Pemerintah Kota Madiun

Pemerintah Kota Madiun Follow

Akun resmi Pemerintah Kota Madiun
Dikelola Dinas Kominfo
Fanpage FB: @pemkotmadiun
YouTube: Pemerintah Kota Madiun
email: kominfo@madiunkota.go.id

http://madiunkota.go.id/

5,848 Followers  21 Follow

Share Share Share

Senam Lansia, Walikota Apresiasi Kepedulian Masyarakat Akan Kesehatan

MADIUN – Jalan pemerintah tahun anggaran 2018 sebentar lagi berakhir. Nyaris tinggal dua bulan ke depan. Berbagai hal terlewati selama sepuluh bulan terakhir. Berbagai pembangunan juga terus dilakukan. Kinerja apik ini menghadirkan sejumlah prestasi. Teranyar, Kota Madiun mendapatkan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan dari Kementerian Kesehatan. Hal ini disampaikan Walikota Sugeng Rismiyanto saat mengikuti senan lansia di Stadion Wilis, Jumat (19/10). ‘’Masyarakat Kota Madiun cukup aktif dalam upaya pencegahan bidang kesehatan. Ini salah satu indikator penilaian saat penghargaan. Artinya, penghargaan ini bukan untuk pemerintah saja. Tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Madiun,’’ tutur walikota. 
Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang telah mencapai 100 persen pilar STBM. Kota Madiun meraih penghargaan STBM kategori pertama. Salah satu kriterianya, sudah tercapainya Open Defecation Free (ODF) atau daerah yang masyarakatnya sudah tidak lagi buang air besar (BAB) disembarang tempat. Pemerintah daerah tentu memfasilitasi. Salah satunya melalui program jambanisasi. Namun, tanpa kepedulian masyarakat capaian ini tentu mustahil diraih.
Istighosah dan Tabligh Akbar Menarik Bersama Gus Miftah yang Nyentrik

MADIUN – Rangkaian peringatan Hari Santri Pemkot Madiun berlanjut. Diawali dengan sepak bola api beberapa waktu lalu, kegiatan peringatan berlanjut Istighosah dan Tabligh Akbar, Kamis (18/10) malam. Bertempat di Gor Wilis Kota Madiun, ribuan santri dan santriwati tumplek blek dalam kegiatan. Larut dalam semangat yang sama. Memperingati Hari Santri demi peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. 
Sejumlah Forpimda tampak hadir saat Istighosah dan Tabligh Akbar yang difasilitasi Pemkot Madiun melalui Disbudparpora setempat tersebut. Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Gus Miftah Maulana Habiburrahman dari Ponpes Ora Aji Jogjakarta berlangsung khidmat sedari awal. Ribuan peserta tampak hanyut dalam doa. ‘’Kegiatan tidak hanya dalam rangka memperingati Hari Santri. Tetapi tentu saja diharapkan juga semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam hal ini Allah SWT,’’ kata Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto.
Berhasil kelola Sanitasi, Pemkot Madiun Raih Penghargaan STBM Berkelanjutan dari Kemenkes

JAKARTA – Pemerintah Kota Madiun dinilai berhasil mengelola air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Atas pencapaian itu, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan khusus. Yakni, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan.

Pemberian penghargaan berlangsung di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof Sujudi, Kementerian Kesehatan RI Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Kamis (18/10). Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto dan Kepala Dinas Kesehatan KB Kota Madiun dr. Agung Sulistya Wardani.

Penghargaan STBM diberikan kepada daerah yang telah mencapai 100 persen pilar STBM. Kota Madiun merupakan salah satu daerah yang dianggap pantas mendapatkan penghargaan STBM kategori pertama. Yaitu, wilayah yang warganya sudah 100 persen tidak BAB sembarangan. Atau, open defecation free (ODF).
Coffe Morning, Pemkot Ajak Forpimda Komitmen Ciptakan Pemilu Damai

MADIUN – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) semakin baik dari waktu ke waktu. Penyelenggaraan yang apik ini juga diharapkan pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Berbagai upaya dilakukan sedari sekarang. Salah satunya, deklarasi pemilu damai Forpimda Kota Madiun. Harapannya, komitmen menjaga pesta demokrasi yang kondusif dan bermartabat terwujud ke depan. ‘’Hari ini istimewa, tamunya juga istimewa. Tentu terdapat harapan yang istimewa pula. Yakni, deklarasi damai Pemilu 2019,’’ kata Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat Coffe Morning dan Deklarasi Pemilu Damai di Asrama Haji, Rabu (17/10). Pileg dan Pilpres 2019, kata dia, diikuti 16 partai dengan 325 calon legislatif (caleg) di Kota Madiun. Ratusan caleg merebutkan 30 kursi. Tentu bukan perkara mudah. Masing-masing caleg pastinya bakal total merebut suara masyarakat. Potensi kerawanan tentu ada. Belum urusan pemilihan presiden yang sudah mulai mengangat belakangan ini. Walikota berharap kondusifitas tetap terjaga.
#NarasiTunggal *Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Optimalisasi Lahan Rawa untuk Pertanian Produktif*

