www.indosurvival.com

www.indosurvival.com Follow

Sorry kalau gak ada pemandangan disini
Berbagi ilmu kegiatan alam bebas
biar petualanganmu semakin aman dan nyaman
⬇🌐⬇

http://www.indosurvival.com/

1,037 Followers  178 Follow

Share Share Share

Tonton lalu GESER >>>
.
Seorang pendaki Gunung Dempo, @dedi_mukti , mendapatkan momen langka ketika berjumpa dengan Kambing Hutan Sumatera.

Kambing Hutan Sumatera atau dalam Bahasa Inggris disebut Sumatran Serow ini merupakan jenis kambing hutan yang hanya ada di hutan tropis Pulau Sumatera.

Saat ini, yang terpantau populasinya yang masih tersisa berada di Taman Nasional Kerinci Seblat (Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan) juga dapat ditemukan di Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang secara administratif berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara dan Taman Nasional Gunung Leuser (Nanggroe Aceh Darussalam). International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), memasukkan satwa ini dalam kategori Rentan (Vulnerable/VU). Pemerintah Indonesia juga menetapkan kambing hutan sumatera sebagai salah satu satwa yang dilindungi dari kepunahan berdasarkan PP Nomor  7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Begitu langkanya satwa ini, sampai-sampai hanya sedikit kebun binatang di dunia yang memiliki koleksi kambing hutan sumatera. Bahkan, di kebun binatang di Indonesia sendiri, sepertinya tidak banyak yang memilikinya.

Masalah utama yang menyebabkan satwa ini langka adalah semakin menyempitnya habitat mereka akibat penebangan liar, alih fungsi hutan, dan perburuan liar.

Video: @dedi_mukti
Artikel: Mongabay.com

#eiger #indosurvival #wildlife #endangered #kambinghutan #hewanliar #wildgoat #wild #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #conservation #endangeredanimal #animal #camping #wanitagunung #backpacker #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia
Barusan kerasa gempa gak sob? Buat yg belum tau, silahkan donlot INARISK, aplikasi bikinan BNPB dan UNDP untuk mitigasi bencana, agar kita selalu siap sedia setiap saat

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #gempa #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #gempajakarta #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Kalau di Indonesia kayaknya sepatu hiking aja udah cukup sih. Kecuali kalau mau naik cartenz piramid atau mau estafet gunung baru pake yang mountaineering. Alas kakimu yang mana, sob?

NB: JANGAN pernah naik gunung pake sendal gunung biasa yang jepit jepit itu.

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Musim panas dengan curah hujan yang sangat minim membuat beberapa kawasan hutan di Indonesia rawan terjadi kebakaran hutan. Baru-baru ini, pada Minggu (28/7/2019), hutan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo atau lereng Gunung Arjuno terbakar. Alhasil, sebanyak 64 orang pendaki Gunung Arjuno harus di evakuasi dari kebakaran hutan tersebut.

Andaikata kita adalah satu dari 64 pendaki tersebut, apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri dari kebakaran hutan?

Strategi menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran hutan memang cukup kompleks dan akan berbeda tergantung dari beberapa faktor yaitu: tingkat keparahan kebakaran, jarak dari lokasi kita berada dengan lokasi kebakaran, dan jalur evakusai, cuaca, serta kondisi medan.
.
*slide terakhir, gali parit pake sekop ya (kalau bawa), jangan tangan, keburu kebakar doong. Selalu bawa sekop portabel karena banyak fungsinha, selain cuman buat gali lubang BAB.

