ViaViiaa

ViaViiaa Follow

"Catatan Kehidupan Perangkai Kata"
๐Ÿ’Ÿ Happy Reading ๐Ÿ’Ÿ

http://www.dailywrite.xyz/

108 Followers  41 Follow

Share Share Share

Surat Cinta untuk Evan
"Rasa yang Tak Pernah Hilang"
Sabtu, 9 Desember 2017

Saat itu juga aku mulai mencari-cari kabarmu. Aku melihat-lihat semua sosial mediamu, hanya sekedar untuk mengetahui bagaimana kabarmu saat ini.
.
------------------------------------------------
For full story check on my blog, link on my bio ๐Ÿ˜Š

Hope all of you like it. โค

#menulis #cerpen #surat #cinta #dailywrite #writer #writing #love #life #dailylife #story
Date: 8 Januari 2018
------------------------------------
[Delapan Teman di Masa Lalu]

Ketika pikiran teringat akan masa-masa sekolah yang indah, tanpa sadar mataku mulai berkaca.

Kemudian ingatan pertamaku selalu pada saat masa SMA bersama teman-teman dekatku.

Kami selalu duduk berdampingan, membicarakan hal-hal tak penting namun begitu bermakna ketika kami semua mengeluarkan tawa khas masing-masing.

Hal lain yang selalu kuingat tentang mereka adalah kasih sayang. SMA ku yang berada di luar kota membuatku jauh dari orang tua dan harus tinggal di rumah kos. Begitu pula teman-temanku, mereka semua juga anak kos yang berasal dari luar daerah.

Kesamaan inilah yang selalu menjadi pondasi kuat pertemanan kami. Kita sama-sama sendirian di kota orang, tanpa keluarga. Kita harus saling menguatkan dan saling menyayangi.

Ya, hal itulah yang membuat masa SMA ku begitu hangat karena dikelilingi oleh teman-teman yang selalu memberi energi positif.

Namun, kenyataan memang tak selamanya berpihak.

Kami terpencar semenjak lulus SMA.

Tiga diantara kami pindah ke daerah timur Indonesia, dua diantara kami pindah ke luar negeri dan aku serta dua teman lainnya pindah ke ibukota. Kami semua terpencar di lokasi yang berbeda-beda. Meski berada di daerah yang sama, namun tempat tinggal kami semua berjauhan. Tak ada yang tinggal bersisian.

Perpisahan yang tak bisa dihindari itu tanpa sadar telah memisahkan kami semua.

Memang benar kata orang, "Saat beranjak dewasa, ketika kesibukan telah menjadi belenggu maka waktu luang untuk bersama pun akan semakin berkurang"

Itulah yang kurasakan saat ini. Kami bahkan telah jarang berkomunikasi.

Meskipun begitu, mereka adalah delapan teman di masa lalu yang takkan pernah kulupakan sampai kapanpun.

Kuharap kita bisa bertemu kembali disaat yang tepat, temanku!

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1808 #30HBC18Teman
Kematian suami beliau yang tepat setelah acara pernikahan membuat beliau mengalami stress dan depresi berat. Beliau menutup diri dari dunia luar selama 35 tahun. Rumah bagus yang dulu beliau tempati telah dijual demi memenuhi kebutuhan hidup nenek.
.
------------------------------------------------
For full story check on my blog, link on my bio ๐Ÿ˜Š

Hope all of you like it. โค

#dailywrite #writer #writing #love #life #dailylife #story #cerpen #diary #menulis #cerita #berbagi
Date: 7 Januari 2018
------------------------------------
[Tujuh Hari Tanpa Kata]

Hari Pertama, aku bertemu denganmu di sebuah perpustakaan kota.

Hari Kedua, aku melihatmu di sebuah mini market dekat perumahan tempat aku tinggal.

Hari Ketiga, kutemukan sosokmu di sebuah taman dekat sekolah. Sendirian dengan sebuah buku dan earphone yang terpasang di kedua telingamu.

Hari Keempat, aku menemukanmu kembali. Kamu sedang duduk di sebuah warung yang tak jauh dari mini market tempat kita bertemu sebelumnya.

Hari Kelima, kita bertemu di sebuah mall yang tak jauh dari perpustakaan tempat kita pertama kali bertemu.

Hari Keenam, aku melihatmu mengisi formulir di ruang tata usaha sekolahku.

Hari Ketujuh, aku melihatmu berdiri di depan mading sekolahku.

