Perempuan Biasa

Perempuan Biasa Follow

A lil ordinary girl
.
.
.
On process 😑

https://my.w.tt/UiNb/VB3YiJCV8G

1,463 Followers  633 Follow

Share Share Share

Banyak sekali ayat dalam Al-Qur'an yang menyuruh umat Islam untuk melaksanakan sholat. Sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah, untuk menyembah Allah semata.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sholat merupakan rukun Islam kedua yang wajib hukumnya dilakukan oleh setiap manusia yang mengakui dirinya beragama Islam / mukalaf (orang yang sudah baligh dan wajib menjalankan hukum agama). Dikerjakan pada waktu-waktu tertentu. Dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu. Diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

Dan di dalam Islam sendiri, sholat dimaknai sebagai tiang agama. Jika ia kokoh, maka kokohlah seluruh tubuhnya. Sholat juga berfungsi untuk membentengi diri dari perbuatan maksiat.

اتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَأَقِمِ الصَّلٰوةَ ۖ  إِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ  وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ  وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ "Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 45)

Sholat juga merupakan upaya kita berdo'a kepada Allah SWT. Karena dalam setiap bacaan yang kita baca pada setiap gerakan sholat, mengandung arti yang begitu dalam jika kita benar-benar meresapinya.

Sholat juga merupakan perkara paling penting yang akan ditanyakan di akhirat nanti. Jika seorang hamba baik sholatnya, maka akan baiklah semuanya.

Dan orang-orang yang meninggalkan sholat, akan diganjar di dunia dengan 40 hari tidak dicatat amal baiknya oleh malaikat. Satu kali sholat 40 hari. Kalikan saja dengan berapa kali sholat yang sudah pernah ditinggalkan. Naudzubillah. Semoga kita semua yang membaca caption ini dijauhkan dari perkara demikian.

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۚ  وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخٰشِعِينَ "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 45)

Mari, berlomba-lombala dalam kebaikan!!
Sungguh, jika melihat kembali foto-foto yang ku kumpulkan dalam satu frame ini, rasanya ingin sekali kembali ke masa itu. Meski sebenarnya, masih banyak foto lainnya yang tidak bisa ikut serta dalam frame ini.

Masa dimana semuanya belum terasa seberat sekarang. Masa dimana setiap masalah masih bisa ditertawakan dengan keras. Masa dimana mimpi paling mudah untuk terajut (namun belum tentu bisa terwujud). Tapi waktu akan terus berjalan, dan tak mungkin terputar kembali.

Pertanyaan simple. Kenapa setiap orang berharap waktu bisa dipukul mundur? Mungkin bukan setiap orang, melainkan sebagian.

Lalu akal warasku dengan tegas menjawab.

Mungkin mereka hanya ingin memperbaiki apa-apa yang pernah terjadi di luar kendali mereka. Hanya ingin meluruskan hal-hal yang mereka anggap tidak sesuai keinginan mereka, menjadi sesuai. Mereka pikir mereka bisa. Seakan lupa kalau kehidupan yang mereka jalani sudah ada skenarionya.

Teman, apa kabar kalian di sana? Masihkah kalian mengingatku sebagai yang pernah bersama dengan kalian? Pernahkah dalam do'a-do'a yang kalian panjatkan terselip seutas namaku di dalamnya? Pernahkah kalian berbicara kepada Allah tentang aku?

Teman, ketahuilah. Pertemanan paling baik adalah pertemanan yang membawa kita menuju ketaatan. Karena di akhirat nanti, seorang teman yang shalih akan memberi syafaat untuk teman lainnya.

Jadi, semoga walau terpisah ruang dan waktu, kita tetap saling mendo'akan yang terbaik dalam kebaikan. Sambil berharap, semoga do'a-do'a kita dipertemukan di langit sana. Dan menjadi salah satu alasan kita dimasukkan ke surga kelak. Aamiin.

الْأَخِلَّآءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
al-akhillaaa`u yauma`izim ba'dhuhum liba'dhin 'aduwwun illal-muttaqiin "Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa." (QS. Az-Zukhruf 43: Ayat 67)

#26alphabetsbout
Apa sih istimewanya selembar kertas dengan gambar yang lucu dan nominal di dalamnya ini? Bagi sebagian orang, mungkin uang begitu istimewa. Sehingga tidak jarang, mereka rela mengorbankan apapun untuk mendapatkannya. Namun setelah didapat, apakah euforia kesenangan itu akan bertahan untuk selamanya? Tidak, kan.

Mengapa benda ini begitu berharga di jaman now seperti saat ini? Tidak juga sih. Bagi beberapa orang yang lebih mementingkan akhiratnya daripada dunia. Mereka menganggap uang hanya titipan Allah. Seperti tukang parkir yang juga dititipi berbagai macam kendaraan setiap harinya. Mereka bukan milik kita. Kita hanya perlu menjaganya saja. Masalah kapan si pemilik akan mengambilnya, itu terserah dia.

Siapa sih yang nggak membutuhkan uang sekarang ini? Semua orang butuh uang. Tapi apakah uang sepenting itu? Bisa ya. Bisa tidak. Uang penting. Namun bukan yang utama. Jadi, mati-matian dalam mengejarnya pun tidak akan membuat kuburan kita kelak ditemani oleh banyaknya. Kuburan kita hanya butuh amal. Iya. Amal baik kita di dunia ini jauh lebih penting daripada uang.

Tapi kapan benda ini jadi tidak berarti? Saat langit runtuh dan gunung-gunung dibenturkan satu sama lain. Saat seorang anak lari dari ibunya. Saat seorang suami lari dari istrinya. Masing-masing mereka kocar-kacir hendak menyelamatkan diri sendiri. Saat itulah, semua yang ada di dunia ini, termasuk uang. Menjadi tidak berarti.

Dimana benda ini seharusnya kita belanjakan? Di jalan Allah. Ya, tentu saja. Karena perdagangan yang paling menguntungkan hanyalah berdagang dengan Allah. Dengan sedekah, menyantuni anak yatim, kaum dhuafa, fakir miskin, dan lainnya. Dengan membahagiakan orang tua semampunya. InsyaAllah.

Bagaimana agar benda ini mengejar kita, bukan kita yang mengejarnya? InsyaAllah. Ketika kita berusaha mencangkul langit dengan upaya yang keras dan do'a-do'a yang tanpa putus. Allah melihat usaha kita. Allah pasti akan menggantinya dengqn yang lebih baik, lebih baik, lebih baik dari apapun. Percayalah. Ikhtiar, lalu tawakal.

Mudah-mudahan kita semua menjadi manusia yang tidak sibuk mengejar selembar kertas ini. Melainkan, sibuk mengejar keberkahan yang bisa didapatkan darinya. InsyaAllah.
Setiap mahluk yang bernyawa pasti memiliki suara. Ada yang bisa didengar oleh orang lain, ada pula yang hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri.

Kadang, suara yang bisa didengar oleh orang lain hanya dimiliki oleh mereka yang punya kecakapan berbicara. Atau mungkin hobi berbicara. 
Dan itu tidak ada padaku.

Kurasa, suaraku tak terlalu bisa didengar oleh dunia. Suaraku terlalu kecil. Ia sangat mudah dikalahkan oleh suara-suara lainnya.

Namun, tidak semudah itu untuk membuatku putus asa. Aku masih memiliki indera lain untuk menyampaikan aspirasi yang ada di hati. Salah satunya ini. Bersuara lewat kata.

Ya, kata seseorang. Aku memiliki kemampuan untuk mengubah dunia dengan caraku. Dan aku harus. Karena jika suaramu tidak didengar, maka tulisanmu akan dibaca. Entah itu kapan akan terbaca, tapi pasti akan dibaca.

Senang rasanya bisa mengenal orang-orang seperti ini di dunia. Bisa bertemu orang-orang hebat yang menghebatkan orang lain jua.

Semoga, ketika suaraku telah sampai pada ujung dunia sana, kelak pahala juga akan ikut bersama. Jadi, tak hanya dunia yang bisa menuai kebermanfaatannya. Melainkan, kehidupan selanjutnya pun sama. InsyaAllah.

#26alphabetsbout
Waktu adalah mahluk paling tidak berperasaan di dunia.

