H A M B A A L L A H

H A M B A A L L A H Follow

Bukan album foto pribadi.
Cuma seorang hamba yang pasti akan mati.
Ambil baiknya. Tinggalkan buruknya. Ingatkan jika salah.

http://sayonalaanata.blogspot.com/

1,285 Followers  635 Follow

Share Share Share

Menurutmu, apa arti kata "SUKSES" itu?

Bagiku. Sukses itu sebuah usaha, perjuangan menuju pencapaian sempurna. Dan kesuksesan itu tidak hanya diukur dengan dunia. Melainkan akhirat.

Tak hanya berhasil menjadi sarjana ataupun pengusaha kaya raya. Melainkan bisa menjadi ahli surga. Ya, itu adalah kesuksesan impian versiku.

Untukmu, yang berjarak 1439 kilometer dari sini.

Aku hanya ingin berpesan satu hal padamu. Ku harap, mulai hari ini kau tidak lagi terlalu banyak bermain-main dengan kehidupan serta hidupmu. Karena kau tak pernah tau bagaimana nanti kau akan dibalas.

Semoga di hari bahagiamu ini, semua kebaikan dunia dan akhirat senantiasa menaungimu. Membersamaimu dalam setiap detak jantungmu yang masih berdegup sampai saat ini.

Aku, hanya bisa mendoakan segala kebaikan ini untukmu. Tidak lebih.

Berbahagialah karena kau punyai teman sepertiku. Karena bisa jadi, kisahmu akan mengabadi dalam rangkaian kata yang ku tulis. Dan sosokmu, mungkin juga akan dikenang sejarah dan diketahui oleh anak cucumu kelak. Haha.

Perbanyaklah berbenah. Curigai dirimu. Apakah kau benar-benar sudah baik, atau hanya berpura-pura baik dihadapan Allah?

Temanku, jangan tipu hatimu sendiri. Saat ini, tidak penting bagimu untuk mencari perhatian orang lain. Sedangkan kau tidak benar-benar menginginkannya.

Selamat berkenalan dengan hatimu. Jangan mudah menyimpulkan bahwa kau jatuh cinta. Sedangkan dalam hatimu masih ada hasrat hanya ingin bercanda. Percayalah, jatuh cinta yang sesungguhnya itu ada masanya.

Jaga hatimu dengan penjagaan paling hebat. Semoga juga, tetap Allah kokoh dan kuatkan hatimu dengan penjagaan terbaik-Nya.

Jangan pernah melenceng dari garis kehidupan yang telah ditetapkan-Nya sesenti pun. Bersabarlah ketika ujian datang menghampirimu. Bisa jadi, ketika kau diuji, Allah akan menaikkanmu ke kelas yang lebih tinggi. Dan bersyukurlah atas segala yang telah ditetapkan-Nya untukmu. Karena kau harus tahu, bahwa itulah yang terbaik untukmu dan hidupmu.

Semoga sukses juga untukmu.