Ah, rasanya aku mulai terbiasa melihatmu. Seseorang yang sama sekali tak kukenal namun selalu kutemukan keberadannya selama beberapa hari ini. Aku bahkan tak yakin jika kamu menyadari keberadaanku beberapa hari ini. Karena yang kutahu kamu sama sekali tak melihat kearahku. Sampai di hari ketika kamu masuk ke kelasku sebagai murid baru. "Hai, aku Vero. Sebenarnya tadi uda ngenalin diri sih di depan kelas hehehe. Tapi biar kayak perkenalan pada umumnya gitu jadi aku sebut namaku dulu hehehe" ucapnya padaku saat jam istirahat.
"Nama kamu siapa?" ia melanjutkan ucapannya dengan sebuah pertanyaan.
"Via" jawabku singkat.
"Kamu mau tahu rahasia nggak?" ucapnya dengan tersenyum.
"Apa?"
"Kamu itu alasan aku masuk ke sekolah ini loh. Semua itu karena pertemuan-pertemuan singkat kita yang memberi banyak pertanyaan dibenakku" ucapnya singkat kemudian memalingkan badannya dan pergi meninggalkanku yang masih duduk di tempatku dengan penuh kebingungan.

Aku tak mengerti apa yang ia maksudkan. Tapi satu hal yang kini baru kusadari, pertemuan-pertemuan yang ia maksud adalah tujuh hari tanpa kata saat aku selalu menemukan keberadaannya. Dimana pada setiap pertemuan tersebut tak ada satu patah kata pun yang terucap diantara kami. "Kupikir dia sama sekali tak melihat kearahku. Rupanya aku salah" ucapku singkat dengan senyum dan pipi yang mulai memerah.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1807
Date: 6 Januari 2018
------------------------------------
[Enam Buah]

Aku terbiasa hidup mewah. Aku tak pernah merasa kekurangan. Aku selalu membelanjakan setiap uang yang kumiliki. Bahkan tak jarang pula aku membeli hal-hal yang sebenarnya tak begitu kuperlukan.

Kebiasaan buruk menjadi manusia boros.

Itulah aku.

Tapi aku di masa lalu.

Sampai aku bertemu dengannya.

Seorang lelaki yang memiliki penampilan sederhana dengan sifat penuh semangat dan kepedulian yang sangat besar.

Kami bertemu di sebuah mini market.

Saat aku akan membeli buah namun lupa membawa dompet. Sehingga saat di kasir aku tak mampu membayar buah tersebut.

Kemudian lelaki itu memanggilku saat berada tepat di depan pintu mini market tersebut.

Ia memberiku sebagian dari buah yang ia beli. Kebingunganku saat itu membuat tangan ini menerima buah itu begitu saja.

Ketika lelaki itu berlalu, aku melihatnya berjalan menuju area parkir. Kulihat dia menata mobil-mobil serta motor-motor yang keluar masuk.

Ah, rupanya dia tukang parkir.

Ia membagikan buah-buah miliknya kepada dua temannya. Samar-samar aku mendengar apa yang mereka katakan. "Yeaay akhirnya makan buah" kata salah satu dari mereka. "Iyaa, setelah berbulan-bulan makan makanan nggak bergizi akhirnya kita bisa makan makanan bergizi hehehe" ucap salah satu diantara mereka. "Alhamdulillah. Uda makan gih" ucap lelaki yang memberiku buah.

Dan saat itu hatiku tergetar. Aku sadar akan sifat burukku yang tak pernah menghargai uang. Saat disana ada orang yang sangat berusaha mengumpulkan uang demi membeli makanan bergizi, aku justru membuang uang dengan mudahnya.

Hai lelaki misterius, terimakasih karena enam buah yang kamu berikan ini telah menyadarkanku.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1806
Date: 5 Januari 2018
------------------------------------
[Ungkapan Kelima]
.
"Maaf ya, Via. Maaf karena kita harus mengalami hal yang tak disangka ini. Kamu jaga diri baik-baik ya. Semoga kita bisa bertemu lagi di waktu yang tepat. I love you" ucapmu pada hari terakhir kita bertemu sebagai sepasang kekasih.

Meski kini kita tak lagi terikat oleh sebuah hubungan, jauh di dalam lubuk hati ini masih terngiang atas kalimat terakhir yang kamu ucapkan dihari itu. "I love you", kalimat singkat yang kamu ucapkan itu selalu terasa sangat berharga.

