IDFL.ME

IDFL.ME Follow

👉 Advertising
👉 Media
👉 Entertainment
👍 Just DM for Promote
#IDFL

http://IDFL.me/

3,936 Followers  3,091 Follow

Share Share Share

[Review Movie] The Night Comes for Us (2018)

Ditulis oleh: @vitarocky53
Personal Rate: 7/10

Timo Tjahjanto yang biasanya selalu berdua dengan Kimo Stamboel untuk film bergenre action brutal, kali ini solo dengan The Night Comes for Us yang dibintangi Joe Taslim dan Iko Uwais. Bagi pecinta action brutal berdarah-darah dengan adegan berkelahi yang terlihat sangat memilukan, tentu akan bahagia menonton film ini. Apalagi para fanboy Iko Uwais yang sempat kecewa dengan laganya di film Mile 22, akan terpuaskan melalui film ini meskipun kali ini Joe Taslim sebagai tokoh utama.

Pengambilan gambar saat adegan berkelahinya sangat bagus, akhirnya saya bisa melihat kembali sinematografi yang baik dan saya akui Tjahjanto benar-benar mengarahkan dengan baik. Pencahayaan dan pewarnaannya juga sangat baik, serta set lokasinya benar-benar disiapkan dengan matang. Beberapa koreografi masih terlihat kaku, tapi tidak mengurangi kenikmatan menonton, apalagi film ini penuh darah dimana-mana dan cukup membuat frustasi saat menonton. Berbagai macam gaya berkelahi pun menambah semarak film ini, tinggal pilih mau gaya macam apa dan di lokasi apa, lengkap disajikan. Sayang sekali audio untuk dialog terkadang masih kurang jelas, yaitu dari segi pengucapan kalimatnya. Sedangkan dialognya sendiri terkadang tidak penting. Namun akting seluruh jajaran casts-nya luar biasa. Mereka benar-benar kemajuan bagi perfilman Indonesia, kecuali cara Dian Sastrowardoyo yang meskipun menggunakan bahasa Mandarin, masih bergaya seperti Cinta di AADC.

Kekurangan terbesar film ini adalah narasi plot yang berantakan. Mungkin karena dimaksudkan sebagai film action, sehingga latar belakang cerita kurang dikembangkan dengan baik. Contohnya salah satu adegan flashback yang mungkin saja dimaksudkan sebagai bagian dari latar belakang, malah terasa sia-sia dan membuang durasi. Kedalaman beberapa karakternya pun terasa dangkal. Banyak kebingungan tentang beberapa karakter yang muncul lalu menghilang meskipun dijelaskan melalui foto. Pun hubungan antar karakter yang kurang jelas. Motif juga kurang jelas, meskipun mudah dimengerti, namun itu karena nalar penonton alih-alih filmnya yang seharusnya menjelaskan dengan b
[Movie Review] Bad Times at the El Royale (2018)

Ditulis oleh: @ariefpranata 
RATE : 8/10
•
Bad Times at the El Royale bercerita tentang 7 orang asing yang bertemu di sebuah hotel bersetting akhir 1960-an yang bernama El Royale, yang berada di tepat perbatasan California & Nevada. 7 orang itu memiliki alasan tersendiri menginap di hotel misterius itu. Sebuah nasib mempertemukan mereka di tempat dan waktu yang salah.
•
7 orang itu adalah pastor Daniel Flynn (Jeff Bridges), penyanyi Darlene Sweet (Cynthia Erivo), salesman vaccum cleaner Laramie Seymour Sullivan (Jon Hamm), cewe misterius Emily (Dakota Johnson) bersama adiknya Rose (Cailee Spaeny), penjaga hotel Miles Miller (Lewis Pullman) & Billy Lee (Chris Hemsworth).
•
Film berdurasi 141 menit ini terinspirasi style Quentin Tarantino, dengan adanya chapter-chapter khas Tarantino. Setiap karakter dijelaskan secara detail dengan porsinya masing-masing. 7 orang itu memiliki rahasia yang sangat menarik. Setelah malam tiba, terjadi banyak kekacauan dan menyebabkan beberapa orang terbunuh.
•
Akting para cast semua tampil baik Cynthia Erivo yang memang seorang penyanyi menunjukkan suaranya dengan sempurna. Cailee Spaeny, aktris berusia 21 tahun juga tampil memikat dan semakin bagus aktingnya. Dakota Johnson tampil cukup seksi, dan Lewis Pullman yang tampil sangat baik memerankan sosok penjaga hotel yang menyimpan banyak rahasia. Chris Hemsworth tampil sangat berbeda dengan karakter Thor selama ini.
•
Lagu-lagu yang ditampilkan di film ini sesuai dengan setting 1960-an yang akan mengajak kita bernostalgia dan membuat suasana di hotel begitu terasa hidup. Sinematografi yang dibuat Seamus McGarvey, yang masuk nominasi Oscars di Atonement & Anna Karenina begitu indah. Scene di kamar hotel dan saat Billy Lee mengungkapkan identitasnya patut diacungi dua jempol.
•
Plot twist yang berlapis menambah ketegangan film ini. Bagi anda yang menyukai film-film Tarantino tentu akan menyukai film ini. Goddard sukses mengadopsi style Tarantino dengan baik. Sekilas, film ini mirip dengan salah satu film Tarantino, The Hateful Eight. Salah satu film terbaik tahun ini.
lagi musim azab nih...
Hail for Legend.
Terima Kasih telah menemani masa remaja kami.
#TerimakasihTabloidBOLA
[Movie Review] Goosebumps 2: Haunted Halloween (2018)

