Fathia Uqimul Haq

Fathia Uqimul Haq Follow

a daily writer, travel addict, and coffee junkie
📍 Bandung, ID
📧 fathyuqi@gmail.com

http://www.fathiajalan.com/

1,574 Followers  783 Follow

Share Share Share

Konsisten dalam suatu hal yang kita inginkan itu emang nggak mudah. Seperti mau bisa masak, ya harus masak at least setiap hari. Mau bisa naik sepeda, ya latihan dong yang sering. Sebagai penganut kalimat "bisa karena terbiasa", apalagi sembari menyelam ilmunya, konsisten itu jadi hal yang terus di-sabari, ditekuni prosesnya.

Siapa yang bertahan, jatuh, bangun, balik kanan, ya pas dalam proses. Kaya naik tangga ke Bromo, duh kapan sampenya... Padahal mah cetek bgt ini. Bukan naik gunung namanya kalau kata pendaki. 
Juga seperti impian. Ia akan hanya jadi angan-angan kala ga ada kemauan. Kalau sekadar ingin, duh numpuk listnya. Kalau udah ada kemauan, dia punya stepnya.

Tapi percaya ngga, kadang yg awalnya cuman angan2, eh jadi bisa, terus kita usahain terus deh.

Jadi, mimpi emang kita yang wujudkan. Usaha /ikhtiar itu perlu, sisanya baru tawakal atau serahkan saja sambil berdoa. Kalau cuma berdoa aja tanpa usaha ya sama aja gasi?! Karena selama hidup, kita akan selalu berada di fase - proses-. Ketika ada akhir, maka proses selanjutnya dimulai lagi. Terus aja begitu. #konsistenbermanfaat
Setiap tahun, dari kecil sampai sekarang udah kerja, mudik yang aku sebut menjenguk nenek adalah ritual wajib Idul Fitri. Biasanya salat id tiap tahun enggak pernah di Kopo Elok, karena udah stay di rumah nenek, baik di Subang, Jawa Barat, atau Rangkasbitung, Banten. Sekarang beda, soalnya h-2 aku diserang demam. Wqwq jadinya aku punya foto usai Salat Id di komplek deh✊

Perjalanan panjang mudik mah enggak usah ditanya. Dari jalan yang lama bgt, sampai sekarang infrastruktur udah mantap membuat durasi ketemu nenek makin cepet. Sekarang, kalau udah males ke Subang lewat Lembang, udah ada Tol Cipali❣️ Jalan tol mulus lurusss aja jalannya.

Kalau ke Rangkasbitung, makin cepet aja sampai sini. Bahkan, tahun depan kayanya dari Kopo sampai rumah Nenek udah jalan tol aja terus. Pasalnya, tepat berapa ratus meter dari rumah nenek lagi pembuatan jalan tol baru!!! Sawah nenek aku aja dibeli. Harapan aku, tahun depan, Jalan tol yang buat ke Labuan ini segera tuntas.

Perbedaan paling mencolok sih, sekarang exit tol menuju rumah nenek udah makin deket, yaitu di Cikande. Dulu mah exit di Balaraja, Serang, sekarang di Cikande. Infrastruktur tuh penting bgt ya. Pahalanya gede bgt! Koneksiin banyak org buat bertemu org2 tercintanya❣️ #IniUntukKita @djpprkemenkeu
I'd like to sail the world, to begin what i always think everyday. Either doubt or uncertainty that belong to the creator. And The rules  that are  read everyday, what must be started between quantity or quality. Or when and what kind implentation itself. O why.. Better i'd like to sail the world with my thought..
Kapan kamu terakhir naik kapal feri? Menyebrang untuk sampai ke Lampung dari Pelabuhan Merak yang kawasannya cukup besar. Mungkin hampir empat tahun lalu naik kapal ini. Satu hal yang paling mengagumkan adalah, mobil dan truk juga bisa masuk 😮😮 katro emang Fathia.

Parno juga naik kapal ini soalnya takut muntah hahahaha. Pengalaman naik kapal kayu di lautan bikin mual 😭 Terus ini mah enggak sih, gak kerasa banget jalannya. Pas pergi ke Lampung sih bisa dapet duduk, lowong dalamnya, bisa foto kek gini. Lah pas pulang ke Merak, aduhay dapet duduk aja hamdalah. Sampe berdiri dua jam di pinggiran kapal buu😒

Oh ya, artikelnya juga udah lama naik di Blog. Alhamdulillah banyak pembaca nyangkut ke tulisan itu tentang cara naik kapal ke Lampung. Hehe. Bole dibaca 💕 #lampung #kapalferi #meraklampung #fathiajalancom
Percayalah, gaya berdiri di atas jeep ini disuruh supir, @hildasrirahayu, dan tiga warga bule yang ikut di trip ini. Sembari degdegan, namun aku masih bisa bersikap selaw.

