Pandawa Radio Tanjungpinang

Pandawa Radio Tanjungpinang Follow

Jalan Abadi Km. 8 Atas Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Indonesia.
Contacts:
• info@pandawafm.com
• Line @pandawa_radio
• 08117781039

http://www.pandawafm.com/

1,023 Followers  74 Follow

Share Share Share

Pada Januari 2019, dibawah label Kanaka, THE FLASH mengeluarkan single terbaru berjudul “MERDEKA DALAM PENJARA” 
Band Yogyakarta, yang terdiri dari 4 orang ini, 
Yustin (Vokal), Bonang Woo (Keyboard), Ichon (Guitar), Pathul (Bass) masih tetap kental dengan nuansa Rock, 
Karya terbaru ini menceritakan perjalanan hidup, tentang mimpi, kaya harapan dan kenyataan. Kenyataan yang jauh berbeda dari harapan. Tapi perjuangan tetaplah berjalan. 
Pada pembuatan video klip ini The Flash menulis sendiri skenarionya dan juga mendirect scene.

@the_flash_jogja
#PandawaRadio
Youtube	: https://www.youtube.com/channel/UCUoZ9VobqZ1Q2zw-dszMs_A/featured 
Twitter : @flashband
Facebook : The Flash Band Jogja
PUBLICIST 
KANAKA INC
@the_flash_jogja @kanakainc_
Industri musik di Indonesia terus berkembang dan melahirkan talenta-talenta baru sebagai penyanyi yang ikut mewarnai musik tanah air, baik sebagai group band ataupun soloist. 
Salah satu pemain baru sebagai soloist di Indonesia adalah Wayan Ixora. Dirinya adalah seorang musisi yang debut album pertamanya release pada tahun 2007 yang merupakan salah satu anggota band Asta sebagai drummer. Pada saat itu album tersebut diproduseri oleh Bongky BIP. Saat ini, dirinya adalah seorang content creator pada platform Youtube dan Instagram, dengan subscriber mencapai 1,5jt subscribers. Tidak hanya pada tahun 2007, ia pun juga merelease album kedua pada tahun 2014 bersama Asta sebagai drummer dan song writter.

Kemudian, setelah vakum selama 4 tahun, ia memutuskan untuk melanjutkan karir bermusiknya sebagai soloist dan mengeluarkan debut single berjudul “Lestari”. Lagu ini menceritakan kisah pribadinya pada tahun 2007 yang pada saat itu merupakan kali pertamanya menginjakkan kaki di Masjidil Haram, kemudian ia menemukan sesuatu yang selama ini ia cari hingga pertemuan tersebut merubah hidupnya. Keindahan moment tersebut membuat dirinya ingin menjadikan rasa itu abadi atau lestari. Begitu berkesannya moment tersebut hingga lahirlah lagu Lestari pada akhir tahun 2018. 
Harapannya lagu ini dapat menemukan pendengar yang tepat, yaitu seorang yang sedang dalam pencarian ataupun yang sudah menemukan sesuatu yang mampu merubah hidupnya.

Get in touch with Ixora by following:
Twitter: @ixorashade / https://twitter.com/ixorashade
Twitter: @halonarecords / https://twitter.com/halonarecords
Instagram: ixorahade / https://www.instagram.com/ixorashade
Instagram: halonarecords / https://www.instagram.com/halonarecords
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UClYc5zDBBjo5-0jPvQS0E5A
Youtube Music : https://www.youtube.com/channel/UCLl4T1XD4MwYHaDvV3LR6cg/videos
#PandawaRadio
V1MAST Membuka Tahun 2019 melalui Single
“Menunggu Kamu Tercipta”