Kamu tahu kenapa?

Karena saat kita menjalin hubungan selama tiga tahun, dapat kuhitung berapa kali kamu mengatakan kalimat itu.

Pertama, saat kamu menyatakan perasaan tiga tahun yang lalu.

Kedua, saat kita sedang duduk ditengah keramaian pesta pernikahan sahabat terdekatku dua tahun yang lalu.

Ketiga, saat aku menenangkan kamu di masa sulitmu ketika membangun usaha dari nol tepat satu setengah tahun yang lalu.

Keempat, saat kita duduk di pinggir pantai favorit kita satu tahun yang lalu.

Dan terakhir, ungkapan kelima kamu ucapkan saat kita mengakhiri hubungan.

Menyakitkan. Sangat menyakitkan ketika harus mendengar kalimat itu di saat kita mengakhiri hubungan ini.

Apa makna dari kalimat "I love you" yang kamu ucapkan saat itu?

Sebuah kalimat yang seharusnya mampu mempersatukan, tapi justru memisahkan.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1805
Date: 4 Januari 2018
------------------------------------
[Empat Mata]

Bukan sebuah hal besar, tapi mampu menimbulkan masalah yang lebih besar.

Diantara percakapan kita, aku selalu percaya akan semua kata-katamu. "Sayang aku mau ke lab dulu ya, tadi dipanggil dosen" ucapnya. "Oh oke" ucapku terbata-bata. Aku merasakan hal yang aneh, seperti itu bukanlah kalimat yang sesungguhnya. Karena tersirat tanda dari kedua bola mata itu. Sebuah tanda yang seolah mengatakan bahwa kalimat itu adalah kebohongan.

Awalnya aku tak percaya. Tapi kemudian aku melihatnya.

Kamu bukan pergi ke lab untuk bertemu dosen, melainkan bertemu perempuan lain dan pergi meninggalkan lab sambil bergandengan tangan.

Ah, rupanya isyarat dari kedua bola mata itulah yang lebih jujur.

Aku tak perlu repot menanyakan hal tersebut padamu.

Karena aku mampu mengartikan apakah kalimatmu itu adalah kebohongan atau bukan hanya dengan kita berbicara empat mata dan saling menatap.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1804
Date: 3 Januari 2018
------------------------------------
[Tiga Kata]

Bukan sebuah kisah romantis seperti di ftv yang sering kutonton.
Juga bukan sebuah kisah dramatis seperti sinetron yang sering kutonton.
Dan juga bukan sebuah kisah romantis tak masuk akal seperti di drama.

Tapi kisah ini punya caranya sendiri agar tak membosankan.

Awal pertemuan yang biasa saja namun memiliki sejuta makna.
Tanpa disadari awal pertemuan itulah yang menjadi kunci dari kisah ini.

Aku dan lelaki itu tak pernah memiliki hubungan spesial seperti pacaran.

Kami bahkan hanya pernah bertemu sekali saat awal pertemuan itu.

Tapi, siapa sangka?

Beberapa bulan kemudian lelaki itu datang ke tempatku bekerja, kemudian mengatakan hal-hal aneh yang tak mampu kupahami.
Sampai aku menyadari makna dari semua kata yang ia lontarkan, lalu kuucapkan pula pada kedua orang tuaku.
Tak perlu waktu lama, aku merasakan perasaan yang aneh.
Lalu kamu dan keluargamu datang.
Dua keluarga sedang membicarakan hal penting untuk sebuah tahap penting yang akan kami jalani.

Dan datanglah hari indah itu.
Aku dan lelaki itu duduk di sebuah kursi dikelilingi hiasan sederhana namun indah, dengan para tamu yang secara bergantian mengucapkan selamat kepada kami.

Ah, ini indah sekali.
Hatiku merasa begitu tenang dan hangat.

Bagaimana bisa kisah yang sesimple itu mampu memberikan rasa yang begitu indah ini?

Aku tak bisa mengatakan banyak hal indah, tapi hal yang pasti aku rasakan adalah aku bersyukur atas pertemuan kita.