Alhamdulillah ✊

Oh, iya, buat yang mau tahu cara pergi ke Bromo mursidah dan tinggal duduk manis aja, bisa melipir ke Blog. Tadi aku sudah menulis juga soal rekomendasi wisata di Malang versi aku yg minim budget aja sekitaran Malang Raya. Silakan disantap tulisannya 🙏🤗 #fathiajalancom #bromotengger #carakebromo
Kata seseorang, mimpi aja, da mimpi mah hipu :) iya, jadi aku punya sahabat pena guys, ((((sahabat pena)))) dari Thailand. Kita ada di lingkaran hobi yang sama, yakni bertukar kartu pos dan mengirim surat. Kami intens berkabar lewat Facebook dan surat pada 2015-2017 an. Sampai suatu hari, saya selalu bermimpi dengan mengatakan kepada Orange, nama perempuan di Slide kedua atau di belakang saya, akan bertemu dia di Thailand.

Singkat cerita, saya ingin sekali bertandang ke Thailand. Tahun lalu, banyak banget lomba yang memenangkan hadiah ke Thailand. Udah beberapa kali coba gak menang terus, eh mimpi itu terjawab di salah satu lomba foto hehe. Alhamdulillah, akhirnya aku bisa ketemu Orange secara langsung di Thailand 😂

Awkward pisan pada awalnya ! Tapi ke sana nya jadi luwes, dia ngajak bikin kue, jalan-jalan naik perahu, menceritakan hampir semua sejarah di berbagai tempat, dll.

Jadi, mimpi aja, da mimpi mah hipu :) #Thailand #wisatathailand #sahabatpena #postcrossing #bangkok
Menjawab pertanyaan warganet : kok bisa jalan jalan terus, emang kerjaannya apa? Shiap sheyeng aku jawab di Blog. Alhamdulillah sudah upload yah segera meluncur aja. Klik website di  bio aku supaya langsung cus membacanya.

Intinya, di balik foto bagus, ada usaha. Di balik jalan, ada usaha nenteng keresek dan mesen tempat nginep murce yg bisa berenam.. Hihaaa. #nusapenida #bali #nusalembongan #fathiajalancom
The details that we love so much. Any idea how to see positive sides from someone's post besides  judging her / his life?
View siang di sekolahku. Pernah 6 tahun di sini dan kembali disuguhi langit biru serta sawah yang hijau membentang. Ciparay punya ~

Kamu punya apa?

#anakciparay #gengciparay #jegerciparay
Reminiscing the time when I was sitting nowhere. Moving from the unknown place, met strangers, and peacefully smell the air and heard train gates open and close. Or someone who invited us to his / her life for a while, seeing around what lifes will come, and everything just fine. Hopefully it will come back to the space that I can go thru without any regret and questions in my head. Thank you for involving me in every places and times.
Pagi di Cisauk. Lorong-lorong stasiun membawa bekal semangat untuk tetap hidup esok hari. Juga sisa-sisa letih yang disimpan dalam pundak berharap lenyap. Tapi hari-hari mendorong terus supaya tetap mengarungi kefanaan. Selamat pagi. Syukur matahari terbit mesti tetap membersamai.
Ini emang bukan yang pertama kalinya naik MRT. Karena MRT saya  pertama kali waktu itu di negeri sebelah, jadi inget banget momen pertama kali naik transportasi ini bingung banget😂 
_
Bingung, ini beli tiket apa pake kartu aja, atau kalau one way tiket gimana, atau harus turun di mana. Belajar  Baca peta  supaya sampai ke hostel. Sampai akhirnya dari MRT pertama kemudian berkesempatan naik  LRT dan BTS (punya tetangga sebelah)  jadi semakin paham. 
_
Pas naik MRT Jakarta, enggak jauh beda sama MRT yang udah lebih dulu ada di negeri tetangga. Bahkan, aku ngerasanya interior dan font tulisan rutenya aja sama 😂 
Oh ya, ulasan naik MRT di Jakarta udah muncul kok di blog. Melipir yaaah 😄#mrtjakarta #naikmrt