Baca selengkapnya di www.indosurvival.com (klik link di profile)

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Sebuah tas ransel atau carrier didesain biar mampu memuat banyak macam perlengkapan, jika packingnya dilakukan dengan benar.
.
Sebenarnya sih tidak ada cara yang paling sempurna atau paling baik, kalau sudah sering melakukan perjalanan, nanti kamu bakal tau sendiri kok gaya packing macam gimana yang paling pas untukmu.
.
Kompartemen Bagian Bawah: Cocok untuk menyimpan perlengkapan besar (bukan yang berat) yang menyita banyak tempat dan juga perlengkapan yang tidak kita butuhkan sampai kita mendirikan camp. Kenapa? karena peralatan tersebut tidak kita butuhkan dalam perjalanan sehingga harus ditaruh di bagian paling bawah.
.
Kompartemen Tengah / Utama: Bagian ini cocok untuk menaruh barang-barang bawaanmu yang padat dan berat. Dengan memusatkan berat pada bagian tengah ransel maka berat ransel akan seimbang dan stabil sehingga lebih nyaman dipakai. Pastikan barang yang ditaruh ditengah tidak kamu butuhkan selama perjalanan / pendakian.
.
Kompartemen Atas / Bagian Tutup: Bagian atas untuk menaruh perlengkapan yang bakal sering kamu pakai ketika melakukan perjalanan.
.
Kantong Aksesoris / Kantong Samping: Kantong bagian samping tas ini ada bermacam bentuknya, ada yang cuman jaring, ada yang dengan risleting, ada yang kreketan, dll. Taruh barang2 yang akan digunakan selama perjalanan seperti air minum, snack, dll.
.
Straps dan Loops, aksesoris tali temali pengikat tas: Biasanya bagian ini untuk perlengkapan seperti Trekking pole / tongkat hiking, Frame tenda, Tenda, Matras, Karabiner, Tali Panjat, dan lainnya.
.
Kebanyakan pendaki menempatkan matras didalam tas dengan membentuknya mengikuti bagian badan tas supaya tas lebih kokoh. Namun menempatkan matras didalam tas akan cukup mengurangi kapasitas tas.
.
#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Mari kita rekayasa sebuah skenario survival. Bayangkan kita sedang mendaki sebuah gunung, kondisi hujan rintik-rintik dengan kabut tebal. Jarak pandang hanya 5 meter. Kita terus melangkah, yakin dengan arah tujuan, tapi ternyata dari tadi kita hanya berputar-putar saja. Kabut mulai menipis dan akhirnya kita sadar, sekarang kita tak tau sedang berada dimana, KITA TERSESAT. Pasti kita panik, apalagi hari sudah malam, dan suara-suara aneh mulai bermunculan. Apa yang harus kita lakukan? STOP! berhenti dulu.

Metode STOP merupakan sebuah sebuah akronim dari Sit Think Observe Plan, dewasa ini metode STOP ditambahkan dengan akhiran A untuk Action. Metode ini dibuat supaya kita tidak panik disaat-saat kritis sehingga membuat kesalahan fatal yang berujung mengancam keselamatan kita sendiri.

Metode STOP biasa digunakan untuk kasus-kasus tersesat. Karena, kita tahu di alam liar, bahaya yang paling dominan adalah tersesat. Kita VS Alam ibarat jarum di dalam tumpukan jerami. Banyak kasus pedaki hilang, dan akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa, pastinya kita tidak mau hal itu terjadi pada diri kita kan?

Pada rekayasa diatas kita berada dalam kondisi tersesat, maka yang harus kita lakukan adalah berhenti dahulu (Stop) karena kita benar-benar buta arah, sangat berbahaya bila melanjutkan perjalanan. Kita pikirkan dulu matang-matang cara supaya bisa lolos dari situasi tersebut.

www.indosurvival.com

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Selain menggunakan perlengkapan P3K untuk mengobati luka ringan yang mengakibatkan pendarahan, kita juga bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar untuk menyembuhkan luka. Pendarahan akibat luka sering terjadi ketika kita melakukan kegiatan di alam bebas. Luka Pendarahan bisa disebabkan karena terjatuh, tertusuk, tersayat, ataupun tergores suatu benda saat melakukan kegiatan.

Obat alami dari bahan-bahan yang sering kita jumpai ini bisa menjadi alternatif untuk mengobati luka ketika tidak ada perlengkapan P3K konvensional. Selain itu bahan-bahan ini mudah dijumpai di sekitar kita.

