Isa Oktaviani

Isa Oktaviani Follow

Financial Consultant | Traveller | Freelance
Contact 📧isaoktaviani10@gmail.com

5,375 Followers  1,200 Follow

Share Share Share

Aku seolah mengulang 18 tahun lalu, saat masih tinggal di hutan rimba yang mengerjakan tugas sekolah di bawah cahaya pelita. 
Aku tak menyangka,  di tahun 2019 ini masih ads daerah yang tak dialiri listrik. Terlebih lagi jaraknya hanya kurang lebih 60 km dari Kota Pontianak,  ibukota provinsi Kalimantan Barat dan area Jalan Trans yang dilewati kendaraan dari dan ke Kuching,  Brunei,  Kalbar. 
Baru-baru ini,  Bupati Kubu Raya melaunching transaksi non tunai di beberapa desa. Tapi,  daerahku yang juga di Kubu Raya, sejak kurang lebih 14 tahun belum merasakan aliran listrik negara. 
Disaat itu,  aku merasa jadi pemuda yang gagal. Aku bisa saja pergi ke beberapa tempat di Indonesia dan menikmati kemajuannya. Tapi ketika pulang kampung,  aku hanyalah debu yang berterbangan bersama kabut asap. 
Dalam keadaan belasan tahun tanpa listrik, kenapa kami para pemuda di Desa Teluk Bakung khususnya Dusun Loncek,  Gunung Benuah,  Bawas Lestari dan Enggang Raya tidak membuat gebrakan,  sebuah inovasi untuk daerah kami. 
Setidaknya,  mampu memberikan aliran listrik yang ramah lingkungan dan biaya murah. Tidak seperti saat ini. 
Karena dengan mayoritas masyarakat penyadap karet dan pencari 'kaet-kaet' terpaksa harus membeli solar atau bensin setiap malam minimal keluar uang 21ribu atau setiap bulannya sekitar 630an ribu. 
Iya,  untuk memberi penerangan sementara,  pukul 18.00 - 22.00 demi menonton sinetron kesayangan,  beberapa rumah punya mesin dompeng atau genset tapi tak semua ada,  yang lain gimana? Masih gunakan pelita atau senter yang bisa nyala dengan bantuan baterai dan setelah jam 10 malam,  apa yang menerangi rumah?  Sama,  senter atau pelita saja. 
Tak peduli kawasan ini jadi lalu lintas antar negara tapi jalanannya gelap gulita. Tapi akan terang kala bulan purnama

Harusnya,  kami para pemuda inilah yang bergerak dan berbuat untuk daerah kami. 
Kadang aku berpikir,  kapan bisa "pulang" dan membuat perubahan di daerah agar menjadi desa yang berkembang

Aku sangat berharap,  waktu akan membawaku melakukan gebrakan bersama para pemuda lainnya untuk daerah kami agar lebih maju

#tanpalistrik #listrikmati #antarnegara #jalantrans #masyarakat #isaoktaviani #temabisa
@bpjskesehatan_ri berkonsep gotong royong, dimana yang mampu membantu yang tidak mampu,
yang sehat membantu yang sakit, muda membantu yang tua.

Kenaikan iuran adalah bentuk gotong royong untuk kebaikan bersama.  Naik iurannya,  baik pula pelayanannya  #BPJSKesehatanRI
#GotongRoyongAtasiDefisit 
#RakyatTakKeberatan  #IuranNaikLayananOptimal
 #rakyatsiapiurannaik
Aset ini jangan sampai berlalu
. . . 
Jangan lama-lama pulang ke Medan kak @nings.ahh.yeah 
Nanti aku sama @tarida_manullang ngga ada kawan foto yang totalitas lagi hihi

Dan pasti juga anak-anak @cerlangku bakal rindu kaka yang tak kalah lucu dari mereka . . .
. . 
Kain ini dari @awanethniccraft

#isaoktaviani #temanisa #etnik #kaintenun #tenunetnik #tenunindonesia #indonesia #mikikindonesia #asetindonesia #kitaindonesia
Kabut Asap, Kado Agustusan

Agustus telah tiba,  penjualan maskerpun meningkat. Entah kenapa,  seolah kado tahunan jelang kemerdekaan selalu ada kabut asap. 
Tiap-tiap orang mulai berspekulasi, ini adalah ulah para petani yang bakar ladang,  ada juga yang bilang ini ulah pemilik kebun sawit atau perumahan. Tapi,  kenyataannya memang banyak lahan yang 'kebakaran'
Hanya saja,  meski udah jadi 'perayaan' tahunan tetap saja tak ada yang berubah. Setiap Agustus pasti KABUT ASAP. Hingga saat ini,  belum ada penyelesaian dari kebiasaan kabut di Bulan Agustus

Imbauan menjaga kesehatan datang dari berbagai kalangan, supaya kita yang sudah 'biasa' menghirup udara tak sehat ini. 
Selamat menikmati asap, awak datang kamek sambot
- kurangi aktivitas luar ruangan
- banyak minum air putih
- pakai masker

#pontianak #kabutasap #pontianakinformasi #isaoktaviani #temanisa
"Saya jual" sepucuk senyum menghampiri. Begitulah keseharian di Pasar Terapung,  kalau kita membeli dagangan pasti mereka akan bilang "saya jual" Dan kita jawab "saya beli"

Pasar ini sudah menjadi icon Banjarmasin,  Kalimantan Selatan,  di tempat inilah mayoritas petani bertahan hidup. Kehadirannya sebagai pasar tradisional sekaligus objek wisata jadi keunikan tersendiri. Tak heran,  kalau belum ke pasar ini,  bisa di bilang kita belum sampai di Banjarmasin. 
Kebanyakan penjual adalah ibu-ibu karena bapak-bapaknya berkebun, jadi bapak berkebun , ibu menjual. Mereka jual berbagai macam,  mulai dari buah-buahan hingga makanan dan juga oleh - oleh khas Banjarmasin

Rumah kita ini terlalu berharga untuk disia-siakan. 
Tugas kita bersama untuk menjaga,  merawat dan saling membersamai agar Indonesia tetap jaya,  di darat,  laut dan udara

Menurut kamu,  gimana kita jaga Indonesia @nings.ahh.yeah
@riopratamaaa__
@tarida_manullang

#medcomspc 
#hut74RI
#INDONESIAJAYA
#menjagaindonesia
#banjarmasin #isaoktaviani #temanisa
Kita diberkati Bung Hatta ya Kak Ajeng. Senang banget rasanya ikut dalam kegiatan bagus dengan konsep yang epik karena juga campur tangan fasilitator. Salah satunya Kak Ajeng ini

Ada satu lagi, namanya kak Yenni. Kalo kata teman - temannya,  beliau itu suhunya fasilitator makanya pas acara amat seru dan dapet setiap makna yang dibawakan

Hope,  someday bisa hadirkan mereka untuk jadi fasilitator di Pontianak bersama Kak Andy dkk

#indonesia #isaoktaviani #bineka #antikorupsi
Kenaikan iuran BPJS untuk apa sih? 
Ini nih
Pertama untuk menaikkan mutu pelayanan
Kedua untuk kepastian pembayaran
Ketiga untuk meningkatkan fasilitas

Jadi,  tak masalah ya kalau naik iuran dengan tujuan menambah manfaat untuk peserta @bpjskesehatan_ri dan ini juga sudah disampaikan kepada presiden kita,  pak @jokowi dan sepertinya sudah disiapkan juga oleh Menteri Keuangan kita,  ibu Sri Mulyani

#BPJSKesehatanRI
#AyoBantuBPJS #IuranNaikLayananOptimal #RakyatTakKeberatan
Setiap perjalanan adalah ilmu

Kali ini,  aku berjumpa dan menikmati satu perjalanan yang sangat reflektif,  tidak hanya soal ilmu pengetahuan atau sejarah tapi soal semangat dan kesehatan

Ada salahsatu doktor dari UGM,  meski umur sudah tak muda tapi semangatnya luar biasa. Kenapa?  Dia cerita,  sejak kuliah S2 di Belanda dan S3 di Amerika,  dia selalu rutin olahraga dan jalan kaki atau naik sepeda

Wajar,  jarak 1km jalan kaki sangat biasa tapi aku?  Hanya 10 menit perjalanan saja sudah ngeluh

Kadang aku malu,  orang setua dia aja sangat cekatan atau lincah dan semangat jalan kaki,  nah loh aku,  cuma 100meter aja mau naik motor

#isaoktaviani #refleksi #sehat #olahraga #belajar
Dalam rangka ulangtahun ke 51 @bpjskesehatan_ri mari kita rayakan dengan semangat gotong royong untuk membantu satu sama lain

@bpjskesehatan_ri juga kita dukung untuk terus mengupayakan pelayanan terbaik untuk seluruh nasabahnya

Selamat ulang tahun
#BPJSKesehatanRI #hutbpjskesehatan51
Beberapa alasan kita menyukai band atau penyanyi. Misalnya karena suara dari vokalis,  lirik lagu,  aliran musik, serta pesona setiap personelnya. 
Sejak SMP aku suka banget sama @kotakband_  karena suara @tantrisyalindri dan juga senang sama setiap lirik dari lagu mereka. 
Tapi, 2019 aku ketemu lagi satu band yang unik,  mereka fokus menyuarakan hak perempuan dan anak. Tak hanya suka karena lagunya tapi juga suka karena vokalisnya kece. Pas di atas panggung,  pesona kak @titijalanan emng luar biasa sih wajar banyak yang suka,  tapi ternyata di bawah panggung juga tak kalah luar biasa. 
Dan yang aku pakai ini kaos bandnya mereka @sistersindanger yang beberapa tahun terakhir ikut dalam berbagai kegiatan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak + juga anti korupsi (all in one)  bersama @simponi_id dan @bunghattaaward 
Aku suka dengan kaos ini,  nyaman di pake dan berasa keren sih pas dibadan hehe
Tapi ngga tau,  ini dijual apa ngga, boleh coba tanya - tanya aja sama mimim @sistersindanger

#perempuan #isaoktaviani #sisterindanger #simponi #antikoripsi #jeans

Difotoin orang hebat @nings.ahh.yeah
Warna hijau adalah salah satu keajaiban bumi yang diberikan lewat dedaunan. Kalau mata kita tidak sehat, kita tidak akan bisa menikmati keindahannya. 
Beberapa tips menjaga kesehatan mata versiku: 
1. Bermain ke tempat terbuka, apalagi taman yang berwarna hijau. Selain membantu relax, juga bisa menyegarkan mata.
2. Jangan terlalu lama main HP. Apalagi cuma untuk stalking mantan.
3. Tidur cukup.

Nah, no 3 ini aku sendiri susah menjalankannya karena kadang lebih asik kerja kalau tengah malam, atau keseringan punya kerjaan yang deadline. Kalau sudah begini, aku minum @biovision_id. Bisa bantu mata jadi kembali relax dan menjaga kesehatan mata. Kerjaannyapun jadi tetap lancar dan penglihatan tetap bagus

Kalian gimana @tarida_manullang @tri_urada @muh.arifrahman @umitartilawati
@ri0p__ 
#terpancardarimata #matasehat #kesehatanmata #perawatanmata #isaoktaviani
BPJS Kesehatan sudah bekerja sama dengan 23.298 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

Komposisi FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meliputi Puskesmas sebesar 42,63%, Dokter Praktik sebesar 23,50% dan Klinik Pratama sebesar 23,24%. BPJS Kesehatan terus menjaga kemitraan dengan FKTP melalui program Walk Through Audit (WTA) pelayanan primer.

Semakin mudah,  semakin baik pelayanannya karwna @bpjskesehatan_ri selalu memberikan yang terbaik

#JKNInfo #BPJSKesehatanRI #PelayananOptimalBPJSKesehatan