Tiga tahun berkiprah melalui proyek solonya, V1MAST, Viza K. Mahasa (vokal, gitar, gamelan, sape, tifa, dll) dan tim, kembali memberikan karya terbarunya setelah menjalani satu tahun bereksperimen untuk menemukan perpaduan yang lebih blend in, melalui genre World Music yang dipilihnya. 
Kini, di awal tahun yang baru, 2019, di tanggal 18.01.19 – V1MAST mempersembahkan sebuah lagu yang berjudul Menunggu Kamu Tercipta. Lagu ini digambarkan oleh Viza K. Mahasa/V1MAST (penulis lirik) sebagai bentuk ikhtiar dari proses perjalanan panjang dalam menemukan diri dan membentuk karakter, yang mana dalam pengalaman Viza, hal ini adalah hidup dengan bermusik. Viza ingin menyampaikan, sebaik-baik perencanaan dan proses pencarian, yang terbaik dan yang  akan menentukan kemudian adalah Sang Maha Kuasa, kita akan kembali kepada pilihan-Nya.

Lagu ini bercerita tentang kesabaran dalam usaha dan percobaan berulang kali, 
Menunggu “Kamu” Tercipta,
Kamu di sini bisa diartikan sebagai sesuatu hal baik yang disiapkan di akhir.
Tentunya, makna “Kamu” bisa berbeda-beda di setiap orang, bisa berarti banyak hal, yang diusahakan dan diharapkan menurut  preferensi masing-masing sesuai apa yang dikejar dalam hidup misalnya jodoh, rezeki, pekerjaan, gelar pendidikan, dll. Jadi, lagu ini secara langsung juga menceritakan hal yang sering terjadi di kehidupan, tentang harapan dan keikhlasan. 
Seperti dikutip dari Viza K. Mahasa, “Lagu ini memiliki keunikan tersendiri, karena gue menyelipkan tari kecak, tari saman, teriakan ajakan perang dari suku-suku di Papua, serta elemen-elemen lain dari budaya Indonesia, namun akan terdengar sangat soft, gak akan ganggu! Ini breakthrough cara V1MAST. Oh ya, lagu ini gue produce sendiri, rekam-rekam sendiri, pede aja, yang pasti, tetap Indonesia, tapi ikutin zaman.” @V1MAST 
#pandawaradio
@herbalsomanofficial
#pandawaradio
Hidup berkah tanpa utang..!!!
Butuh solusi?
Silahkan ikuti acaranya:

@masyarakat_tanpa_riba_kepri
#mtr 
#indonesia
#mtrkepri
#kepri
#tanjungpinang
#tanjungpinangbebasriba
#pandawaradio
Penyanyi Liza Runtu Siapkan Trilogi

Liza Runtu bukan sosok baru dalam industri musik Indonesia. Dua album penuh dan satu mini album melambungkan namanya sebagai solois yang cukup diperhitungkan di Indonesia. Sempat menepi beberapa lama karena fokus kuliah, pemilik lagu "Pengakuan" yang juga penulis novel ini kembali merilis single di tahun 2019 ini. Berjudul "Aku, Kau, dan Dia" single ini tak bisa dipisahkan dengan novel terbarunya yang bakal diluncurkan April 2019. Liza mengaku single terbarunya merupakan sinopsis dari novel itu.

Dalam Trilogi yang bakal ia buka lewat "Aku, Kau, dan Dia" itu Liza Runtu kembali membawakan nuansa pop yang kental setelah di album ke-2 memberi sentuhan rock dalam karyanya. Dalam single ini Liza kembali bekerjasama dengan Adhitya Bagaskara (Jikustik) yang sempat terlibat di album pertamanya. Memanfaatkan teknologi, keduanya merencanakan pembuatan lagu, dari demo hingga pemasaran via WhatsApp. Mereka juga kerap bertukar ide. Adhit mengirimkan draft aransemen yang cocok dengan suara Liza. Tidak hanya sekali ini saja Liza berkolaborasi dengan musisi asal Yogyakarta ini. Selain Adhit, Liza juga pernah bekerjasama dengan Tomo Widayat tahun 2013 lalu.  Trilogi Liza merupakan kisah nyata dari momen yang ia temui sehari-hari. Cerita para teman dekatnya jadi salah satu sumber inspirasi Liza dalam membuat lagu sejak album pertamanya rilis. Cerita-cerita itu ia endapkan lalu dituliskan dalam larik, baik dengan metafor atau tanpa tedeng aling-aling. Liza berharap triloginya bersama novelnya nanti bisa diterima masyarakat luas. Ia juga punya harapan besar setelah trilogi ini ia bakal lebih sering berada di belakang layar sebagai penulis lagu atau novel saja. Bukan karena bosan membawakan karyanya sendiri, namun ia lebih menikmati peran sebagai penulis.

