Quraniy.id

Quraniy.id Follow

@quraniy.id berkomitmen menyebarkan dakwah Islam berlandaskan Al-Quran dan As-sunnah yang berdasar kepada pemahaman para sahabat dan ulama yang saleh

http://quraniy.id/

6,561 Followers  56 Follow

Share Share Share

Alhamdulillah, sebagian wilayah Pulau Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya, sudah memasuki musim penghujan. Hampir setiap hari turun hujan di beberapa wilayah. Petani-petani kita pun sudah bersiap-siap untuk memasuki musim tanam (padi). Kita berharap hujan yang Allah beri adalah hujan yang penuh rahmat.

Ketahuilah, Allah menahan hujan bisa jadi karena dosa dan maksiat kita. Sesekali hujan turun dan lalu tidak hujan dalam jangka waktu lama. Hujan yang turun adalah bagian untuk hewan dan tumbuhan. Sedang untuk kebutuhan manusia lainnya, Allah tahan.

Pada keadaan demikian, syariat ini mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah. Juga memperbanyak amal kebaikan seperti sedekah pada anak yatim dan fakir, berbakti pada orang tua, dan lain lain. Amalan lain agar Allah menurunkan hujan adalah sholat istisqa'. Perihal hujan, Islam melarang kita mencela hujan. Justru kita diharuskan memohon rahmat pada hujan yang turun. Kita mohon pada Allah agar hujan yang turun di Indonesia adalah bukanlah menjadi azab.

Sekali lagi, jangan mencela hujan. Jangan menyesali hujan. Mari contoh sunnah Nabi dalam menyikapi hujan dengan berdoa memohon rahmat Allah.

Allahu A'lam .
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id

#iman #islam #alquran #quran #assunnah #sunnah #doa #hujan #rahmat #kajianislam #dakwah #hijrah #pemudahijrah #muslim #muslimah
Tatkala Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wasallam hijrah dari kota Makkah ke Madinah, beliau yang ditemani oleh Abu Bakar Radliyallahu 'anhu, sempat berhenti untuk istirahat di dalam gua Tsur. Kaum kafir musyrikin yang mengejar pun tiba di sekitar lokasi peristirahatan sekaligus persembunyian Nabi dan sahabatnya tersebut. 
Saking dekatnya musuh Allah ini terhadap beliau berdua, Abu Bakar pun ketakutan dan khawatir musuh bakal menemukan mereka berdua dan menyakiti Nabi shalallahu alaihi wasallam.

Dari ayat ini mulia ini tersirat maksud tentang 'kebersamaan Allah'. Makna kebersamaan atau ma'iyyah Allah Azza Wa 'Ala terbagi menjadi dua. Yang pertama ma'iyyah 'ammah, yakni kebersamaan secara umum. Bermakna pengawasan dan pemeliharaan Allah melingkupi seluruh makhlukNya. Allah melihat, mendengar, mengetahui, dan mengawasi setiap makhlukNya.

Yang kedua ma'iyyah khashshah, bermakna kebersamaan khusus. Yakni kebersamaan Allah dengan orang-orang beriman berupa pertolongan, penguatan, penjagaan dan perlindungan Allah kepada mereka.

Maka jadikanlah Allah sebagai penolong kita. Bagaimana kita akan ditolong Allah? Tentu dengan kita menolong agama Allah. Kita mempelajari Islam, dan kita mendakwahkannya kpd diri sendiri dan lingkungan. Sesungguhnya pertolongan Allah sangat dekat.

Allahu A'lam 
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id

#islam #alquran #quran #assunnah #sunnah #iman #hijrah #jihad #pemudahijrah #dakwah #ikhwan #akhwat #muslim #muslimah #hijab #jilbab #istiqomah
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ﴿٧٠﴾ يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّـهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴿٧١﴾.
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (QS. Al-Ahzab: 71-72)

Dalam ayat di atas, Allah memerintah kita untuk menjaga lisan dengan berkata yang benar. Perkataan benar akan memperbaiki amalan amalan kita. Dan perkataan yang dusta akan merusak dan membengkokkan amalan amalan kita.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت .
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam." (Muttafaq 'alaih). Perkataan yang baik adalah perkataan yang Allah ridhoi. Diantaranya adalah Alqur'an dan assunnah serta persaksian yang adil. Dan perkataan buruk adalah perkataan yang Allah murkai. Tidak bermanfaat atau sia-sia, fitnah, hoaks, dan merusak.