Dan tiga kata yang ingin kuucapkan untukmu, aku cinta kamu.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1803
Date: 2 Januari 2018
------------------------------------
[Dua Lelaki]

Kamu datang disaat aku selalu membutuhkan seseorang. Kamu datang tanpa kuberi informasi sedikit pun. Kamu datang disaat aku benar-benar terjatuh dalam masalah yang rumit. Seorang lelaki yang tak pernah kusadari memiliki sifat yang bahkan jauh dari perkiraanku. Seorang lelaki dengan tingkah laku seperti badboy pada umumnya, Devon.

Di lain pihak, seseorang dari masa lalu yang telah lama pergi namun kembali di saat yang tepat. Bukan masa lalu yang buruk, masa laluku denganmu justru adalah bagian dari masa lalu terbaik yang pernah kualami. Kepergianmu tak pernah menyisakan tangis, karena kamu masih selalu menjadi bagian dari kehidupanku. Karena kepergianmu bukan semata untuk meninggalkan. Dan kamu telah kembali padaku di saat aku terjatuh dalam jurang kesendirianku yang menyedihkan. Kamu selalu tahu bagaimana cara untuk datang di saat yang tepat, Rey.

Lalu kini, saat kalian tanpa sadar telah melontarkan pertanyaan yang sama padaku dalam waktu yang bersamaan.

Tahukah kalian bahwa kini aku merasa bingung?

Aku bingung, atau mungkin lebih tepatnya hati inilah yang bingung.

Keberadaan kalian sangat berarti dalam hidupku. 
Jika boleh, aku tak ingin memilih salah satu diantara kalian.

Tapi jika begitu artinya aku terlalu egois. Apakah boleh? Aku rasa tidak.

Lalu, bisakah aku mendapat jawaban atas kegundahan hati ini?

Kegundahan hati saat aku harus memilih diantara dua lelaki terbaik yang pernah kukenal?

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1802
Date: 1 Januari 2018
------------------------------------
[Satu Hati]

Tepat di akhir masa SMA aku dekat denganmu. Awalnya kita hanya duduk bersama, tapi kemudian aku merasakan hal lain. Aku merasa nyaman berada dekat denganmu. Kemudian tanpa sadar aku telah jatuh padamu. Ya, ini memang salah. Dari awal mengenalmu aku sudah tahu jika hatimu telah terisi. Tapi harapan konyol dalam diri ini seakan membuatku mengabaikan kenyataan.

Sampai hari itu datang, saat kita sedang duduk bersama di sebuah resto untuk makan bersama teman-teman satu kelas.

Evan: Hadeh,. dia ngambek lagi.
Via: Kenapa Van?
Evan: Ini, cewek aku ngambek lagi gara-gara semalem nggak aku bales chatnya.
Via: Oh haha yauda nanti di telfon aja Van.
Evan: Iya nanti aku telfon.

Dalam beberapa detik suasana menjadi hening.

Evan: Aku sayang banget sama dia, Vi.

Aku terdiam seketika. Aku bingung harus berkata apa.

Via: Nah, makanya nanti buruan di telfon Van. Biar nggak ngambek lagi.

Evan: Iya.

Aku melihat mata itu. Mata penuh binar cinta. Kini aku sadar akan alasan kenapa selama ini lebih sering aku yang memulai percakapan baik itu secara langsung maupun melalui chat. Rupanya inilah alasan itu.

Rasanya hatiku mulai sadar dan merasakan sakit. Aku terlalu jauh jatuh pada harapan konyolku akan dirimu. Sampai akhirnya kini kusadari bahwa dihatimu hanya ada dia. Hanya akan ada satu orang dan satu hati yang berada di ruang kosong hatimu.

Dan itu bukan aku, tapi dia.

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC1801
Mulai 1 Januari 2018 saya akan rutin 30 hari ngeblog di Instagram. Saya ingin melatih spontanitas dalam hal menulis, jadi dalam 30 hari penuh di bulan Januari 2018 saya akan menulis kisah fiksi singkat yang ditulis dengan kata kunci setiap tanggal dibulan Januari 2018. Ikutan juga yuk! ๐Ÿค—

@30haribercerita #30haribercerita #30HBC18
Tapi ada satu hal yang cukup menarik perhatianku, yaitu rambut. Bukannya memiliki rambut putih seperti nenek-nenek pada umumnya, nenek tersebut justru memiliki rambut berwarna kuning cerah seperti matahari yang menyala.
.
------------------------------------------------
For full story check on my blog, link on my bio ๐Ÿ˜Š

Hope all of you like it. โค

#dailywrite #writer #writing #love #life #dailylife #story #cerpen #diary #menulis #cerita #berbagi