@lizaruntu
#akukaudandia
#akukaudandializaruntu
#PandawaRadio
Britney adalah artis kelahiran Bandung 13 tahun silam , menyanyi adalah bakatnya sejak kecil,  tapi baru di awal tahun 2019 dia merilis single perdananya yang bercerita  tentang cinta pertama yang terinspirasi dari teman temanya yang merasakan cinta pertama.

dalam pembuatan video klipnya britney mendapat dukungan dari pihak Sekolah dan juga dalam video klipnya Britney mengajak Tim BASKET sekolahnya di Bandung  yang bercerita tentang  bagaimana mereka jatuh cinta untuk yang  pertamakalinya…dan itu terjadi disekolah.

Adapun experience dari Britney : 
Model busana princess kids disney tahun 2012 di festival city link
Model international wedding fair & food festival 2018 di Sudirman grand Ballroom

Semoga single pertamanya ini bias di terima dan di nikmati seluruh penikmat musik pop khususnya di blantika musik Indonesia
Terima Kasih ,

Salam Musik Indonesia !!! @britney_chessy 
@Bolyncoolin
#KurasaCINTApertama
#PandawaRadio up
@herbalsomanofficial
#pandawaradio
Solois pendatang baru, Azizal Akbar, memang dibilang masih mengemas musik pop mainstream dalam single perdananya yang berjudul "The One Meant For Me". Namun, sajian liriknya dalam bahasa Inggris, menjadikan single tersebut menjadi lebih spesial.
Lagu "The One Meant For Me" bercerita mengenai seorang wanita yang selalu setia menemani pasangannya dalam keadaan susah maupun senang. Single Azizal Akbar tersebut sangat cocok untuk didengarkan oleh penikmat musik yang sedang kasmaran, terlebih bagi yang ingin melamar sang pujaan hati.Secara musikalitas, Azizal Akbar menyajikan musik pop dibalut dengan nuansa akustik. Sehingga, lagu tersebut tergolong easy listening walapun menggunakan lirik berbahasa Inggris.
"Saya memang ingin menyajikan musik yang easy listening dan bisa diterima semua kalangan. Sedangkan untuk lirik sengaja berbahasa inggris, agar terdengar lebih menawan dan megah," ujar Azizal Akbar, saat ditemui oleh wartawan di Jakarta, baru-baru ini.Lebih jauh, Azizal Akbar membeberkan sedikit mengenai proses di balik pembuatan lagu perdananya. Rupanya ada misi tersendiri sebelum Azizal menciptakan lagu ini.
"Beberapa orang mengatakan lagu ini sesuai dengan pengalaman dan kejadian yang mereka alami. Ini memang menjadi salah satu tujuan saya, ingin menciptakan karya yang dekat dengan pendengar," ucapnya.Tentunya tak sampai di situ. Sembari menyampaikan harapannya, Azizal pun mengutarakan bahwa lagunya dibuat untuk pasangan yang hendak naik ke pelaminan.
"Dan saya juga berharap semoga single ini dapat menjadi soundtrack untuk para pasangan yang berbahagia yang sedang melangsungkan hari sakral, yaitu hari pernikahan," pungkas Azizal.