Inframe kartu ujian Semester Ganjil tahun 2015/2016. 📝@rismariesttt

Cek juga http://sayonalaanata.blogspot.com di poatingan terbarunya :v
Malam ini kebetulan aku iseng ngerapihin file-file berantakan yang ada di netbook.
.
Mengelompok-kelompokkan beberapa foto, dokumen, dan lain sebagainya.
.
Eh. Nggak taunya nemu foto ini. Foto yang ku ambil pas aku pulang lebaran kemarin ke Indonesia.
.
Yang ada di foto itu adik sepupuku Aga Agastya namanya. For your information aja ya, dia udah dibikinin ig sama adekku atau siapanya lah gatau. Id nya ini ➡ @tristanagastya82 .
Well, kenapa aku akhirnya memutuskan untuk mengupload foto ini? Karena aku pengen ngasih tau ke kalian, tentang logika berpikir seorang anak kecil. Yang harus kita telaah.
.
Sebelum difoto, dek Aga memasukkan HP itu ke dalam celananya yang tak bersaku. Saat ku tanya, "Kenapa kok dimasukkan ke situ dek?"
.
Dengan polosnya ia menjawab, "Biar kayak pak polisi."
.
What???
.
Dalam hati aku berpikir. Seorang anak kecil aja bisa sedetail itu memperhatikan sesuatu yang diperbuat orang dewasa. Dengan logika berpikirnya yang masih begitu polos, mereka bahkan tak jarang menirukan apa yang orang dewasa lakukan.
.
Ya. Mereka adalah plagiator terhandal sepanjang masa. Lantas, kita sebagai orang dewasa sudah sepatutnya memberikan contoh yang baik-baik saja untuk mereka tiru. Diiringi dengan memberikan nasehat untuk tidak melakukan hal-hal buruk.
.
Nah, belajar dari anak kecil. Seharusnya kita juga bisa lebih "peka" dengan keadaan sekitar. Bisa mengetahui dan membedakan mana keadaan yang baik dan yang buruk. Mana yang harus diikuti atau dijauhi.
.
Jangan biarkan hidup kita mudah terbawa arus air yang terus mengalir entah sampai kemana ujungnya.
.
Kita berhak menentukan apa apa yang ingin kita pilih. Maka pilihlah selalu kebaikan. Jalan untuk dekat kepada Allah dan Rasulullah. InsyaAllah kehidupan kita akan selalu dilimpahi keberkahan. Aamiin.
.
Do u wanna be 'kayak pak polisi' or not? 😎😂
.
.
.
📝@rismariesttt
Bukan hanya sekadar makanan. This is masterpiece alias karya 💁
.
Nama British-nya Spaghetti with Potato Mashed Sauce and Onion Ring ♥
.
Nama Indonesia-nya Mie Pedes 😂😂😂
.
.
.
#deletesoon
"Pandangan laki-laki kepada wanita yang suka mengumbar auratnya, itu hanya untuk kesenangan semata. Tidak menuju ke arah yang serius. Sebab, wanita yang seperti itu (mengumbar aurat) dianggap sebagai wanita murahan. Walaupun ia memakai pakaian, namun masih memperlihatkan lekukan tubuhnya." Iya memang, kita juga masih berusaha dalam hal ini. Tapi bukan tidak mungkin kan, jika nanti Allah melihat kesungguhan kita dalam berusaha, akan Allah lipatgandakan pahala kita dan akan dituai kelak saat hari perhitungan nanti. InsyaAllah.

Selain itu, terselip pesan yang amat bermanfaat untuk kita para wanita agar lebih menjaga apa yang kita miliki. Yaitu diri kita, tubuh kita, senyum kita.

Ya. Sesederhana senyuman.

Mungkin kita tak perlu tahu banyak tentang pandangan laki-laki terhadap kita. Cukup tahu saja dari pernyataan di atas. Ambil pelajaran berhagranya dan lebih berhati-hati dalam bersikap, berpakaian, bergaul, dan lain sebagainya.

Pun, kita wajib mengimani dan menjalankan syari'at yang telah dicontohkan para wanita mulia sebelum kita. Istri-istri nabi, para sahabiyyah, dan perempuan muslimah lainnya.

Seperti yang telah Allah firmankan dalam Al-Qur'an Surat An Nur ayat 30 untuk laki-laki. Dan 31 untuk wanita. Perintah untuk keduanya saling menundukkan pandangan, menjaga kemaluan, dan menutup auratnya bagi wanita.

Teman, semua itu telah ada sejak 1400 tahun yang lalu. Lalu, kemana saja kita selama ini?

Apakah benar kita ingin menunggu hidayah dulu tanpa menjemputnya?

Bagaimana kalau kematian akan lebih dulu menemui kita nanti?

Akankah jilbab pertama dan terakhir yang kita kenakan nanti adalah kain kafan?

Ikhwah fillah, taat itu tanpa tapi dan nanti. Sedangkan maksiat itu harus berhenti saat ini.