Peringatan: Cara ini hanya untuk luka dengan pendarahan ringan yang tidak membutuhkan penanganan jahit medis. Tidak disarankan untuk luka pendarahan berat yang terbuka, dalam, dan membutuhkan penjahitan.

www.indosurvival.com

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Pisau dalam dunia outdoor dan survival adalah nyawa kedua kita dan teman paling setia yang akan selalu menemani kemanapun kaki melangkah. Untuk itu, sebelum membeli pisau survival, kita harus mempertimbangkannya matang-matang, jangan sampai pisau yang kita beli malah mengecewakan kita disaat sedang dibutuhkan.

Hampir seluruh kegiatan outdoor seperti hiking, camping, memancing, berburu, apalagi bushcraft pasti membutuhkan pisau.

Dalam memilih pisau survival yang tepat, kita harus berpatokan pada fungsi dan kegunaannya. Ini karena pisau survival mempunyai berbagai macam bentuk dan variasi.

Ada pisau survival khusus untuk kegiatan bushcraft, ada juga pisau survival yang dikhususkan untuk militer seperti pisau survival taktis dan kombat. 
Intinya, semua pisau survival didesain agar dapat digunakan pada beragam situasi dan kondisi. Istilah kerennya 'multipurpose - all around knife'. Harga dari pisau survival juga beragam, mulai dari yang harganya paling murah, berkisar puluhan ribu rupiah sampai jutaan rupiah.

Berbeda situasi survival, berbeda juga kebutuhannya. Tidak ada pisau yang sempurna untuk segala kondisi survival. Maka dari itu, pilihlah pisau survival yang bisa melakukan banyak hal pada lingkungan yang berbeda, alias multifungsi.

Ketahui juga jenis kegiatan dan kondisi lingkungan yang akan kamu hadapi. Secara umum, pisau survival yang terbaik untuk segala kondisi adalah sebagai berikut: ➤ Fixed Blade / bukan pisau lipat
➤ Panjang keseluruhan sekitar 25 cm, jangan terlalu pendek, dan jangan pula terlalu panjang
➤Full Tang, seluruh bagian, dari bilah sampai gagangnya terbuat dari satu besi utuh
➤ Bilah tidak bergerigi
➤ Ujungnya tajam dan runcing tetapi tidak terlalu melengkung, seperti tipe drop point, spear point, atau straight back
➤ Terbuat dari baja karbon / carbon steel

#eiger #indosurvival #pisauindonesia #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #pisau #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #pendakiromantis #pendakimerahputih #jualpisau #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker
Menutup luka yang menganga cukup besar mungkin akan menjadi tantangan tersendiri dalam keadaan survival. Tidak semua orang bisa menjahit luka karena butuh kemampuan khusus.

Mungkin sebagian orang akan langsung lemas mendengar kata "jahit" karena tidak semua orang suka jika tubuhnya dijahit. Tapi kini ada inovasi baru untuk menutup luka tanpa harus dijahit.

Inovasi tersebut bernama ZipStitch. Sebuah alat yang dapat menutup luka ringan tanpa harus menjahitnya sehingga luka dapat sembuh lebih cepat.

Sayangnya alat ini belum dipasarkan di Indonesia, pun harganya tergolong mahal, sekitar Rp. 400.000 untuk satu box kecil. sehingga bagi kalian yang ingin membeli alat ini - sebagai antisipasi kalau suatu saat terluka - harus memesannya lewat marketplace internasional seperti amazon.

Tetapi, dengan meniru prinsip dan cara kerja dari ZipStitch, dimana luka ditutup menggunakan alat seperti cable ties, kita dapat mencoba membuat ZipStitch sendiri di rumah.

Alat ini hanya berlaku sebagai tindakan pertolongan pertama, saat lukanya parah, anda tetap harus mencari pertolongan medis secepatnya jika memungkinkan.

