medkom STI

medkom STI Follow

https://www.facebook.com/medkomsti/

https://youtu.be/jX3dxugx4AY

1,263 Followers  75 Follow

Share Share Share

Kegiatan Sekolah Minggu Buddha Vihāra Jinapaññāsarana
•
•

Minggu, 23 September 2018, anak-anak SMB Vihāra Jinapaññāsarana Perbaungan mendapat bimbingan Dhamma dari Y.M. Cittagutto Mahāthera. Kegiatan puja bakti ini diawali dengan piṇḍapāta, yaitu melestarikan tradisi para bhikkhu dalam memperoleh makanan. 
Sekolah Minggu Buddha bertujuan untuk memperdalam pengetahuan tentang agama Buddha, sehingga anak-anak Buddhis dapat memahami Dhamma serta menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. [idg, vis]
Kegiatan Padesanāyaka Sumatera Utara
•
•

Keluarga Buddhis Theravāda Indonesia (KBTI), para pengurus vihāra, serta pengurus yayasan se-Sumatera Utara mengadakan pertemuan bersama. 
Dihadiri oleh Bhante Cittagutto Mahāthera dan Bhikkhu Indaguno Thera, Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) Magabudhi,  PD dan PC Wandani, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Patria, dan pengurus Vihara  Theravāda se-Sumatera Utara. 
Ada 6 Vihara serta perwakilan dari Yayasan yaitu Yayasan Vihāra Mahasampatti, Yayasan Buddhasayaṅkita, Yayasan Dhammacakka Kisaran. 
Hadir sebanyak 80 peserta bertempat di Vihāra Veluvana Klumpang, Deliserdang. [idg, vis]
PENAHBISAN SĀMAṆERA •
•
Sabtu 22 september 2018, telah dilaksanakan penahbisan sāmaṇera & aṭṭhasīlanī mahasiswa STAB Kertarajasa di Padepokan Dhammadīpa Ārāma. 
Ada pun penahbisan dilakulan sebagai berikut; penahbisan aṭṭhasīlanī dimulai pukul 05.00 WIB, sebanyak 16 peserta calon aṭṭhasīlanī. Sīlacariya penahbisan aṭṭhasīlanī adalah Y.M. Bhante Khantidharo Mahāthera dan didampingi oleh Y.M. Viriyadharo Mahāthera, Bhikkhu Sīlanando & Bhikkhu Guṇajayo. 
Sedangkan untuk penahbisan sāmaṇera dilaksankan pukul 08.00 WIB, peserta penahbisan sāmaṇera sebanyak 20 peserta. Adapun upajjhāya dan acariya penahbis calon sāmaṇera yaitu: Y.M. Bhante Subhapañño Mahāthera,  sedangkan acariya-nya adalah Y.M. Bhante Siriratano Thera,  Bhante Khantidharo  Mahāthera, Bhante Viriyadharo Mahāthera, dan Bhante Tejapuñño Mahāthera. 
Acara penahbisan berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 22 September - 06 Oktober 2018 atau 14 hari lamanya. Selanjutnya para sāmaṇera & aṭṭhasīlanī baru akan mendapatkan bimbingan dari para pembimbing Bhikkhu Padepokan Dhamma Ārāma. 
Patut untuk diketahui bahwa para sāmaṇera & aṭṭhasīlanī baru tetap melanjutkan latihannya selama 4 tahun sebagai Mahasiswa STAB Kertarajasa di Padepokan Dhammadīpa Ārāma.
[gnj, vis]
PENAHBISAN AṬṬHASĪLANĪ •
•
Sabtu 22 september 2018, telah dilaksanakan penahbisan sāmaṇera & aṭṭhasīlanī mahasiswa STAB Kertarajasa di Padepokan Dhammadīpa Ārāma. 
Ada pun penahbisan dilakulan sebagai berikut; penahbisan aṭṭhasīlanī dimulai pukul 05.00 WIB, sebanyak 16 peserta calon aṭṭhasīlanī. Sīlacariya penahbisan aṭṭhasīlanī adalah Y.M. Bhante Khantidharo Mahāthera dan didampingi oleh Y.M. Viriyadharo Mahāthera, Bhikkhu Sīlanando & Bhikkhu Guṇajayo. 
Sedangkan untuk penahbisan sāmaṇera dilaksankan pukul 08.00 WIB, peserta penahbisan sāmaṇera sebanyak 20 peserta. Adapun upajjhāya dan acariya penahbis calon sāmaṇera yaitu: Y.M. Bhante Subhapañño Mahāthera,  sedangkan acariya-nya adalah Y.M. Bhante Siriratano Thera,  Bhante Khantidharo  Mahāthera, Bhante Viriyadharo Mahāthera, dan Bhante Tejapuñño Mahāthera. 
Acara penahbisan berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 22 September - 06 Oktober 2018 atau 14 hari lamanya. Selanjutnya para sāmaṇera & aṭṭhasīlanī baru akan mendapatkan bimbingan dari para pembimbing Bhikkhu Padepokan Dhamma Ārāma. 
Patut untuk diketahui bahwa para sāmaṇera & aṭṭhasīlanī baru tetap melanjutkan latihannya selama 4 tahun sebagai Mahasiswa STAB Kertarajasa di Padepokan Dhammadīpa Ārāma.
[gnj, vis]
Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia hadiri Rapat Umum I ASTINDA