Ditulis oleh: @vitarocky53
Personal Rate: 6/10

Akhirnya saya dua kali dikecewakan dengan film berjudul Goosebumps, karena saya penggemar serial novelnya, bahkan saya penggemar R.L Stine karena juga membaca buku lainnya selain Goosebumps. Tapi tetap saya tonton juga karena saya penasaran meskipun sadar saya akan dikecewakan. Oke, cukup intronya.

Bagi penonton yang tidak pernah tahu atau tidak membaca Goosebumps, film ini sebenarnya cukup menghibur dan sesuai dengan tema Halloween tahunan. Menurut saya, film serial ini bisa dijadikan semacam Home Alone untuk Christmas, karena selain filmnya seru, suasana Halloween pun sangat kental di film ini. Namun tampaknya film ini hanya berefek untuk anak-anak. Bagi yang sudah dewasa (baca: tua), film ini tak lebih hanya film hiburan semata yang anehnya jelas segera dilupakan begitu keluar dari bioskop.

Meskipun suasana Halloween sangat kental apalagi ditambah dengan judul ‘Goosebumps’, bukan berarti film ini menakutkan. Tidak ada sama sekali yang menakutkan dalam film ini. Malah terkesan seperti film adventure biasa, hanya ditambah karakter-karakter yang seharusnya seram malah dibuat lucu dan menggemaskan. Di sinilah letak kecewanya saya, karena saya tumbuh besar dengan cerita-cerita seram yang lumayan menegangkan saat membaca bukunya. Namun nampaknya memang cocok sekali dengan ratingnya yang PG, artinya memang wajar jika dibuat tidak seram, karena target pasarnya adalah anak-anak kecil. Mungkin jika saya masih kecil menonton film ini, saya akan beri rating 8.

#Goosebumps2HauntedHalloween
#Goosebumps2
Begini Tampilan Iron Man Dalam White Armor!

Kostum para pahlawan super sering kali berubah. Tergantung kebutuhan misi apa yang nantinya akan mereka jalani. Hal ini juga berlaku pada pahlawan di MCU. Tapi, tidak ada pahlawan Marvel yang lebih banyak perubahannya selain Tony Stark. Sang bilioner tersebut setidaknya sudah menciptakan 50 variasi dari armor Iron Man miliknya. Masing-masing armor memiliki kemampuan yang berbeda. Dan sepertinya fans sudah mulai berspekulasi tentang armor yang akan dipakai Tony di Avengers 4 mendatang.

Melalui akun instagram pribadinya seorang fan yang juga seniman, Lord Tectonic, kemarin mengunggah sebuah gambar dari apa yang dia perkirakan merupakan armor yang akan dipakai oleh Iron Man di Avengers 4. Armor tersebut berwarna putih dengan lambang A yang merupakan lambang Avengers di dadanya. Dan desain armor ini benar-benar sangat menarik apalgi ditambah dengan senjata laser raksasa yang dia bawa.

