medkom STI

medkom STI Follow

https://www.facebook.com/medkomsti/

https://youtu.be/jX3dxugx4AY

1,629 Followers  74 Follow

Share Share Share

Padesanāyaka Sulteng, Y.M. Candakaro Mahāthera memimpin Upacara Avamaṅgala Paritta di Palaza Bodhi Vihara Karuna Dipa, Palu, 15 Nov 2018,  pukul 19.00 WITA. Pattidana ini diadakan dalam rangka peringatan 49 hari para mendiang Korban Bencana Alam Palu-Donggala-Sigi, Sulawesi Tengah. Acara ini diikuti sekitar 200 Umat Buddha Palu.
KAṬHINADUSAṀ PADEPOKAN DHAMMADĪPA ĀRĀMA

Pada hari Rabu,  tanggal 14 November 2018 untuk kali pertamanya, Padepokan Dhammadīpa Ārāma mengadakan kegiatan Kaṭhinadusaṁ

Kegiatan ini dihadiri oleh tujuh bhikkhu Saṅgha Theravāda Indonesia, antara lain:
1. YM. Khantidharo Mahāthera 
2. YM. Sukhito Mahāthera
3. YM. Dhammajato, Thera
4. YM. Jayamedho
5. YM. Sīlanando
6. YM.  Khemadharo 
7. YM. Uggaseno

Serangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan Prosesi Umat menuju Uposathāgāra pada pukul 08.00 WIB, dengan membawa persembahan jubah Kaṭhina beserta perlengkapannya yang akan dipersembahkan kepada para bhikkhu. 
Kemudian dilanjutkan dengan upacara Saṅghakamma yang dilakukan oleh para bhante yang menjalankan vassa di Padepokan Dhammadīpa Ārāma. 
Setelah upacara Saṅghakamma selesai, para bhikkhu dan umat menuju Dhammasāla Lumbini untuk melanjutkan kegiatan pengukuran, pemotongan dan penjahitan jubah Kaṭhina. 
Proses penjahitan selesai pada pukul 15.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses penyelupan dan pewarnaan jubah hingga pengeringan selesai pukul 17.15 WIB 
Lalu acara ditutup dengan ucapan anumodana dari YM. Khantidharo Mahāthera selaku kepala Vihara Padepokan Dhammadīpa Ārāma,  yang menerima langsung jubah Kaṭhina yang telah selesai dibuat dalam satu hari tersebut. 
Dilanjutkan juga dengan sambutan Padesanayaka Jawa Timur,  YM. Sukhito Mahāthera yang mengungkapkan muditacitta atas terlaksananya kegiatan Kaṭhinadusaṁ untuk pertama kali di Jawa Timur. 
Kami atas nama keluarga Besar Padepokan Dhammadīpa Ārāma,  mengucapkan terimakasih dan anumodāna kepada seluruh umat Buddha yang telah berkenan  mendukung kegiatan ini hingga dapat terlaksana dengan baik dari awal hingga akhir.

Semoga semuanya penuh berkah kebahagiaan. 🙏 [Diposting ulang dari akun Taste Of Truth, @tasteoftruth20 ]
Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia, mengajak umat buddha di Pare-Pare untuk "Menjadi Orang Baik Hati Dengan Cara Gemar Berdana"

Saṅghadana di masa kaṭhina dilaksanakan tgl 14 November 2018 pukul 19.45 -21.45 di Vihara Buddha Dhamma Parepare. Hadir dalam acara tersebut 
Y.M. Bhante Dhammasubho Mahāthera, 
Saṅghanāyaka STI Y.M. Bhante Subhapañño Mahāthera, 
Y.M. Bhante Suvijano Mahāthera, 
Y.M. Bhante Adhikusalo Mahāthera, dan Y.M. Bhante Sīlayatano. 
Dalam Dhammadesana, Y.M. Bhante Subhapañño menyampaikan uraian dhamma yang terdapat dalam Dhammapada syair 16, Di dunia ini ia bergembira, di dunia sana ia bergembira; pelaku kebajikan bergembira di kedua dunia itu. Ia bergembira dan bersuka cita karena melihat perbuatannya sendiri yang bersih.