Get in touch with Sswila Music & Management by following:
Twitter: @sswila_official / https://twitter.com/sswila_official
Instagram: sswila_music / https://www.instagram.com/sswila_music 
Website : https://www.sswila.com/ 
Get in touch with Azizal Akbar by following:
Instagram: gme_id / https://www.instagram.com/azizalakbar

Contact:
Phone: 081919580000
Setelah merilis beberapa single secara solo, kali ini SERUNI BAHAR dan TIARA BAHAR kembali di satukan dalam duo bernaama SETIA BAHAR lewat dua single terbaru berjudul GOYANG PANTURA dan PALA BERBIE NYUT NYUTAN karya Papa Uzi & Abunawas.
Simak lagunya hanya di Tergoda ya..Terminal Goyang Dangdut.. #PEMUTARANSERENTAK
#pandawaradio SETIA BAHAR @Serunibahar @Tiarabahar11 – GOYANG PANTURA PALA BERBIE NYUT NYUTAN cc. @papa_uzi @dewadangdut.oke
STAN ISAKH adalah penyanyi pria asal Ngawi – Jawa Timur , Indonesia. Hijrah ke Jakarta setelah dikontrak oleh label rekaman SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA bersama band nya, STEREOSOUL pada tahun 2009. Bersama bandnya sempat merilis 3 single -Menyerah untuk menang (2010), Malam (2011), dan Lupakan (2012). Sayangnya sebelum albumnya sempat dirilis, mereka bubar.

Tahun 2014, Stan kembali menandatangani kontrak dengan Sony Music Entertainment Indonesia sebagai penyanyi solo dengan nama panggung STAN THE MAN. Merilis single pertama berjudul “UNTUK INDONESIA (2014) bertepatan dengan pilpres 2014. Kemudian merilis single kedua nya berjudul “MENATAP WAJAHMU”
(2015).Terlalu lama menunggu single berikutnya , pertengahan tahun 2018 Stan akhirnya memutuskan untuk resign dari Sony Music dan merintis label indienya, ARUS MUSIC.

Masih bernuansa pop , Stan isakh bersama label barunya merilis single MENANG dan HIJAU, lagu bertema alam dan olah raga pada pertengahan 2018. Stan akan merilis single terbarunya bertemakan cinta pada awal januari
2019. Selain bernyanyi dan bermusik, Stan Isakh juga berbakat di bidang akting. Sempat bermain di drama musikal
‘Khatulistiwa’ dan bermain di beberapa pertunjukkan teater dan film. Selain itu Stan juga pernah menjadi pemain gitar akustik untuk artis2 papan atas Indonesia seperti JUDIKA, ASTRID, GITA GUTAWA, FATIN, MELLY MONO, MYTHA LESTARI, dan penyanyi Australia GUY SEBASTIAN. Sempat kolaborasi konser bareng penyanyi Legendaris RICK PRICE dan pernah juga menjadi Opening act TAYLOR SWIFT bersama NIKI (Nicole Zefanya) di Jakarta.

IG: Stan Isakh @stantheman.official /  www.instagram.com/stantheman.official
#NyawakuUntukmu
#pandawaradio

FB: Stan Isakh /  www.facebook.com/Stanisakh
Twitter: Stan Isakh /  www.twitter.com/Stanisakh
Stan Isakh /  www.youtube.com/Stanisakh (singles, music videos , Cover songs & Live)

BOOKING / CONTACT :  contact@arusmusic.com –  www.arusmusic.com
Luthfi Aulia yang biasa dipanggil Upi ini adalah seorang youtuber, selebgram, filmmaker, content creator dan juga salah satu personil band Kevin and The Red Rose. Bulan April 2018, merilis single pertamanya Ragu yang dibuat Ayudia & Ditto.
Alhamdulillah, lagu Ragu ini di support teman-teman radio dan responnya luar biasa. Banyak permintaan dari fans dan teman-teman Upi supaya lagu ini dibikin acoustic version. Akhirnya di akhir tahun 2018, lagu Ragu versi akustik dirilis.
Mudah-mudahan acoustic version ini, bisa menambah syahdu dan adem playlist teman-teman.
Thank You for always supporting us. GBU..
LA Management

@luthfiaulia
#pandawaradio