Penyesalan jauh lebih banyak oleh karena banyaknya bicara daripada karena banyaknya diam. Maka berpikirlah sebelum bicara; apakah bicara saya benar, pada waktu yang tepat, kepada orang yang tepat? Lisan orang beriman mestinya di bawah kendali hatinya.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyebut dgn mendahulukan lisan daripada kemaluan bagi siapa saja yang menjaganya; dan menjaminnya dengan surga.

Dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ .
"Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga,". (HR. Bukhari).
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id 
Follow 👉 @quraniy.id 
#islam #alquran #quran #assunnah #sunnah #kajianislam #lisan #hijab #jilbab #hijrah #pemudahijrah
Sahabat Quraniy,
Bagaimana kabar Anda pada sore ini setelah seharian beraktifitas memenuhi kebutuhan duniawi? Apakah hasil dunia pada menjelang akhir hari ini sesuai harapan? .

Saudaraku, jangan sampai kita terlena oleh dunia. Mengejar dan memburu segala hal materi di dunia ini yang padahal tidak akan kita bawa masuk ke liang kubur kita. Jangan 'ngoyo' mengejar dunia. Semua akan kita tinggalkan. Ya, semua yang ada di dunia akan kita tinggalkan. Hanya amalan yang mengikuti kita ke alam kubur.

Berhentilah sejenak. Mari merenung. Seberapa hasil 'dunia' kita pada hari ini? Bertambahkah? Lalu, berapa hasil 'akhirat' kita peroleh hari ini? Bertambahkah? Bandingkan.

Sungguh kasihan diri kita yang menangisi dan mengasihani diri karena duniawi yang luput dari kejaran kita, namun kita tak pernah bersedih dan murung atas kondisi ukhrowi kita,..
.
Dunia bagi seorang muslim bukanlah tujuan hidupnya. Akhirat lah yang menjadi tujuan hidup kita. Kebahagiaan akhirat adalah kebahagian hakiki dan kekal. Adapun di dunia semua adalah fana. Akan musnah. Termasuk kesedihan maupun kebahagiaan di dunia.

Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah mengatakan, "Cinta dunia tidak lepas dari tiga hal; kesedihan yang terus menerus, kelelahan yang terus menerus, dan kerugian yang tidak ada habisnya,". Mari ubah sudut pandang kita tentang dunia. Jangan sampai dunia melenakan kita dari tujuan dihidupkannya kita di dunia ini oleh Allah Azza Wa Jalla.

Allahu A'lam.

Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id 
#islam #iman #alquran #quran #sunnah #assunah #istiqomah #zuhud #dunia #akhirat #kajianislam #hijrah #dakwah #pemudahijrah #muslim #muslimah #ikhwan #akhwat #hijab #jilbab #nasehatislam #nasehatdiri #islami
Ada ungkapan yang lazim disampaikan oleh orang Indonesia, yakni awali hari dengan senyuman. Sebuah ungkapan yang bagus. Karena mengandung banyak makna. Senyum bisa erat artinya dengan akrab, ramah, baik sangka, menerima, memaafkan, dan hal positif lainnya.

Dalam Islam sendiri, sebagai agama yang menyeluruh dan rinci, senyum pun mendapat perhatian. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mewasiatkan perihal senyum ini. Beliau bersabda,

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ .
"Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu". (HR at-Tirmidzi (no. 1956), Ibnu Hibban (no. 474 dan 529) dll).
.
Hadits shahih ini mengisyaratkan bahwa senyum yang kita berikan untuk saudara kita, merupakan sedekah. Dan tentu itu berpahala. Ternyata macam sedekah bukan melulu tentang materi. Karena setiap kita tidak mungkin mampu bersedekah hanya dengan materi. Senyum pun bernilai sedekah. Hadits ini pun menjadi motivasi agar kita menebar senyum terhadap saudara. Bukan malah cemberut, nyinyir dan penuh curiga.