Berdasarkan dari captionnya, dia sengaja menciptakan armor ini karena terinspirasi dari kostum yang dipakai oleh Rocket Racoon dan Thor yang diduga akan mereka pakai di Avengers 4 mendatang. Gambar kostum tersebut berasal dari merchandise sebuah mainan. Jika memang Iron Man juga mendapatkan kostum yang sama maka, tidak mengherankan jika desainnya akan mirip seperti gambar ini. Senjata lasernya juga bisa dia dapatkan setelah dibuat oleh Eitri, tentunya Tony juga sudah meningkatkan daya serangnya.

Meskipun kita masih belum mengetahui apakah Iron Man juga akan mendapatkan armor yang sama dengan kostum Thor dan Rocket, dia bisa saja ikut serta dalam mendesain kostum tersebut untuk anggota Avengers lainnya.

#IronMan
[Movie Review] Halloween (2018)

Ditulis oleh: @vitarocky53
Personal Rate: 7/10

Akhirnya reuni kembali antara Laurie Strode dengan Michael Myers muncul setelah 16 tahun dari film sebelumnya, Halloween: Resurrection (2002). Tentu saja bagi penggemar franchise Halloween, film ini sangat ditunggu-tunggu. Dengan rating R, saya sudah bersiap-siap menghadapi kesadisan Michael Myers, yang ternyata beberapa part diperankan kembali oleh Nick Castle yang memerankan Myers 40 tahun silam pada Halloween (1978). Saya kagum membayangkan film ini sudah beredar selama 40 tahun, dan pemeran utamanya masih bisa memerankan karakternya dengan sangat baik.

Jika mengikuti franchise film ini, fans pasti tahu bahwa film ini lebih baik jika dibandingkan beberapa film sebelumnya. Meskipun beralur cukup pelan, film ini mengembangkan filmnya tidak terburu-buru. Malah dimulai dengan opening yang menarik yaitu 2 orang reporter yang mengunjungi rumah sakit tempat Myers dirawat, hingga akhirnya kemudian dengan formula standar, yaitu teror dari Myers mengisi malam Halloween. Yang berbeda dari film ini adalah Laurie Strode sudah punya dua generasi keturunan sehingga cerita tidak berfokus hanya pada Laurie Strode. Jadi jika ada yang protes karena tidak mengharapkan kehidupan remaja dijadikan bagian dari plot, bagi saya malah bagian ini merupakan penyegaran, karena hubungan Laurie Strode dan Michael Myers hanyalah saling kejar-mengejar. Saya pribadi tidak mengharapkan kejar-kejaran sepanjang durasi tanpa ada sedikit bumbu drama. Apalagi jika merunut film pertamanya, Laurie Strode pun hanyalah remaja saat itu.

Memang tense cerita kadang merosot karena tense tidak terlalu terjaga dengan baik. Namun film ini pun tidak seburuk film sejenis atau film pendahulunya. Tidak cheesy karena pengembangan ceritanya mulai dari latar belakang hingga puncak ceritanya cukup baik. Bahkan ending film ini menjadi teka-teki dan membuka opini penonton untuk menentukan endingnya sendiri.

#Halloween
Duh lupa belum belajar....
The Walking Dead Mengalami Penurunan Rating?

Entah apa yang terjadi didalam tubuh para staff TWD ini, tetapi semakin hari rating dari TWD ini semakin menurun, dan puncaknya adalah ada didalam episode 9x02 rating TWD semakin anjlok. Total penonton TWD dari season pertama adalah 4.7 milyar penonton, dan semakin hari semakin menurun, menurut grafis viewer dari AMC Television penurunan ini terjadi sebanyak 20% setiap minggunya, dan menurut AMC tidak menutup kemungkinan TWD akan dicancel sebelum season 9 ini selesai.

Source: comicbook.com

#TheWalkingDead
"Elseworlds" Arrowverse Crossover Poster Released

CW Television secara resmi merilis poster Elseworlds yang akan tayang bulan desember, didalam Arrowverse Crossover ini kita akan melihat penampilan Superman, Lois Lane dan Batwoman yang akan bertemu dengan Green Arrow, The Flash dan Supergirl.

Didalam crossover ini akan menceritakan perjalanan Green Arrow, The Flash dan Supergirl menuju Kota Gotham untuk menolong Batwoman, dimana nantinya mereka bertemu dengan para penghuni Arkham Asylum dan Nora Fries yang dikenal sebagai Istri dari Mr. Freeze.

#Elseworlds
#Arrowverse
#Superman
#TheFlash
#Supergirl
woi, ati ati dong itu siku!