Kamis, 20 September 2018 Y.M Bhikkhu Subhapañño Mahāthera, menghadiri Rapat Umum I Aṭṭhasīlanī Theravāda Indonesia di Graha Kertarajasa, STAB Kertarajasa, Batu, Malang. Dalam sambutannya Beliau berharap ASTINDA dapat fokus pada pendidikan dan praktik untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Beliau juga berpesan “Rawat Rumah ASTINDA dengan baik, rumahku istanaku: ASTINDA adalah rumahku, ASTINDA adalah istanaku.” Beliau juga berpesan untuk tetap menjaga kebersamaan dengan saling pengertian, ASTINDA telah memilki rumah sehingga tidak kehilangan jati diri sebagai aṭṭhasīlanī sehingga mampu membuka peluang bagi para wanita khususnya Buddhis untuk berlatih kehidupan luhur. [Gni, vis]
Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia hadiri Rapat Umum I ASTINDA

Kamis, 20 September 2018 Y.M Bhikkhu Subhapañño Mahāthera, menghadiri Rapat Umum I Aṭṭhasīlanī Theravāda Indonesia di Graha Kertarajasa, STAB Kertarajasa, Batu, Malang. Dalam sambutannya Beliau berharap ASTINDA dapat fokus pada pendidikan dan praktik untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Beliau juga berpesan “Rawat Rumah ASTINDA dengan baik, rumahku istanaku: ASTINDA adalah rumahku, ASTINDA adalah istanaku.” Beliau juga berpesan untuk tetap menjaga kebersamaan dengan saling pengertian, ASTINDA telah memilki rumah sehingga tidak kehilangan jati diri sebagai aṭṭhasīlanī sehingga mampu membuka peluang bagi para wanita khususnya Buddhis untuk berlatih kehidupan luhur. [Gni, vis]
Upacara penabhisan sāmaṇera di Vihāra Pubba Maṅgala Ārāma, Pekanbaru diikuti 3 peserta dengan upajjhāya Bhante Atimedho Mahāthera. Acariya Bhante Abhayanando Thera, Bhante Saccapiyo, Bhante Uggasīlo dan Bhante Indasīlo. Penabhisan dilakukan hari sabtu, 22 September 2018. 
Pelatihan ini dilakukan selama 1 bulan di Vihāra Pubba Maṅgala Ārāma. [ind, vis]
Pemuka Agama perlu terus menyuarakan dan menyebarkan kasih sayang yang tulus untuk menjaga kerukunan dan harmoni. Pilihan politik boleh berbeda, tetapi tak sebanding harganya jika merusak kemanusiaan dan kebersamaan sebagai saudara sebangsa. -Saṅghapamokkha Saṅgha Theravāda Indonesia -
Saṅghapamokkha Saṅgha Theravāda Indonesia berikan Pesan Dhamma pada Munas Permabudhi

Jakarta, 18 September 2018 pkl. 10.00 WIB telah dilangsungkan pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) di Istana Negara oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir Joko Widodo. 
Selanjutnya Munas dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni di Jl. Hayam Wuruk No. 36-37 Jakarta. 
Dalam sesi Pesan Dhamma, Bhante Paññāvaro menyampaikan ada enam faktor Dhamma yang bisa merawat dan menjaga persatuan, yaitu: 
1. Berperilaku/bertindak dengan cinta kasih. 
2. Bertutur kata, menulis, bertegur sapa dengan cinta kasih. 
3. Berpikir dengan cinta kasih. 
4. Berbagi kebahagiaan. Keberhasilan dari satu lembaga (anggota Permabudhi) akan dirasakan seluruh anggotanya. 
5. Menaati etika yang telah disepakati bersama. 
6. Memiliki pandangan yang sama. Pancasila dasar negara RI adalah diṭṭhisammañata. “Cinta kasih (mettā) dan kearifan (paññā) adalah inti dari Dhamma dalam semua mazab.” Kepala Sangha juga menyegarkan ingatan kita bahwa Bhinneka Tunggal Ika yang dituliskan oleh seorang pujangga Buddhis Mpu Tantular di lontar Sutasoma di zaman Majapahit yang menjadi salah satu dari 4 pilar persatuan dan kerukunan bangsa ini adalah kontribusi besar umat Buddha dalam meletakkan dasar filosofis kerukunan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika adalah jatidiri kita.