Barito Kuala - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk mewujudkan kemadirian pangan. Salah satunya adalah dengan optimalisasi lahan rawa sebagai lahan suboptimal untuk pertanian produktif, seperti yang menjadi tema utama puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 diselenggarakan di Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 18-21 Oktober 2018. 
Tema peringatan tahunan yang jatuh setiap tangga 16 Oktober tersebut, sesuai dengan tema World Food Day tahun 2018 yang diusung oleh organisasi pangan dan pertanian dunia yakni “Our Actions are Our Future, A Zero Hunger World by 2030 is Possible”. Pemerintah bertekad menjadikan lahan rawa sebagai penjamin ketersediaan pangan masa depan, ditengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan menyusutnya lahan pertanian. "Optimalisasi lahan rawa adalah bagian dari komitmen pemerintahan Jokowi-JK untuk menjaga kebutuhan pangan kita dengan meningkatkan produktivitas pertanian. Bahkan, untuk visi yang lebih besar yakni lumbung pangan dunia di 2045," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat membuka acara di Barito Kuala pada Rabu (07/10/2018). Optimisme Amran ini bukan tanpa alasan karena lahan rawa di Indonesia cukup besar namun masih dipandang sebelah mata. Dari data Kementan terlihat luas lahan rawa di Indonesia diperkirakan mencapai 34,1 juta hektare yang terdiri dari sekitar 20 juta hektare lahan rawa pasang surut, dan lebih dari 13 juta hektare lahan rawa lebak. Lahan ini tersebar rersebar di 18 provinsi, atau 300 kabupaten/kota.

Dari jumlah itu, 9,52 juta hektare diantaranya bisa dikembangkan untuk pertanian. Potensi ini lebih luas dibandingkan lahan sawah irigasi yang hanya seluas 8,1 juta hektare. Kendala terbesar pemanfaatan lahan rawa terdahulu adalah genangan maupun kekeringan, namun saat ini dapat diatasi dengan pengelolaan tata air dan teknologi penataan lahan.
Pembahasan On The Track, 4 dari 12 Raperda Menapaki Tahap Finalisasi

MADIUN – Pembahasan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diinisiasi Pemerintah Kota Madiun on the track. Pembahasaan yang sudah ditingkat panitia khusus (pansus) menapaki tahap finalisasi. Paling tidak, empat dari belasan raperda tersebut siap difinalisasi. ‘’Agenda Pansus dan Tim Raperda hari ini membahas empat dari 12 raperda yang akan difinalilsasikan,’’ kata Asisten I bidang Pemerintahan dan Pembangunan Kota Madiun Andriono Waskito Murti saat rapat Finalisasi 12 Rapeda di ruang rapat DPRD Kota Madiun, Selasa (16/10). Pembahasan kali ini, lanjutnya, sedikit berbeda dengan sebelumnya. Lebih mengerucut dan detail. Sudah tidak lagi soal keredaksian. Harapannya, kesepakatan mengemuka. Terutama empat raperda untuk disempurnakan bersama pansus dengan tim ahli.
Diskominfo Bekali Siswa dengan Internet Positif

MADIUN – Sebagai anak-anak yang lahir di era digital, generasi Z sudah pasti tak asing dengan perkembangan teknologi dan informasi. Bahkan, menjadi konsumsi mereka sehari-hari sejak kecil. Meski demikian, belum tentu mereka dapat memilah dan memilih dampak yang positif tanpa pendampingan dari orang dewasa.

Lalu, siapa yang masuk dalam kategori generasi Z? Mereka adalah anak-anak yang lahir pada rentang waktu 1995-2014 berdasarkan perkembangan internet dunia. Termasuk di antaranya anak-anak yang saat ini duduk di bangku SMP.

Untuk menghindarkan generasi penerus bangsa ini terkena dampak negatif dari internet, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun melaksanakan workshop TIK, Selasa (16/10). Pesertanya merupakan siswa-siswi perwakilan OSIS SMP negeri dan swasta di Kota Madiun.
Hari Jadi ke-73 Pemprov Jatim, Walikota Ingatkan Peran Bersama Tumbuhkan Ekonomi

MADIUN – Pemerintahan dan kewilayahan Provinsi Jawa Timur memiliki perjalanan yang panjang. Mulai era kerajaan, penjajahan, hingga Proklamasi Kemerdekaan. Hari Jadi Provinsi Jawa Timur selalu diperingati sebagai pemacu semangat membangun daerah. Ini sesuai Pancasila dan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia. ‘’Perjalanan Jawa Timur diwarnai semangat gotong royong, toleransi, santun, dan agamis yang merupakan ciri khas bangsa. Ini merupakan modal dasar sendi-sendi pembangunan,’’ kata Walikota Sugeng Rismiyanto saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-73 Provinsi Jawa Timur di halaman Balai Kota Madiun, Senin (15/10). Pembangunan ekonomi wajib berdasar inklusif. Yakni, pembangunan ekonomi yang berorientasi pertumbuhan merata. Harapannya, pertumbuhan ekonomi berdampak positif mengurangi pengangguran terbuka, menurunkan kesenjangan, serta mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia.

