluruhan bersama-sama pemerintah dalam kegiatan pengelolaan hidrologi.