Dalam acara yang diikuti -+ 400 peserta dan peninjau dari 34 propinsi, hadir pula Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia, Bhante Subhapañño Mahāthera. Bersama anggota saṅgha Beliau mengikuti Munas hingga selesai pada pkl. 18.45 WIB. [vis]
Saṅghapamokkha Saṅgha Theravāda Indonesia berikan Pesan Dhamma pada Munas Permabudhi

Jakarta, 18 September 2018 pkl. 10.00 WIB telah dilangsungkan pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) di Istana Negara oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir Joko Widodo. 
Selanjutnya Munas dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni di Jl. Hayam Wuruk No. 36-37 Jakarta. 
Dalam sesi Pesan Dhamma, Bhante Paññāvaro menyampaikan ada enam faktor Dhamma yang bisa merawat dan menjaga persatuan, yaitu: 
1. Berperilaku/bertindak dengan cinta kasih. 
2. Bertutur kata, menulis, bertegur sapa dengan cinta kasih. 
3. Berpikir dengan cinta kasih. 
4. Berbagi kebahagiaan. Keberhasilan dari satu lembaga (anggota Permabudhi) akan dirasakan seluruh anggotanya. 
5. Menaati etika yang telah disepakati bersama. 
6. Memiliki pandangan yang sama. Pancasila dasar negara RI adalah diṭṭhisammañata. “Cinta kasih (mettā) dan kearifan (paññā) adalah inti dari Dhamma dalam semua mazab.” Kepala Sangha juga menyegarkan ingatan kita bahwa Bhinneka Tunggal Ika yang dituliskan oleh seorang pujangga Buddhis Mpu Tantular di lontar Sutasoma di zaman Majapahit yang menjadi salah satu dari 4 pilar persatuan dan kerukunan bangsa ini adalah kontribusi besar umat Buddha dalam meletakkan dasar filosofis kerukunan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika adalah jatidiri kita.

Dalam acara yang diikuti -+ 400 peserta dan peninjau dari 34 propinsi, hadir pula Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia, Bhante Subhapañño Mahāthera. Bersama anggota saṅgha Beliau mengikuti Munas hingga selesai pada pkl. 18.45 WIB. [vis]
Saṅghapamokkha Saṅgha Theravāda Indonesia berikan Pesan Dhamma pada Munas Permabudhi

Jakarta, 18 September 2018 pkl. 10.00 WIB telah dilangsungkan pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) di Istana Negara oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir Joko Widodo. 
Selanjutnya Munas dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni di Jl. Hayam Wuruk No. 36-37 Jakarta. 
Dalam sesi Pesan Dhamma, Bhante Paññāvaro menyampaikan ada enam faktor Dhamma yang bisa merawat dan menjaga persatuan, yaitu: 
1. Berperilaku/bertindak dengan cinta kasih. 
2. Bertutur kata, menulis, bertegur sapa dengan cinta kasih. 
3. Berpikir dengan cinta kasih. 
4. Berbagi kebahagiaan. Keberhasilan dari satu lembaga (anggota Permabudhi) akan dirasakan seluruh anggotanya. 
5. Menaati etika yang telah disepakati bersama. 
6. Memiliki pandangan yang sama. Pancasila dasar negara RI adalah diṭṭhisammañata. “Cinta kasih (mettā) dan kearifan (paññā) adalah inti dari Dhamma dalam semua mazab.” Kepala Sangha juga menyegarkan ingatan kita bahwa Bhinneka Tunggal Ika yang dituliskan oleh seorang pujangga Buddhis Mpu Tantular di lontar Sutasoma di zaman Majapahit yang menjadi salah satu dari 4 pilar persatuan dan kerukunan bangsa ini adalah kontribusi besar umat Buddha dalam meletakkan dasar filosofis kerukunan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika adalah jatidiri kita.

Dalam acara yang diikuti -+ 400 peserta dan peninjau dari 34 propinsi, hadir pula Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia, Bhante Subhapañño Mahāthera. Bersama anggota saṅgha Beliau mengikuti Munas hingga selesai pada pkl. 18.45 WIB. [vis]
PC Magabudhi Kabupaten Bekasi dengan didukung oleh Padesanayaka Jawa Barat dan Dayaka Sabha Cetiya Sivali telah sukses menyelenggarakan Kegiatan Kursus Dasar Agama Buddha pada 11 September (libur Nasional) dan 16 September 2018 bertempat di Cetiya Sivali Jababeka, Komplek Ruko Education Park Jl. Ki Hajar Dewantara Jababeka, Cikarang - Kab. Bekasi.
Materi-materi yang disampaikan dalam KDAB meliputi Kamma & Punnabhava, Ketuhanan, Empat Kebenaran Mulia, Tatacara baca Paritta, dan beberapa materi lainnya. Bhikkhu Dhammiko dan Bhikkhu Santadhiro berkenan mengisi materi dalam KDAB ini.
Diakhir KDAB 15 peserta mendapat visudhi sebagai upasaka-upasika. [BD| vis]