Buat para akhwat, para perempuan, saudari-saudariku muslimah.. Semoga kita semua bisa senantiasa menjaga diri kita dengan penjagaan terbaik. Untuk saat ini, sebelum sang pangeran impian kita datang menjemput nanti suatu hari.

Untuk kita semua.. Doaku selalu, semoga keistiqomahan selalu menaungi kita. Tetap bertahan di jalan hijrah ini. Memang tidak mudah. Tapi jangan pernah sekalipun menyerah.

InsyaAllah.. 📝 @rismariesttt
No comment.
.
Part 2
No comment.
.
Part 1
#Repost from @indonesiabertauhidid with @regram.app ... .
.
Menggema teriakan kata merdeka
Dari sudut-sudut kota
Dari sudut-sudut desa
Merah putih berkibar  dimana-mana
Sebagai penanda bangsa merdeka
Katanya

Jika merdeka itu benar
Maka ekonomi bangsa ini mestinya makmur
Mengingat bangsa ini kaya akan sumber daya alam
Namun faktanya itu adalah ilusi
Nestapa bagi rakyat
Kekayaan negeri ini justru dikuasai asing
Rakyat hanya kebagian sepotong kerupuk

Sepotong kerupuk yang diikat tali
Tangannyapun diikat
Baru boleh menikmati kerupuk dengan mulutnya
Sesekali tali itu digoyang
Hingga sepotong kerupuk itu sulit dinikmati
Inikah kata merdeka itu

Disaat para penjajah berebut kekayaan alam milik rakyat
Ribuan ton emas digerus tanpa sisa
Jutaan barel minyak bumi dihisap tiada tara
Sementara rakyat disuguhi sepotong kue kering
Diikat di pucuk pohon pinang
Basah dan licin oleh oli bekas

Rakyat telanjang dada seperti budak romusa
Berebut meraih sambil menginjak sesama
Sesekali terjatuh dan tertimpa badan yang lain
Tulang remuk, kulit lecet, roti kering tak terbagi
Karena terjatuh diatas lumpur basah
Inikah kata merdeka itu

Nestapa sepotong kerupuk
Adalah cermin kemiskinan rakyat
Adalah cermin ketidakberdayaan rakyat
Dibawah neokolonialisme serakah
Inikah kata merdeka itu

Nestapa sepotong kerupuk
Adalah cermin
Atas ketidakberdayaan bangsa ini
Atas keterjajahan bangsa ini
Atas kesengsaraan rakyat jelata
Hanya kebagian sepotong kerupuk
Itupun hanya setahun sekali
Tak pula langsung diberikan
Tapi diikat dan dipermainkan

Nestapa sepotong kerupuk
Adalah cermin
Bangsa ini

Nestapa
Sepotong
Kerupuk

Itupun hanya setahun sekali

Dr. Ahmad Sastra
#PuisiAhmadSastra
#KotaHujan,16/08/17 : 11.20

Follow 🔳 @IndonesiaBertauhidID
Dan akun cadangan
@indobertauhid
@CyberMuslimCommunity

#IndonesiaBertauhid #KemerdekaanRI
#Repost from @islamiposter with @regram.app ... BERMAKSIAT DIKALA SENDIRIAN

Ada seseorang yang ketika di hadapan orang banyak terlihat alim dan shalih. Namun kala sendirian, saat sepi, ia menjadi orang yang menerjang larangan Allah.

Inilah yang dapat dilihat dari para penggiat dunia maya. Ketika di keramaian atau dari komentar ia di dunia maya, ia bisa berlaku sebagai seorang alim dan shalih. Namun bukan berarti ketika dalam kesepian, ia seperti itu pula. Ketika sendirian browsing internet, ia sering bermaksiat. Pandangan dan pendengarannya tidak bisa ia jaga.