Penasaran gimana cara membuatnya? cek artikel terbaru kami di www.indosurvival.com

#eiger #indosurvival #innovation #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tech #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #technology #pendakimerahputih #teknologi #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #lifehacks #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Kita hidup di Indonesia yang dikelilingi oleh lautan, sungai-sungai, danau, dan sebagainya. Selama ini kita tidak pernah pusing akan kekurangan air tawar dan air minum. Kecuali di beberapa daerah yang memang kondisi geografisnya minim sumber air tawar.

Beberapa daerah yang kekurangan sumber air tawar biasanya berada di pegunungan karst dan pulau-pulau terpencil. Nah bagaiman jika suatu saat kita terdampar di sebuah pulau kecil tak berpenduduk dimana tidak ada sumber air sama sekali disitu?

Ada beberapa solusi untuk skenario tersebut, pertama kita bisa mencari kelapa untuk diminum airnya, kedua kita bisa membuat penadah air hujan atau perangkap embun, ketiga kita bisa mendapatkan air dari tumbuhan, yang keempat kita bisa menyuling air laut menjadi air tawar, seperti pada tutorial ini.

baca artikel selengkapnya di www.indosurvival.com

#eiger #indosurvival #instagram #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tokooutdoor #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #pendakiromantis #pendakimerahputih #outdoorsecond #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #pecintaalam #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Air mentah yang didapat dari berbagai sumber (bisa liat potingan sebelumnya) tidak bisa langsung kita minum begitu saja. Tentunya air yang kotor, penuh dengan tanah dan partikel-partikel kecil lainnya tidak akan langsung kita rebus. Kita harus menyaringnya terlebih dahulu agar air tersebut layak untuk di konsumsi.

www.indosurvival.com

#eiger #indosurvival #instagram #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tokooutdoor #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #pendakiromantis #pendakimerahputih #outdoorsecond #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #pecintaalam #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung
Serangga apa yang pernah kamu makan?

Dalam kondisi survival, kita tidak bisa pilih-pilih makanan karena untuk bertahan hidup kita harus mau makan apa saja, termasuk serangga. Beberapa bentuk serangga memang membuat kita merinding, tapi ternyata banyak sekali manfaat dari memakan serangga.

Organisasi Pangan Dunia (FAO) dari PBB pernah merilis laporan yang menyatakan serangga sebagai makanan potensial bagi manusia di masa depan. Lebih dari 1.900 spesies serangga telah mereka dokumentasikan layak sebagai bahan makanan secara global. Jadi, hampir semua jenis serangga bisa kita makan.

Periset di Kings College London dan Ningbo University di China meneliti konten nutrisi yang dimiliki berbagai serangga. Tim periset menganalisis profil nutrisi dari empat serangga yaitu jangkrik, belalang, kutu beras, dan kutu frengki.

Mereka menemukan, jangkrik dibandingkan dengan daging sapi sirloin memiliki kadar zat besi, kalsium, dan magnesium lebih tinggi. Selain itu, mereka juga menemukan bahwa kandungan zat tembaga, seng, mangan, magnesium, dan kalsium dalam jangkrik, belalang, dan kutu beras lebih banyak tersedia untuk penyerapan dibandingkan nutrisi yang sama dalam daging sapi.

Jadi gimana menurutmu dari hasil penelitian tersebut? Selain murah, dan tersedia dimana-mana, serangga ternyata banyak gizinya dan sangat rekomended untuk dimakan.

#eiger #indosurvival #instagram #pendakijomblo #pendakihijabers #pendakilawas #tokooutdoor #travelling #survivalindonesia #mytripmyadventure #infopendaki #pendakiromantis #pendakimerahputih #outdoorsecond #alamindonesia #consina #camerapendaki #camping #wanitagunung #backpacker #pecintaalam #parapendaki #sepatuoutdoor #mountnesia #pendakimuslimah #jalanjalan #ilmusurvival #exploregunung #tipsgunung #mountnesia #bushcraftbandung