Mungkin orang merasa tidak perlu tersenyum pada saudara muslim yang dikenal maupun tak dikenal. Maka hendaknya ia tidak boleh meremehkan hal ini.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, "Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu sesama muslim) dengan wajah ceria". (HR. Muslim).
.
Karena senyum bukan aurat yang wajib ditutup, mari latih muka masam kita terhadap saudara semuslim, menjadi muka ceria penuh senyum persaudaraan.
_________________________________________________

Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id

#islam #iman #alquran #quran #assunah #sunnah #senyum #sedekah #sodaqoh #saudara #muslim #muslimah #dakwah #kajianislam #ikhwan #akhwat #hijrah #pemudahijrah #jilbab #hijab
.
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ .
“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali berkata bahwa sanad hadits ini shahih).
.
Sahabat Quraniy,
Allah menjanjikan sesuatu yang baik bila kita meninggalkan sesuatu yang tidak baik karena Allah. Hadits di atas adalah kabar gembira bagi kita, yakni makin menguatkan tekad kita untuk berhijrah dari hal-hal yang Allah haramkan kepada yang halal di sisi Allah.

Sahabat Quraniy,
Namun yang harus kita pahami betul adalah tidak selamanya ganti yang baik tersebut berupa materi keduniawian. Karena yang baik tidak lain adalah yang Allah ridhoi. Dan yang Allah ridhoi meliputi segala hal, bukan hanya kebaikan materi saja. Seperti misalnya sifat kikir adalah tercela, maka meninggalkan sifat kikir karena Allah, akan mendapatkan kebaikan berupa sifat dermawan yang InsyaAllah mengantarkan pelakunya kepada ridho Allah dan surgaNya.

Meninggalkan sesuatu karena Allah untuk kemudian beralih kepada yang lain, bisa jadi merupakan kewajiban apabila yang ditinggalkan adalah sesuatu yang haram dan mengandung dosa. Maka pelakunya wajib bertaubat dan meninggalkannya. InsyaAllah Allah akan memberi gantinya dengan kebaikan, dengan yang mendekatkan kepada Allah.

Namun boleh jadi kebalikannya, yakni apabila kita meninggalkan sesuatu yang Allah ridhoi, bisa jadi akan menyeret kita kepada hal-hal yang Allah murkai. Seperti misal meninggalkan sunnah nabi shallallaahu alaihi wasallam, dapat menyebabkan pelakunya masuk dalam jurang bid’ah dan kebinasaan. Al Iyadzubillah.

Follow 👉 @quraniy.id 
Follow 👉 @quraniy.id 
Follow 👉 @quraniy.id 
#islam #iman #alquran #quran #assunnah #sunnah #hijrah #pemudahijrah #haram #halal #kajianislam #istiqomah #muslim #muslimah #ikhwan #akhwat #hijab #jilbab #nasehatislam #nasehatdiri #islami #taqwa #surga #neraka #baik #buruk
Sahabat Quraniy, alangkah baiknya bila kita mengawali dan mengakhiri hari dengan mengingat Allah. Yakni dengan membaca dzikir pagi dan petang.

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ .
"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu sore dan pagi". (QS. Ghafir: 55)
.
 وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا .
Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan sore". (QS Al Ahzab: 42).
.
Ada beberapa pendapat tentang waktu kapan saat 'pagi' dan 'petang' untuk membaca dzikir ini. Pendapat yang terkuat untuk pagi adalah, pagi mulai terbit fajar hingga Dzuhur. Demikian yang dipilih Ustadz Muh. Abduh Tuasikal ( @mabduhtuasikal ) hafizhahullah.

Banyak bacaan dzikir pagi/petang yang dinukil dari hadits shahih. Dan masing-masing memiliki manfaat bagi pembacanya. Salah satunya adalah yang kami sampaikan di poster.

Selamat beraktifitas,
Smoga Allah memberikan hidayah taufik kepada kita untuk melazimkan membaca dzikir pagi dan petang. Aamiin.

Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id

#islam #iman #alquran #quran #sunnah #assunnah #hafizquran #dzikir #doa #pagi #petang #dzikirpagi #dakwah #hijrah #pemudahijrah #ikhwan #akhwat #muslim #muslimah #jilbab #hijab
Sahabat Quraniy,
Segala puji bagi Allah yang telah mengumpulkan kita bersama keluarga kita. Ketenangan, kenyamanan, kebahagiaan kita dapatkan dalam keluarga kita.