Umat Buddha memadati ruang dhammasala, dengan sukacita dan bahagia, upasaka-upasika, orang tua, remaja, dan anak-anak mengikuti perayaan dengan tertib dan perasaan sukacita, bahagia.
[adk/vis]
SAṄGHADANA MASA KAṬHINA 2562 TB VIHĀRA MAHASAMPATTI
yang diselenggarakan
Minggu, 11 November 2018
13.00 WIB s/d selesai
Crystal Royale, Yanglim Plaza Lt. 5, Medan

Dhammadesana disampaikan oleh:
Saṅghapamokkha (Kepala Saṅgha)
Saṅgha Theravāda Indonesia,
Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahāthera

Daftar bhikkhusaṅgha yang hadir
1. Bhikkhu Sri Paññāvaro Mahāthera
2. Bhikkhu Atimedho Mahāthera
3. Bhikkhu Candakaro Mahāthera
4. Bhikkhu Cittanando Mahāthera
5. Bhikkhu Paññānado Mahāthera
6. Bhikkhu Cittagutto Mahāthera
7. Bhikkhu Guttadhammo Thera
8. Bhikkhu Dhammiko Thera
9. Bhikkhu Indaguno Thera
10. Bhikkhu Vipulasīlo
11. Bhikkhu Nandavīro
12. Bhikkhu Indadharo
13. Bhikkhu Medhavīro
14. Bhikkhu Saccapiyo
15. Bhikkhu Indamedho
16. Bhikkhu Vīrasatiko
17. Bhikkhu Jayasīlo
18. Bhikkhu Senajayo

Turut dihadiri oleh
19. Sāmaṇera Dhammasiri
20. Sāmaṇera Alan Santaseno

Acara ini dihadiri oleh lebih kurang 3.500 umat Buddha dari kota Medan dan luar kota Medan.
[agns/vis]
Mari berdana pencetakan Pustaka Dhammapada

Terbuka kesempatan kedua kepada khalayak umum untuk turut bersama-sama berhajat bajik mencetak Pustaka Dhammapada Pali - Indonesia yang akan dibagikan secara cuma-cuma ke vihara, cetiya, sekolah, perpustakaan yang membutuhkan. Para donatur juga bisa mendapatkan pustaka yang dicetak untuk diri sendiri dan Sanak kerabat.
Y.M. Sukhemo Mahāthera, menghadiri 10th General Conference of World Buddhist Sangha Council pada tanggal 
10-15 November 2018 di Penang, Malaysia.
Masa Kaṭhina adalah waktu di mana umat Buddha bersukacita untuk mempersembahkan dana kebutuhan pokok kepada para bhikkhu Saṅgha yang telah menyelesaikan masa vassa. 
Hari ini, 11 November 2018 umat Buddha Gorontalo merayakan kaṭhina di Vihāra Dhamma Muliya Paguyaman. Hadir satu bhikkhu mewakili saṅgha menerima pesembahan catupaccaya yaitu Padesanāyaka Gorontalo Bhikkhu Vīrasīlo. 
Perayaan kaṭhina yang dirangkai dengan puja bakti ini menjadi lengkap dengan dijabarkannya pesan Dhamma. Dalam pesan Dhamma, Bhikkhu Vīrasīlo menjelaskan tentang 2 harta yang mestinya dimiliki tiap-tiap orang yaitu ‘harta duniawi dan harta sejati’ sesuai dengan isi syair Nidhikanda Sutta. 
Semoga dengan praktik dana menumbuhkan kedermawanan dalam diri, meraih cita-cita dan harapan hingga tercapainya kebahagiaan Agung Nibbāna. [vis]
Saṅghadana di masa kathina dilaksanakan tgl 10 Nov 2018 pukul 19.00 -21.30 di serbaguna Vihara Sasanadipa Makassar. Hadir dalam acara tersebut Saṅghanāyaka Saṅgha Theravāda Indonesia Y.M. Subhapanno Mahāthera, Bhante Suvijano Mahāthera, Bhante  Adhikusalo Mahāthera, Bhante Appamatto Mahāthera, Bhante Ṭhitaviriyo, Bhante Sīlayatano dan 2 Sāmaṇera. 
Dalam  Dhammadesana Y.M. Subhapanno menyampaikan bahwa saat berdana hendaknya disertai pengertian benar, ketulusan, cintakasih dan tanpa keakuan. Dengan memenuhi hal ini maka kebajikannya menjadi penuh, menjadi maksimal. [adks/vis]
Wakil Ketua Umum, Ketua Bidang Sosbud Dewan Pimpinan STI hadiri acara Haul Akbar Para Pendiri Bangsa dan Dialog Kebangsaan tanggal 09 November 2018 di Gedung Juang, Menteng Jakarta.