Ia sanggup menyesap apapun dengan mudahnya. Ya. Apa saja. Termasuk rasa sakit. Semoga.

Waktu adalah jua predator paling mengerikan sepanjang masa.

Yang mampu melahap berbagai macam kenangan mulai dari yang biasa saja sampai yang sangat luar biasa.

Waktu. Bagaikan pelari ulung yang bisa jauh melesat. Meninggalkan masa lalu untuk segera datang ke masa depan.

Waktu. Kadang ia berjalan terlalu cepat. Namun tidak jarang sangatlah lambat.

Ya. Kurasa begitulah waktu dari sudut pandangku.

Mungkin.. Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa berdamai dengan keadaan. Sulit untuk menerima takdir yang bertubi-tubi menyudutkan.

Memang mudah. Mengatakan kepada orang banyak untuk begini dan begitu. Namun ternyata terlalu sulit untuk diriku sendiri. Terlalu sakit untuk diterima hati.

Ah, bilang apa aku ini?

Allah.. Aku masih bisa bertahan jika semua ujian yang Kau datangkan berasal dari dunia luar. Berasal dari orang lain. Dari manapun. Aku masih bisa menerimanya dan bertahan.

Tapi untuk yang kali ini. Aku mungkin gagal sebelum berjuang. Aku yakin tidak akan pernah bisa berhasil pada yang satu ini.

Allah.. Kunci surgaku ada pada mereka. Ya, pada kedua orang tuaku yang masih sehat sejahtera.

Seharusnya, ucapan syukur yang tiada henti ku panjatkan kepada-Mu. Atas nikmat luar biasa yang masih senantiasa Kau berikan hingga kini.

Namun apa? Jujur. Untuk saat ini saja, mungkin masih sulit bagi hati untuk sekadar menerima dan berlapang dada.

Tapi Allah.. Aku tidak ingin kehilangan kunci surga itu demi dunia yang fana ini. Meski aku tahu, mimpi besarku sangat ingin aku wujudkan.

Namun rencana-Mu jauh lebih baik duhai Allahku.

Ketika hamba-Mu meminta satu, Kau memberinya satu+satu+satu+satu......+~ sampai tak terhingga jumlahnya.

Dan Engkau sungguh Maha Besar Tuhanku. Sampai dunia sebesar ini pun hanya senilai sebelah sayap nyamuk bagi-Mu.

Maka pastilah tidak berdaya diriku. Walau sejuta rencana telah rapih tersusun di depan mata. Hanya dengan "KUN" maka jadilah apa yang Kau kehendaki.

Allah.. Aku percaya jalan-Mu selalu baik.

Waktu. Mari berpacu. Aku, atau kamu yang mendewasa lebih dulu. 👶

#26alphabetsbout
Aku tahu ini xungguh xangat gaje. Karena aku gak tau hal atau benda apa yang berawapan huruf X.
.
X xangatlah axing di dunia perhurufan. Dia gak se-ekxix huruf-huruf lainnya. Tapi, bunyinya yang lebih mirip huruf S. Membuatku mengaxihani dirinya. Xehingga menjadikan poxtingan ini tampak tidak ada manfaatnya xama xekali. 😑
.
This post is made just for "memperindah" feed IG. Walaupun aku gak tau ini indah apa enggak. 😑
.
#26alphabetsbout
Entah sudah berapa ratus hari berlalu tanpa kulihat wajah itu lagi.

Tidak tahu seberapa panjang yojana yang nyatanya sudi memisahkan kami sampai sejauh ini.

Sudah lama pula kukantongi rindu di saku celana. Semakin hari berlalu. Semakin berat pula rindu.

Yojana. Tega sekali dia memisahkan kita sejauh ini.

Membuatku selalu menginginkan dan mengimpikan sebuah temu. Meski untuk bertanya 'apa kabar' saja perlu sekian puluh jeda pada 24 jam dalam sehari kita. Lalu bagaimana denganmu? Apakah kau baik-baik saja?

Kuharap. Sabarmu akan luar biasa dalam menunggu perjumpaan denganku. Yang itu artinya akan ada beberapa ratus hari lagi yang akan kita lewati tanpa bertatap muka. Kumohon sayang. Tunggu aku pulang.

#26alphabetsbout
*** Zaujati ***
.
.
.
Uhibbuki mitsla maa anti Uhibbuki kaifa maa Kunti

Wa mahmaa kaana mahmaa shooro, Antii habiibatii anti

Zaujatii, Antii habiibatii anti
.
.
.
Aku mencintaimu apapun dirimu, Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu

Apapun yang terjadi dan kapanpun, Engkaulah cintaku

Duhai istriku, Engkaulah kekasihku

No comment 😢😢😢
Me speechless
So deeepp

#26alphabetsbout

NB : Cari aja klipnya di yutub ya. Sumpah keren banget! Dijamin gagal move on setelah dengerin. 😢
Pada 26 hari yang akan datang, mungkin saya ingin sedikit memenuhi feeds instagram (kembali) dengan beberapa tulisan tentang sesuatu.

Jadi konsepnya tulisan-tulisan tersebut mempunyai tajuk yang huruf awalannya adalah huruf-huruf dalam alphabet. Dari A sampai Z.

Mungkin akan bisa berbentuk cerita. Atau bahkan puisi. Dan tidak menutup kemungkinan kalau hanya sekadar kegabutan saya sebagai seorang manusia biasa. Haha.

Semua ini saya lakukan hanya untuk menghibur diri semata. Melumasi kembali otak untuk digunakan menulis (kembali) setelah sekian lama vakum dan tidak pernah membuka aplikasi tulis menulis sama sekali. 😅

Jadi bersama terbitnya postingan ini, sebelumnya saya ingin meminta maaf kepada kalian semua yang mungkin akan merasa terganggu dengan kegiatan saya selama 26 hari kedepan. Saya memohon maaf setulus-tulusnya.

Solusi untuk anda yang seperti itu adalah. Mungkin anda bisa pergi ke halaman profil saya. Lalu  klik opsi "unfollow" agar postingan saya tidak muncul di beranda anda. Cukup mudah bukan? 😊

Salam hangat.
@rismariesttt
G.A.G.A.L

Setiap kegagalan punya masa berhasilnya masing-masing. Setiap kesedihan ada waktunya untuk bahagia dengan sendirinya. Dan setiap musibah atau ujian yang menimpa, akan ada hikmah kebaikan yang dapat kita ambil sebagai pelajaran.

Semua itu ada waktu paling tepatnya tersendiri. Jadi bersabar adalah kunci. Dan menerima adalah inti yang harus kita petik dari hidup yang Allah karuniakan ini.

Jangan pernah takut gagal. Takutlah ketika kau tidak berani untuk mencoba suatu hal baru.

Berproses itu perlu. Untuk mengetahui apakah kau memang benar-benar pantas telah Allah ciptakan sebagai manusia. Sebagai mahluk-Nya yang paling sempurna.
.
.
.
📷 : sore itu saat gagal memotret dengan tanpa blur, karya tangan Tuhan yang luar biasa indah.
Kadang, beberapa orang datang ke dalam hidupmu hanya untuk menyebrang. Ke tempat tujuan mereka yang nyatanya bukan kamu. Atau mungkin hanya sekadar mampir. Berteduh dari hujan ujian tiada akhir. Melepas bosan atau penat yang sedang melilit dada. Sejenak berbaring, menghempaskan semua beban. Mengumpulkan energi, untuk kemudian berjalan lagi menuju tempat tujuan.

Namun, perasaan adalah perasaan. Yang jika tidak terkontrol akan berkelakuan di luar kendali. Liar seperti tidak memiliki tuannya sendiri. Apalagi perasaan seorang perempuan. Ia bahkan bisa saja berada di atas logika berpikir, bahkan kadang di atas dirinya sendiri, di atas segala-galanya.

Dan kasus yang sama terus saja berulang tanpa tahu kapan berhenti. Jadi, beberapa orang seringnya terlalu lambat menyadari. Bahwa sebenarnya dirinya sudah tenggelam dalam perasaannya sendiri terlalu lama. Tertidur lelap sembari beranggapan bahwa yang singgah itu akan menetap.

Padahal, arti singgah bukan seperti itu adanya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, singgah berarti berhenti sejenak di suatu tempat ketika dalam perjalanan. Kadang tempat itu adalah kau. Dan tujuannya orang lain. Tapi kamu yang terlalu mementingkan perasanmu sendiri justru sering lupa. Bahwa sebenarnya yang singgah itu punya tempat tujuan lain. Dan kau adalah jedanya.

Ah, bagaimana ya agar membuatku mudah menerangkannya padamu?

Begini, untukmu yang juga perempuan. Ku mohon, jangan selalu andalkan perasaanmu pada setiap suasana. Bisa jadi, penempatan perasaan itu tidak tepat sasaran.

Ketahuilah. Mungkin, seseorang yang kamu inginkan itu belum tentu menjadi seseorang yang kamu butuhkan. Namun dia yang kau butuhkan, pastilah seseorang yang kau inginkan.

Jikapun pada hari ini belum nampak olehmu tanda-tanda kedatangannya, tetaplah kamu dalam kesabaran yang baik. Bisa jadi, Allah sedang mempersiapkan seseorang yang lebih baik dari apa yang kau minta. Atau mungkin, ada hal yang harus kau kerjakan dulu sekarang. Seperti berbakti kepada orang tua atau menghabiskan banyak waktu dengan keluarga misalnya. Bahkan mungkin, Allah ingin kau mengetahui ilmu tentang kebesaran-Nya dulu, untuk nantinya menjadi bekalmu di masa depan. Banyak hal.

Semangat!!
HIJRAHMU PALSU
Oleh: Ummu Ibrahim, @millatiemustaqiemah

Shalihah, mari kita tengok perjalanan hijrah kita yang katanya sudah menjadi lebih baik dari masa lampau.
.
Dulu, kamu gemar memamerkan aurat dengan pakaian ketat serba minim banyak gaya,
sekarang, yang kamu pamerkan mata indah lentikmu yang mendapat pujian dari ikhwan sejagad maya,
Lalu, apa bedanya?
.
Dulu, kamu habiskan waktumu dengan pacaran bercumbu mesra,
sekarang, kamu pun berduaan dengan ikhwan modus di chat whatsapp, berlindung di balik "taaruf" katanya,
Lalu, apa bedanya?
.
Dulu, kamu idolakan oppa-oppa korea yang katamu tampan, kamu pun tak bisa menundukkan pandangan,
sekarang, kamu berpindah pada ikhwan-ikhwan 'religi' selebgram, katamu itulah suami idaman,
Lalu, apa bedanya?
.
Tampilanmu memang berubah, hadir kopdar komunitas 'akhwat berniqab' ke sana ke mari, foto selfie wefie-mu bertebaran di sana sini, tapi majlis ilmu tak pernah kau kunjungi.
.
Hafalan al-Qur'an-mu tak bertambah, pemahamanmu mengenai agama sebatas mengandalkan logika dan "katanya", tak pernah tersentuh kitab-kitab para ulama, lalu mau kau apakan anak-anakmu kelak?
.
Mau kau ajarkan apa pada mereka? Apa kau mau ajak selfie saja mereka nanti?
.
Shalihah, mari jadikan diri kita lebih baik, bukan sekedar tampilan, tapi juga dari segi keilmuan.
.
Perempuan adalah tonggak sebuah peradaban. Pada diri kita-lah terdapat harapan, melahirkan generasi-generasi penerus ulama.
.
Datangi majlis ilmu, sentuh nafasnya para ulama melalui tulisan dan kitab mereka, sibukkan diri kita dengan ilmu, ilmu, ilmu.
.
Lalu barengi dengan perbaikan adab, hapus foto-fotomu, turunkan, jangan terperdaya dengan pujian, itu hanya sebatas dalam lisan mereka.
.
Carilah ridha Allah semata. Tirulah istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para shahabiyah yg lain, di mana kita tak pernah tahu raut wajah mereka, tapi namanya harum mewangi hingga sekarang.
.
•┈┈•••✦✿✦•••┈┈•
.
👥 Fanpage: Dakwarm Project
📲 Instagram: @dakwarm