Tentunya kita ingin keluarga kita kekal hingga surga kelak. Tidak terpisah di akhirat kelak. Maka menjadi tugas bagi kita, setiap kepala keluarga, untuk melindungi diri dan anggota keluarga dari api neraka. 
Dikutip dari Ibnu Katsir, beberapa atsar salaf tentang ayat:
قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Mansur, dari seorang lelaki, dari Ali ibnu Abu Talib Radliyallahu 'Anhu: "Makna yang dimaksud ialah didiklah mereka dan ajarilah mereka".
.
Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas: "Yakni amalkanlah ketaatan kepada Allah dan hindarilah perbuatan-perbuatan durhaka kepada Allah, serta perintahkanlah kepada keluargamu untuk berzikir, niscaya Allah akan menyelamatkan kamu dari api neraka".
.
Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: "Yaitu bertakwalah kamu kepada Allah dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk bertakwa kepada Allah".
.
Qatadah mengatakan, "Engkau perintahkan mereka untuk taat kepada Allah dan engkau cegah mereka dari perbuatan durhaka terhadap­Nya. Dan hendaklah engkau tegakkan terhadap mereka perintah Allah dan engkau anjurkan mereka untuk mengerjakannya serta engkau bantu mereka untuk mengamalkannya. Dan apabila engkau melihat di kalangan mereka terdapat suatu perbuatan maksiat terhadap Allah, maka engkau harus cegah mereka darinya dan engkau larang mereka melakukannya".
.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ad-Dahhak dan Muqatil, bahwa sudah merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim mengajarkan kepada keluarganya baik dari kalangan kerabatnya ataupun budak-budaknya-- hal-hal yang difardukan oleh Allah dan mengajarkan kepada mereka hal-hal yang dilarang oleh Allah yang harus mereka jauhi.

Rasulullah bersabda, "Perintahkanlah kepada anak untuk mengerjakan salat bila usianya mencapai 7 tahun; dan apa apabila usianya mencapai 10 tahun, maka pukullah dia karena meninggalkannya" (HR. Abu Dawud). #alquran #quran #keluarga #sholat #keluargaislami #keluargamuslim #kajianislam #dakwah #rumahtangga #hijrah #pemudahijrah
وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَا مَا كُنْتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلا الإيمَانُ وَلَكِنْ جَعَلْنَاهُ نُورًا نَهْدِي بِهِ مَنْ نَشَاءُ مِنْ عِبَادِنَا وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ .
"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus,". (QS. Asy Syura: 52).
.
Ibarat jasad, maka ia dapat berfungsi dengan baik karena memiliki ruh. Maka bagi hati pun demikian, Al-Qur'an adalah pelita atau cahaya bagi hati. Al-Qur'an akan memberi penerangan bagi hati agar ia hidup dan mampu mengikuti Al-Haq.

Dengan perantaraan Alqur'an maka kita bisa mendapatkan petunjuk Allah. Karena Al-Qur'an adalah sumber kebenaran. Sumber agama kita.

Pelajaran yang termaktub dalam Al-Qur'an bisa kita pahami dengan benar hanya dengan petunjuk/Sunnah Nabi shallallaahu alaihi wasallam. Karena wahyu ini turun kepada beliau, dan beliaulah manusia yang paling paham terhadap Al-Qur'an.

Al-Qur'an adalah cahaya dan petunjuk. Dan mengikuti Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam adalah mengikuti petunjuk.

Allahu A'lam.

Follow 👉 @quraniy.id 
Follow 👉 @quraniy.id 
Follow 👉 @quraniy.id 
#iman #islam #tauhid #alquran #quran #alhaq #hafizquran #cahaya #petunjuk #hidayah #sunnah #assunnah #nabi #dakwah #hijrah #pemudahijrah #muslim #muslimah #hijab #jilbab #ikhwan #akhwat
Dari Buraidah Radliyallahu'Anhu, Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,
بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ "Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang
yang berjalan di dalam kegelapan menuju masjid-masjid, bahwa ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat.". (HR. Abu Daud, no. 561; Tirmidzi, no. 223. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih). .

Hadits di atas berkaitan dengan sholat Isya dan Shubuh di Masjid. Pada zaman Nabi shalallahu alaihi wasallam, ada orang-orang yang enggan berjalan ke masjid untuk melakukan sholat Isya dan Subuh berjamaah karena gelap. Mereka ini adalah orang-orang munafik. .