Keadaan semacam itu telah disinggung oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jauh-jauh hari. 
Dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Sungguh aku mengetahui suatu kaum dari umatku datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan semisal Gunung Tihamah. Namun Allah menjadikan kebaikan tersebut menjadi debu yang bertebaran.” Tsauban berkata, “Wahai Rasulullah, coba sebutkan sifat-sifat mereka pada kami supaya kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami tidak mengetahuinya.” .
.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun mereka adalah saudara kalian. Kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka menghidupkan malam (dengan ibadah) seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepian mereka merobek tirai untuk bisa bermaksiat pada Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 4245. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Ibnu Majah membawakan hadits di atas dalam Bab “Mengingat Dosa”. Hadits di atas semakna dengan ayat, .
.

يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضَى مِنَ الْقَوْلِ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا
. . “Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridhai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya) terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. An-Nisa’: 108). Walaupun dalam ayat tidak disebutkan tentang hancurnya amalan.

Credit by @malangmengaji22
Sumber : https://rumaysho.com/11477-orang-yang-bermaksiat-kala-sepi.
I know i'm not beautiful. But i wish, i can be limited edition like kak @wardahmaulina_ 🙏aamiin
.
.
.
#Repost from @natta_reza with @regram.app ... Aku menikahi mu karna Allah
Cinta ku tumbuh padamu karna rasa cinta ku kepadaNya

Izin kan aku mengimami mu agar kita selalu bersama hingga JANNAH Nya,
Karna sungguh bersamamu adalah sebuah kebahagiaan
Menikahi mu adalah sebuah keajaiban

Tak butuh waktu lama bagi ku untuk memastikan langkah hidup bersama mu
Karna bagiku Menjaga kebaikan Cinta adalah jalan menuju keberkahan Cinta,keberkahan cinta adalah kunci kebahagiaan Cinta
.
.
.
.
#nattareza #cintayanghalal #cintayangtakbiasa #pastikanatautinggalkan #menikah #pacaranhalal 
@berbagisemangatcom @indonesiabertauhid @mozaik_islam @teladan.rasul @mahasiswamuslim @gerakannikahmuda @hijrahsantun @dakwah_kampusid
Di dunia ini, ternyata memang ada segelintir orang yang hadir dalam hidup kita. Dengan kehadiran yang biasa, namun kadang memiliki arti lebih dari itu.

Seperti misal, mereka yang hadir dengan cara-cara normal. Bahkan kadang tanpa alasan. Sekadar singgah atau justru menetap.

Ada pula beberapa yang datang, dan memang telah ditakdirkan untuk tidak bisa kita jatuh cintai.

Bukan tidak mau. Melainkan tidak mampu. Karena semesta tidak mendukung. Keseimbangan alam akan terganggu jika itu terjadi.

Mereka adalah sahabat. Yang hanya bisa kita sayangi sebatas itu saja. Tidak lebih. Tidak kurang.

Memang tidak ada yang salah dengan pengharapan. But, sometimes we must take our mirror. And life must go on. 
Sudah, percaya saja. Barangkali ada seseorang yang jauh lebih baik. Tunggu saja sampai saat yang tepat itu tiba. Kita akan sama-sama dipertemukan dengan seseorang yang kita butuhkan, bukan inginkan. Meski tidak sekarang, tapi pasti nanti suatu hari.