Baca berita selengkapnya di 
http://madiunkota.go.id/

#pemkotmadiun #madiun #100thMadiun #KotaKarismatikMadiun
Antar Penghargaan PBB untuk Ipda Rochmat, Kapolda Jatim Kunjungi Mapolres Madiun Kota

MADIUN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengunjungi Kota Madiun, Senin (15/10). Kunjungan kali pertama ke kota pecel tersebut dalam rangka peresmian asrama Ginaris dan musala Arrozy. Selain itu, Kapolda juga memberikan penghargaan bidang perlindungan anak dari PBB kepada Ipda Rochmat Tri Marwoto. Anggota Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim ini memang peduli terhadap anak-anak. Khususnya anak yatim dan anak terlantar. Sejak 2007, Rochmat tercatat sudah memiliki 64 anak asuh. 
Kapolda beserta rombongan tak langsung menuju lokasi. Namun, mengunjungi Polres Madiun Kota terlebih dahulu. Rombongan datang sekitar pukul 09.30. Rombongan diterima sejumlah pejabat Polres dan Forkopimda termasuk Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto. Rombongan lantas berbincang hangat di ruang utama Polres Madiun Kota. ‘’Kapolda ini merupakan pribadi yang tegas namun bersahaja dan memiliki kepedulian tinggi. Terbukti dengan kehadiran beliau menyapa langsung anggotanya di tingkat bawah,’’ kata Walikota Sugeng Rismiyanto.

Baca berita selengkapnya di 
http://madiunkota.go.id/

#pemkotmadiun #madiun #100thMadiun #KotaKarismatikMadiun
Sekda Ajak Masyarakat Teladani Aksi Ipda Rohmat

MADIUN – Aksi kemanusiaan dapat dilakukan oleh siapa saja. Bahkan, anggota Brimob sekalipun. Ipda Rohmat Tri Marwoto salah satunya. Meski memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar sebagai aparat penegak hukum, dia masih menyempatkan waktu untuk merawat dan mendidik anak-anak asuh.

Atas jasanya itu, Rohmat mendapatkan penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bahkan, peresmian Asrama Ginaris dan Mushola Ar-Rozi miliknya dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan, Bupati Madiun Ahmad Dawami, dan Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto.

Ditanyai tanggapannya terhadap prestasi Ipda Rohmat, Rusdiyanto menuturkan bahwa hal ini seharusnya menjadi teladan bagi warga lainnya. ‘’Dalam tugasnya, Pak Rohmat masih bisa melaksanakan pengabdian masyarakat. Kita semua terinisiasi prestasi yang dicapai Pak Rohmat,’’ ungkapnya ditemui setelah acara, Senin (15/10). Baca berita selengkapnya di 
http://madiunkota.go.id/

#pemkotmadiun #madiun #100thMadiun #KotaKarismatikMadiun
Walikota Imbau Masyarakat Waspada Peredaran Rokok Ilegal

MADIUN – Meski memiliki dampak negatif bagi kesehatan, nyatanya masih banyak masyarakat yang tetap mengonsumsi rokok. Bahkan, mereka rela merogoh kocek lebih dalam asalkan kebutuhannya menghirup asap tembakau itu terpenuhi. Karena itu, Pemkot Madiun mengimbau agar para konsumen rokok bijak memilih produk yang legal.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, rokok legal adalah produk yang dilengkapi dengan pita cukai resmi. Yakni, yang dicetak oleh Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI). Bukan pita cukai palsu atau bekas.

Membeli rokok berpita cukai asli berarti membantu pembangunan negara. Sebab, sebagian dana hasil pungutan negara itu dikembalikan ke pemerintah daerah untuk dikelola sebagaimana mestinya.
Paguyuban Pencak Silat Siap Wujudkan Pemilu Aman dan Damai

MADIUN – Deklarasi Damai Pemilu 2019 terus bergelora. Komitmen mengedepankan dan menjaga kondusifitas itu digaungkan paguyuban pencak silat. Sebelas perguruan dalam paguyuban sepakat mendukung Polri dalam menciptakan suasana aman serta menolak segala macam bentuk pemberitaan hoax, ujaran kebencian, dan isu sara. Terutama saat tahapan pesta demokrasi berlangsung. ‘’Deklarasi ini menindaklanjuti deklarasi-deklarasi yang sebelumnya. Pada prinsipnya kami akan terus melakukan langkah-langkah persuasif dan antisipasi demi menciptakan pemilu yang aman dan damai,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu saat deklarasi bersama paguyuban pencak silat, Rabu (10/10). Deklarasi, kata dia, penting dilakukan. Kota Madiun bisa dibilang gudangnya pendekar. Merupakan basis perguruan silat. Tak heran, istilah kampung pesilat mengemuka. Total tercatat sebelas perguruan yang tergabung dalam paguyuban. Masing-masing perguruan memiliki anggota dengan massa besar. Terbanyak usia remaja dan dewasa. Deklarasi damai ini diharap bakal diteruskan kepada anggota masing-masing perguruan.