Fathia Uqimul Haq

Fathia Uqimul Haq Follow

Try writing to fix myself, society, and future
Content writer for ayobandung.com
📧fathyuqi@gmail.com

http://www.fathiajalan.com/

1,308 Followers  620 Follow

Share Share Share

When you see the world in your job like only a sec. It depends on will you believe or not. Thats why we shud choose environment first than the other. Bcs money is not forever. It will come while we have the knowledge, attitude, and faith. We often forget, actually praying 5 times. But how can we are so greedy to conquer the world and, so why did u come to this world? Its not a competition who has the biggest treasure, but who can manage this toward eternal life. We often forget it.
Throw back time when i had a chance visited Kampung Boneka, Sayati Hilir, Kabupaten Bandung. 
_
Bertemu dengan anak dari pelopor pembuat boneka, yang pernah mendapatkan Kalpataru di era Soeharto. Berkat Elan, pelopor boneka itu, hampir 1 Rt di Sayati Hilir menjadi pengusaha boneka. Baik menjadi industri rumahan atau punya toko di sepanjang jalan. 
_

Kerennya, boneka yang suka jadi merchandise bank, perhelatan PON, dan acara kece lainnya adalah hasil tangan Pak Agus anak Elan, dan Bu Elly itu.
_
🐻🐻🐻 #kampungboneka #bonekasayatihilir #doll
Monk, adalah orang yang dihormati karena pengabdiannya seumur hidup untuk tidak melakukan ribuan hal yang tertera pada kitabnya. Setiap pagi, Monk akan diberi makan oleh warga setempat yang rumahnya dilewati Monk. Artinya, mereka tidak boleh sarapan terlebih dahulu sebelum Monk sarapan. Biasanya, Monk melewati rumah pukul 05.30. Satu hal, jika Monk lewat, warga Budha setempat akan memberi salam dengan membungkukkan sedikit badan serta tangan yang bersatu dirapatkan ke dada dan hidung, bak mengamini doa. #wheninbangkok #monkfact #monk #thaiculture
Bahagia dulu kalau udah voice note panjang-panjang. Harap maklum untuk korban voice note fathia yg sangat malas mengetik. Terima kasih. 🤺🤺🤺🤺 #Wheninbkk #wheninthailand🇹🇭
We'll be tired if chasing this world cs its never ending. The thing is do good all the time cs cemetery in front of us - coffee farmer
Udah gatel pengen nulis tentang dua hari liputan paripurna ke Kampung Batulonceng versi aku. Tapi belum juga lantaran bahan tulisan yang lalu masi numpuk. Intinya, kemarin belajar banget tentang pengolahan kopi dari hulu hingga hilir; dari menanam hingga menyeduh. Melihat para peternak sapi perah bekerja, menunggu jemputan susu, mengolah limbah tae sapi jadi kompos, sampai kesenian degung dan calung warga Batu Lonceng. Oh, satu lagi, main kadaplak sampai tikusruk dua kali. Ada yang tau kadaplak? #batulonceng #suntenjaya #lembang #wisatabandung
Meski usai belajar formal, nyatanya belajar itu terus berlanjut.  Mencicipi dunia bekerja yang lazim tidak pernah semudah itu. Bertemu orang baru, baik atasan, teman, dan sesiapa yang selalu berjumpa setiap hari membuat sadar bahwa ilmu bukanlah untuk dikukut sendiri. Semakin tahu, semakin  banyak ketidaktahuan. Bahwa seremoni kelulusan hanya sekejap saja. Selamat untuk terus belajar. #daretoshare
Interaksi dengan banyak orang mengajarkan banyak hal. Berbicara dengan latar belakang dengan ragam gender, profesi, asal, usia, dan sejarah. Semua saling berpengaruh. Dari setiap kepingan menimbulkan cara pandang baru.
…
Sering saya menghakimi sesuatu, di balik hati tanpa manusia lain tahu. Sering mengeluh dan berprasangka, mengada ada, bahkan tak segan berteriak dan bercerita seakan saya adalah manusia sengsara. Jauh sejauh-jauhnya, banyak sekali manusia lain yang jauh dari soal kenyamanan. Saya sering mencari kenyamanan, tapi bukan kenyamanan untuk manusia lain.
_
Saya adalah kecil, yang belum banyak bermanfaat. Setidaknya, mendengarkan seseorang bisa jadi cara melatih sabar dengan saya yang begitu suka bercerita. Mengilhami setiap kejadian, melatih kepekaan dari setiap orang. Bercengkrama dan menjawab percakapan guna usir dahaga.
_
Manusia, baik laki-laki atau perempuan, sama saja di hadapanNya. Berbuatlah tanpa pandang stereotip, bahwa ini boleh dilakukan laki-laki dan ini yang tidak boleh dilakukan perempuan. Budaya dan stigma mengikat keras. Biarkan saya mengulurnya lahan-lahan. 
#sleepyfathia
Kemarin bisa mendapat kesempatan menyambangi Dmoners, tempat makan tematik yang hadir sejak dua tahun lalu. Bagi yang ingin melepas rindu dalam nuansa Doraemon dan kamar Nobita yang kental, Dmoners emang sih juara. Bukan apa-apa, pengisi suara Doraemon dan teman Nobita lainnya pun sampai minta ke teh Linda, pemilik Dmoners, buat buka cabang di Jakarta. Asyiknya setiap perayaan ulang tahun Doraemon, pasti di sini ada selebrasinya dari Komunitas Doraemon Indonesia seraya menghadirkan para pengisi suara. Gemes emang 😌 
_
Ada dorayaki kesukaan Doraemon dan aneka makanan penutup. Kudapan di sini khas Jepang, lantaran Doraemon kan berlatar di Jepang. Sushi, ramen, bento, ada di sini. Lokasi? Jl PHH Mustofa, geng. 
_
Ulasan lengkap tentang Dmoners dari sejarah, fakta, dan alasan kudu ke sini udah ada di ayobandung.com ya 🙃
#dmonershome #kulinerbandungtematik #kafetematik #kafedoraemon
Dia seperti pantai. Ombaknya mengalun pelan menuju deras, kemudian seketika membasahi yang kering. Ketika bersedih, aku mengingat Dia. Sebab akan mengejar dan mengoyak perasaan sejauh mana kekuatan ini hadapi cobaan. 
Kemudian #KulariKePantai lantas tak heran aku berdiam diri, enggan berpaling. Tetap di sini meratapi perasaan sambil merekam memori dalam-dalam.
Do good; no matter what. And every lil things surprise will come. 
do not ever consider to help. no body know inside of our hearts, just let it flow and be good even its hurt sometimes. Look at down and keep learning that life couldnt be seen at one side or instagram's window.
Foto-foto ini adalah orang-orang di balik Kerupuk Edun Rp 500-an yang suka ada di warung. Faktanya : 70rb pcs kerupuk dikemas setiap hari 🙀🙀 Mereka pun sudah stok kalau musim hujan tiba 👍🏼
_
Batukarut, Banjaran, Kab. Bandung 
#kerupukedun #kerupukinthemaking #foodprep