Ah sudah larut ternyata. Pantas saja mataku terasa pedas. 😨 .
.
.
📷 google

#kolokoloposting
#Repost from @twonearifin with @regram.app ... .
Dikisahkan ada seekor monyet yang terlihat santai di atas pohon. Melihat hal tersebut, beberapa jenis angin ingin berlomba, siapa di antara mereka yang bisa menjatuhkannya. Angin Kencang, Angin Badai, dan Angin Sepoi-Sepoi.
.
Angin Kencang maju pertama. Dia menerpa monyet dengan kencang, tetapi si monyet dengan sigap berpegangan dengan kencang pula di pohon sehingga tidak jatuh. Angin Kencang pun menyerah.
.
Giliran Angin Badai. Dengan kekuatan yang lebih besar lagi, dia menerjang monyet, tetapi monyet bertahan mati-matian di pohon. Walau pohonnya sudah akan roboh, tapi monyet tetap selamat. Akhirnya Angin Badai pun menyerah.
.
Terakhir angin Sepoi-Sepoi maju dengan tenang. Ditiupnya pelan-pelan wajah si monyet. Terasa nyaman dengan angin sepoi-sepoi ini, mulailah matanya merek-merem dan tidak beberapa lama si monyet pun tertidur dan akhirnya… jatuh!
.
Hikmah dari kisah ini adalah kadang kita tetap kuat dan istiqomah dalam iman Islam ketika diuji dengan kemiskinan, kesulitan, penderitaan, dan sejenisnya. Bahkan, kita semakin dekat kepada Allah karena sangat membutuhkan pertolongan-Nya.
.
Tetapi kadang kita menjadi terlena, ketika ujian yang datang berupa kenikmatan. Kita menjadi seakan-akan tidak membutuhkan Allah, karena sudah mendapatkan semuanya. Ketika kita jauh dari Allah, maka bersiaplah kita akan semakin jauh hidayah dan bersiap untuk jatuh, baik di dunia maupun di akhirat.
.
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya’: 35).
.
Ibnu Abbas r.aa berkata menafsirkan ayat ini: “(Kami uji kalian) dengan kesusahan dan kesenangan, dengan sehat dan sakit, dengan kekayaan dan kefakiran, serta dengan yang halal dan yang haram. Semuanya adalah ujian.”
.
Mudah-mudahan ujian dalam bentuk apapun membuat kita lebih dekat kepada Allah Ta'ala, Aamiin
#Repost from @ngajicerdas with @regram.app ... Pernyataan Sikap Bersama 
Rabithah Al-Ma'ahid Al Qur’aniyyah 
Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY
Dalam Multaqo Rabithah Al-Ma'ahid Al-Quraniyyah .
.
.
Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. 
Bismillahirrahmanirrahim
.
.
Mencermati adanya kriminalisasi dan intimidasi dari aparat atau gerakan destruktif, serta mencuatnya gerakan yang memusuhi umat Islam, seperti PKI, Syiah, Liberal, LGBT,  dimana hal itu semuanya menuntut umat Islam supaya tetap istiqomah dalam berjuang dan tetap menyempurnakan syarat-syarat kemenangan dan kemuliaan bagi kaum muslimin,  maka Rabithah Al Maa'hid Al Qur'aniyyah bersepakat untuk:

1. Menggalang persatuan dan kesatuan di antara anggota Rabithah dan umat Islam .
.
2. Meningkatkan pendidikan dan persembahan kebaikan untuk umat Islam sebagai bukti bahwa umat Islam adalah pemilik dan pencinta negeri ini .
.
3. Bertekad untuk menjadikan Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad Saw. Sebagai dasar utama pendidikan generasi islam Indonesia, demi terwujudnya generasi terbaik sebagaimana generasi islam salafussalih

4. Menyatakan dukungan terhadap penolakan segala bentuk diskriminasi, kriminalisasi ulama dan organisasi-organisasi Islam lebih lebih terbitnya Perppu Ormas tahun 2017 yang mengindikasikan adanya usaha mengerdilkan umat Islam yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penguasa.

5. Bertekad berjuang bersama kaum muslimin yang tertindas di berbagai Negara wabilkhusus Palestina, Rohingya, Syria, dan Yaman dalam melawan kedzoliman.

6. Menolak mempertentangkan Islam dan kaum muslimin dengan dasar dan konstitusi Negara, mengingat bahwa Negara ini berdiri di atas pondasi perjuangan ulama dan tokoh islam, dibangun di atas konstitusi tauhid, berkedaulatan rakyat berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa dan dijiwai oleh piagam Jakarta dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluknya. .
.
Klaten, 6 Dzul Qa'dah 1438 H/ 30 Juli 2017 M
Rabithah Al-Ma'ahid Al Qur’aniyyah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY