Karantina TB Asahan

Karantina TB Asahan Follow

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Tanjungbalai Asahan
Tlp/Fax: (0623) 533473 / 533345

http://www.skp1tbasahan.karantina.pertanian.go.id/

683 Followers  772 Follow

Share Share Share

#Repost @barantan_ri (@get_repost)
・・・
Tak sulit menghargai orang lain...
.
Berikan bahasa tubuh tangan di depan dada disertai senyuman tulus dan ucapan "Terima Kasih". Sederhana namun dapat memberikan efek positif pada semesta
.
Karimin#SapaPagi
#JumatBerkah
Internalisasi Reformasi Birokrasi di Karantina TB Asahan.

TB Asahan (11/04), Perubahan ke arah yang lebih baik menjadi komitmen Karantina TB Asahan. Hal ini ditunjukan dalam hal perubahan birokrasi  yang akan menjadi program ke depan dari Karantina TB Asahan. Karantina TB Asahan menerima pendampingan Quick wins unit kerja pelayanan. 
Dalam pengantarnya Kepala Karantina TB Asahan drh. Bukhari menyampaikan bahwa "reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik merupakan suatu keniscayaan/keharusan. Untuk melakukannya dibutuhkan upaya yang sungguh-sungguh untuk mempercepat terwujudnya reformasi birokrasi baik di tingkat pusat maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT), dengan memberdayakan semua fungsi manajeman dan sumberdaya yang ada"

Program percepatan (Quick Wins) adalah suatu inisiatif yang mudah dan cepat dicapai yang mengawali suatu program besar dan sulit. Quick wins merupakan sebuah aktivitas nyata dan dirasakan manfaatnya secara cepat oleh pemangku kepentingan utama, baik secara eksternal maupun internal Kementrian Pertanian. Quick wins diperlukan untuk memperoleh momentum  yang positif dan juga kepercayaan diri untuk melaksanakan reformasi birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan, serta memberikan Image positif bagi pelaksana reformasi birokrasi, sehingga dapat menurunkan penilaian pesimis tentang pelaksanaan reformasi birokrasi.

Menjadi lebih baik, siapa takut!

#LaporKarantina🍎🐕
#KarantinaTBAsahan
Wakil Bupati Batubara Ajak Petani Garap Sektor Ekspor Komoditas Pertanian

Tanjung Balai Asahan - Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima, SE bersama Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani (Kapus KH) Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian, Agus Sunanto, kembali melepas ekspor komoditas pertanian Sumatera Utara bertempat di Pelabuhan Multipurpose Kuala Tanjung Kabupaten Batubara, Selasa (26/3). Pada kesempatan kali ini, wakil bupati juga mengajak semua unsur di Sumut untuk terlibat dalam mengairahkan kembali ekspor produk pertanian di Sumut mengingat daerah ini memiliki komoditas yang berpotensi tembus pasar ekspor. "Mari kita ajak petani Sumut untuk garap potensi ekspor komoditas pertanian kita dengan serius" ujarnya.

Senada dengan wakil bupati Kapus KH Barantan, Agus Sunanto, berpendapat pihaknya akan mendukung upaya-upaya akselerasi ekspor produk pertanian. "Tugas kami untuk penerbitan Phytosanitary Sertificate sebagai dokumen ekspor yang menjamin komoditas pertanian kita tembus negara tujuan akan semakin simple, mudah dan transparan" tegas Agus.

Sementara itu Kepala Karantina Tanjungbalai Asahan, drh. Bukhari menegaskan data dari 5 produk eksport unggulan di wilayah Kabupaten batubara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhan Batu Utara, komoditas ekspor, minyak sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan terbesar penyumbang ekspor di Provinsi Sumatera Utara. Komoditas ini telah diekspor ke beberapa Negara yaitu Ukraina, Jordania, Brazil, Benua Asia, Eropa dan Afrika.

Data statistik Karantina Tanjungbalai Asahan menunjukan ekspor minyak sawit yang di sertifikasi oleh Karantina Tanjungbalai Asahan selama 4 tahun terakhir mengalami penurunan. Penurunan ini dikarenakan sebagian besar komoditas ini di ekspor ke Eropa, sementara Eropa masih terkena dampak krisis ekonomi.
#Repost @barantan_ri (@get_repost)
・・・
Denpasar (22/3)- Malam ini Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali digegerkan dengan penemuan orang utan yang dibius dan dimasukan dalam keranjang kecil. Perlakuan sadis ini sengaja dilakukan oleh warga negara asing berkebangsaan Rusia bernama ZA.
.
Petugas Karantina Denpasar dan Avsec yang berjaga mendapatkan orang utan ini di keberangkatan international sekitar jam 22:30 WITA. Awalnya petugas tidak berani membuka keranjang tersebut, takut keranya (awal keterangan disebut kera) agresif dan lepas di ruang keberangkatan. Saat keranjang dibawa ke ruang pemeriksaan ternyata berisi orang utan yang dilindungi.
.
ZA memgatakan, anak orang utan ini dibeli seharga 300 dollar US. Anak orang utan berjenis kelamin jantan berumur sekitar 2 tahun ini dibius dengan cara diberikan tablet bius. Tablet tersebut dicekoki melalui spuit dengan kerja obat selama 2-3 jam. Modus pembiusan diketahui saat kopernya di geledah ditemukan spuit dan obat bius. Rencananya ZA akan transit di Korea dan obat bius akan kembali diberikan disana sebelum melanjutkan perjalanan ke Russia. Sadis memang!
.
Selain ditemukan obat bius dalam kopernya, ternyata WNA ini juga rencananya akan menyelundupkan tokek 2 ekor dan kadal 5 ekor. Sementara, barang bukti di serahkan BKSDA dan KP3 untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan si pembawa telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.
.
@jeg.bali @kumparancom @kompascom @orangutan_cop @animaldefendersindo @animalplanet @cnn @cnnindonesia @yafakta @kementerianpertanian @kementerianlhk @orangutanfoundationintl @bosfoundation @okezonecom @tirtoid @jakartaanimalaidnetwork @balipost_com
.
#LaporKarantina🐕🍎 #KarantinaDenpasar
Mari tetap semangat dan selalu berpikiran positif.
😊
#Repost @kementerianpertanian
・・・
Sebagai penghasil karet terbesar ke dua di dunia, Indonesia menghasilkan 3,76 juta ton pada 2018.
.
Presiden RI Joko Widodo secara langsung berdialog dengan petani karet di Sumatera Selatan pada Sabtu (9/3/2018). Sumatera Selatan merupakan salah satu sentra perkebunan karet rakyat dengan luas lahan 1,3 juta hektare dimana 95 persennya adalah perkebunan rakyat. Kementerian Pertanain (Kementan) menerapkan sejumlah program strategis mulai dari tumpangsari, integrasi dengan peternakan, kelembagaan ekonomi petani, hingga penyerapan melalui ekspor dan peningkatan konsumsi domestik @jokowi @kantorstafpresidenri
.
#PetaniKaretMilenial #KerjaBerdampak #BikinIndonesiaMaju
#panganuntuknegeri🇲🇨
Dalam keheningan sepi, semoga kita dapat menemukan jati diri kita untuk dapat melangkah lebih baik dalam perjalanan hidup kita ke depan.

Selamat menjalankan Catur Brata Penyepian, Tahun Baru Saka 1941.
.
.
.
#harirayanyepi2019 
#laporkarantina🐕🍎 #karantinaTBAsahan
Setiap detil acara dikonsep dengan baik, termasuk dengan pengguna jasa. Pada akhirnya akan memberikan benefit moril bagi semua pihak.
Acara yang berkesan dihasilkan dari persiapan yang matang.
#Repost @barantan_ri (@get_repost)
・・・
SobatQ, jaman now jamannya milenial jadi eksportir. Kementerian Pertanian @kementerianpertanian melalui Badan Karantina Pertanian siap memfasilitasinya.
.
Ayo sukseskan Agro Gemilang 2019
.
#LaporKarantina🐕🍎 #AgroGemilang2019
Komoditas minyak sawit masih menjadi primadona ekspor Indonesia..
.
.
Berikut infografis negara tujuan utama ekspor minyak sawit indonesia.
.
.
.
#karantinaTBAsahan
#laporkarantina🐕🍎 #AgroGemilang2019
Tandan Kosong Sawit, Bahan Mebel di Negeri Tirai Bambu

Asahan (5/3) Mendengar kelapa sawit, tentu pikiran kita tertuju pada perkebunan yang luas serta minyak sawitnya yang menjadi primadona. Namun apakah SobatQ terpikir kalau ampasnya dimanfaatkan juga?

Di Negeri Tirai Bambu (Tiongkok), tandan kosong atau disebut juga "tankos" yang merupakan ampas sawit ini ternyata digunakan sebagai bahan mebel. Hal ini diketahui dari pengiriman tankos yang diperiksa oleh Petugas Karantina TB Asahan. Ada sebanyak 9.050 kg tankos yang akan dikirim ke Tiongkok. Namun sebelum dikirim, tankos ini diperiksa oleh petugas karantina. "Pemeriksaan yang kita lakukan ini merupakan tindakan karantina yang bertujuan untuk mencegah penyebaran organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK)," ungkap Nani Herlina, SP kepada pengguna jasa yang akan mengirim tankos tersebut.

#karantinaTBA 
#LaporKarantina🐕🍅