Pada zaman kita ini, sholat Isya' dan Shubuh di masjid jarang didatangi orang-orang karena Isya mereka kelelahan dan mereka beristirahat atau sebagian yg lain sedang dalam perjalanan. Sedangkan sholat shubuh, adalah waktu dimana mereka dalam keadaan tidur. .

Sahabat Quraniy, ketauhilah bahwa keengganan untuk sholat isya dan shubuh berjamaah di masjid, termasuk sifat munafik. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً
"Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Subuh dan shalat Isya'. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak". (HR. Bukhari).
.
Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam pernah bersabda tentang kedua sholat ini:
وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا في العَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوَاً
"Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada shalat Isya dan shalat Shubuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak". (HR. Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437)

Follow 👉 @quraniy.id
Follow 👉 @quraniy.id
#islam #iman #adzan #sholat #isya #shubuh #kajianislam #dakwah #hijrah #pemudahijrah #ikhwan #akhwat #hijab #jilbab #masjid #munafik
Sahabat Quraniy, bagaimana kabar kalian akhir pekan ini? Semoga Allah memberkahi waktu kita.

Ada banyak aktifitas yg mungkin kita bisa isi di akhir pekan ini. Boleh jadi meneruskan pekerjaan yang belum usai, merapikan rumah, menghadiri undangan pernikahan saudara atau teman, dll. Atau, mungkin yang kerap dilakukan sahabat Quraniy di akhir pekan; mengunjungi taman taman surga? Masya Allah.

Satu aktifitas lain yang tidak kalah bermanfaat bagi akhirat dan dunia kita adalah menyambung tali silaturahim. Menyambung dalam arti memperbaiki yang rusak atau putus. Karena sebaik-baik silaturahim adalah ke kerabat yang memutus silaturahim. Atau bisa juga dimaksudkan, mengunjungi saudara meski hubungan sedang baik baik saja (tidak ada masalah/pertikaian). Hal ini mungkin lebih tepat menjaga silaturahmi ya :)
.
Abdullah bin ’Amr berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Seorang yang menyambung silahturahmi bukanlah seorang yang membalas kebaikan seorang dengan kebaikan semisal. Akan tetapi seorang yang menyambung silahturahmi adalah orang yang berusaha kembali menyambung silaturahmi setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain," (HR. Bukhari no. 5991). Diantara manfaat silaturahmi untuk akhirat dan dunia kita adalah, seperti yang dijelaskan oleh beberapa dalil berikut

Abdurrahman ibnu ‘Auf berkata bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Allah 'azza wa jalla berfirman: Aku adalah Ar Rahman. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga haknya. Dan siapa yang memutusnya, niscaya Aku akan memutus dirinya," (HR. Ahmad 1/194, shahih lighoirihi). Dari Abu Hurairah, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahmi". (HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557)

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,

مَنِ اتَّقَى رَبَّهُ، وَوَصَلَ رَحِمَهُ، نُسّىءَ فِي أَجَلِه وَثَرَى مَالَهُ، وَأَحَبَّهُ أَهْلُهُ .
"Siapa yang bertakwa kepada Rabb-nya dan menyambung silaturrahmi niscaya umurnya akan diperpanjang dan hartanya akan diperbanyak serta keluarganya akan mencintainya".
Sahabat Quraniy,
Bada ashar hari Jum'at adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Mari pergunakan waktu ini sebaik mungkin.

Salah satu doa yang Nabi shalallahu alaihi wasallam ajarkan adalah doa memohon ampun yang dikenal dengan 'Sayyidul Istighfar'. Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, "Sesungguhnya Istighfar yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ
.
(Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).
.
Nabi menyebutkan keutamaan sayyidul isghfar: "Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga". (HR. Bukhari).
.
Bertaubat adalah kewajiban kita. Karena kita semua adalah pendosa. Dan sebaik-baik pendosa adalah yang bertaubat. Istighfar di atas adalah sebaik-baik bacaan istighfar, hal ini diisyaratkan oleh Imam Bukhari yang menuliskan "Bab Istighfar yang Paling Utama" dalam kitab Shahihnya.

Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam sendiri beristighfar lebih dari 70 atau 100 kali dalam sehari. "Demi Allah. Sungguh aku selalu beristighfar dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali". (HR. Bukhari)
"Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristighfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali." (HR. Muslim). Mari perbanyak doa dan taubat di akhir hari Jum'at ini.