Penyelenggara Majelis Ulama Nusantara (Maulana). Haul artinya mengenang (patidana) kepada para pendahulu bangsa dalam hal ini para pahlawan penjuang bangsa Indonesia yang menjadikan bangsa Indonesia meredeka.
Para pendiri bangsa telah berjasa dan mendirikan pondasi kebangsaan Indonesia NKRI. Para pahlawan telah meneladani kegigihan, spirit dan tanpa ego atau mementingkan diri sendiri.

Dalam dialog tersebut kita di ingatkan pentingnya menjaga merawat NKRI sebagai wujud hormat dan bakti kepada para pahlawan bangsa.

Hadir Ketua Maulana, para Kiayi, Ustad, para sesepuh, tokoh dan pemuka masyarakat serta Bhikkhu Dhammakaro dan Bhikkkhu Cittavaro mewakili tokoh Agama Buddha.
[dmkr/vis]
Pagi ini, 9 November 2018 suasana Vihara Vidyaloka Pakuwon tampak semarak. Semarak karena aksi bebersih oleh Kodim 0718/Pati. 
Kepala Vihara, Bhante Cattamano Mahāthera menyambut gembira aksi sosial dalam rangka HUT Juang Kartika 2018, bersama TNI,  Polri, Tokok Agama dan Masyarakat.
[ctmn/vis]
Kamis, 8 November 2018, merupakan hari yang bahagia dan membanggakan bagi 25 sarjana dan alumni baru STAB Kertarajasa, Batu, dimana ketua STAB Kertarajasa Bhikkhu Subhapanno Subanowo, S. H., M.M. telah melantik dan mewisuda mereka, luapan rasa bangga dan bahagia terlihat jelas dari wajah-wajah mereka yang hadir pada hari itu didampingi orang tua dan keluarga tercinta.

Bagi STAB Kertarajasa wisuda ini merupakan momen kebahagiaan dan kebanggaan bagi STAB Kertarajasa yang telah me-wisuda sarjana ke-15, adapun peserta wisuda ke-15 sejumlah 25 orang wisudawan dengan nilai yang memuaskan. Dan wisudawan terbaik tahun 2018 adalah Rista Mimin Nur Hayati, S.Pd.B. dengan IPK 3,96.

Pada kesempatan yang berbahagia ini turut hadir Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Drs. Supriyadi, M.Pd., Pembimas Buddha Jawa Timur Satimin, S.Pd., Kankadepak Kota Batu serta tokoh agama Jawa Timur. 
Dalam sambutannya Bapak Supriyadi mengatakan bahwa para wisudawan harus mampu mentransformasi ilmu pengetahuan, mampu belajar, beradaptasi dengan masyarakat sekitar serta berinovasi dalam menghadapi kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital menyongsong revolusi industri 4.0

Lebih lanjut Pak Supriyadi berpesan kepada Para wisudawan untuk dapat berkarya pada berbagai bidang bukan hanya mengejar menjadi Pegawai Negeri Sipil. [senbhi]
Masa kaṭhina di bulan oktober hingga november tahun ini tampak begitu meriah. Umat Buddha di berbagai daerah dan kota merayakannya dengan penuh sukacita. Mereka mengundang saṅgha untuk menerima persembahan kebutuhan pokok para bhikkhu yang telah menyelesaikan masa vassa. 
Perayaan kaṭhina ini tampak di Vihāra Dhammarajasa, Tolitoli, Selasa 6 November 2018, para bhikkhu hadir yaitu; 
1. Y.M. Candakaro Mahāthera (Padesanāyaka Sulteng)
2. Y.M. Suvijano Mahāthera
3. Y.M. Ṭhitayañño Mahāthera, dan 
4. Y.M. Cittavaro Thera. 
Ucapan selamat disampaikan kepada para bhikkhu hadir, yang tahun ini genap 20 vassa yaitu Y.M. Ṭhitayañño Mahāthera, dan 10 vassa yaitu Y.M. Cittavaro Thera. [cdk/vis]