Solovely

Solovely Follow

Oleh-Oleh Kota Solo (Surakarta)

13,578 Followers  72 Follow

Share Share Share

Ini pasar paling besar di Solo. Disebut juga Pasar Gede. Pasar ini didirikan di jaman PB X. Saat awal, para bakulnya masih memakai kebaya dan kain jarit, sedangkan pedagang prianya mengen akan busana Jawa dan blangkon. Setiap hari keraton akan menarik pajak. Pasar ini dibangun oleh arsitek terkenal dari Eropa yang juga membangun Pasar Semarang dan gedung-gedung indah di Bandung. Pasar Gede disebut juga Pasar Harjonegara, maksudnya untuk mengenang bangsawan Harjonegara yang memulai mendirikan Pasar Gede.

Awalnya Pasar Gede dibangun di tanah titipan yang dihuni Babah China berpangkat Mayor yang terkenal Babah Mayor. Ia mendirikan warung-warung kecil yang berjejer hingga Warung Miri (kelompok penjual bumbu pawon) dan Warung Pelem (kelompok penjual buah utamanya mangga). Namun setelah dibangun gedung Pasar, warung-warung diminta masuk Pasar Gede hingga sekarang. Pasar Besar ini pernah terbakar habis sekitar tahun 2000 dan kini sudah dibangun lebih megah lagi.
Diorama Bambu, Kerajinan Unik Kota Solo.
Salah satu daya tarik Solo ada di kerajinan-kerajinan unik yang diproduksi oleh masyarakat di sini gengs.Tepatnya di rumah produksi Lugoel Bambu Art kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari Surakarta terdapat pengrajin yang membuat kerajinan berbahan dasar bambu, daun kering dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai biasa disebut dengan kerajinan diorama bambu. Kerajinan diorama ini merupakan bentuk miniatur tiga dimensi seperti pemandangan, rumah dan masih banyak lagi. Tentunya mampu menggambarkan detail bentuk sesuai dengan tampilan yang diinginkan oleh pengrajinnya.

Diorama bambu yang dikelola oleh Gringsing Ibnu Handoko ini dijual mulai dengan Rp. 60.000,- sampai Rp. 1.500.000,- sesuai dengan tingkat kerumitan dalam pembuatan. Hingga saat ini pengrajin banyak mengangkat karyanya dengan tema suasana malam seperti pos ronda, tempat wedangan dan sebagainya.

Cucok buat jadi cindera mata khas Solo nih gengs.
Kalo kamu pas lagi di Solo, kamu mungkin bakalan susah menemukan kembang tahu. Pasalnya, nama tahu berkuah jahe ini bernama Tahok.

Salah satunya dijual di Pasar Gede Solo yang merupakan daerah pecinan. Kedai yang bernama Tahok Kretek Gantung Pak Wagiman ini termasuk legendaris di kota Surakarta. Soal rasanya, tak perlu diragukan lagi. Teksturnya tahunya lembut, sangat pas dengan kuah jahe hangatnya.

Apakah kamu termasuk penikmat kuliner Tahok gengs?
Wayang Orang  Sriwedari adalah salah satu karya seni yang masih lestari di Kota Surakarta, bagi para seniman dan seniwati tiap malam masih memainkan cerita Mahabarata dan Ramayana. Gedung Wayang sangat ramai penonton pada akhir pekan yakni Sabtu dan hari libur Nasional atau tanggal merah.

Untuk harga tiketnya sangat terjangkau, lain halnya dengan bioskop. Cuma merogoh kocek Rp 10.000,- sudah bisa mendapatkan kursi VIP. Harga tiket mulai dari Rp 5000,- untuk Balkon dan Reguler sedangkan Reguler yang ditengah Rp 7.500,- dan Rp 10.000,- untuk VIP. Gedung Wayang Orang hanya ramai pada saat-saat tertentu maupun jika ada rombongan yang ingin menyaksikan.

Minat warga dalam menyaksikan pertunjukan wayang orang kini semakin meningkat dibandingkan dengan masa lalu. Pemerintah Kota tidak segan merenovasi Gedung Wayang Orang Sriwedari demi melestarikan tradisi budaya Jawa. Wayang Orang Sriwedari memulai pertunjukan pada pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai, buka setiap hari kecuali hari Minggu.

Boleh nih jadi pilihan mengisi waktu liburmu gengs...
Bendung Karet Depan Terminal Tirtonadi ini udah jadi jujugan wisata baru di Solo.
Tak hanya berfungsi sebagai bendungan, tempat ini juga akan menjadi obyek wisata dan edukasi yang ikonis di Kota Solo gengs.
Kamu pun juga bebas memancing disini, karena di lokasi sungai yang sudah direvitalisasi ini, Pemkot Solo menebar 810.000 benih ikan nila merah lho. Wiidiiiiih mantuul kan?
Ketoprak Disiram Kuah Kaldu Sapi, Hanya Ada di Solo!
Rasanya luar biasa lezat, dengan kuah kaldu sapi bening yang sangat gurih.
.
Cocok kan buat menu makan siangmu hari ini gengs?
Kuuuy samperin warung bakpi ketoprak terdekat ya...
#BakmiKetoprak
Sepintas keliatannya kayak ga ada bedanya sama kuliner pecel pada umumnya ya gengs?
Eits jangan salah, ada sambel tumpang yang super lezat ketika disantap dengan nasi hangat dan lauk andalan. Sambel khas ini memiliki cita rasa gurih. Seporsi Pecel Sambel Tumpang terdiri dari krecek, tahu goreng, irisan tahu putih, dan potongan tempe.

Kuliner Solo yang lezat ini bisa dinikmati sebagai menu sarapan kamu besok gaes! Buruan deh berburu pecel dengan sambel tumpang buat isi perut di momen liburan besok ya...
Tengkleng Kambing Pak Manto!
Kuliner legendaris di Surakarta yang sudah ada sejak 25 tahun yang lalu. Cara pengolahannya pun masih menggunakan cara tradisional dengan arang lho gengs.
Coba deh tonton video ulasannya sampai habis ya.
Pasti langsung pengen deh!
#TengklengPakManto
Joho adalah nama dari sebuah perkampungan di Kelurahan Manahan, Banjarsari, Solo. Sebuah kampung yang sejak 2009 mulai menghias dinding-dinding rumah dan gang-gang masuk kampungnya dengan berbagai karya mudal dan relief yang menarik.

Nah, makanya sekarang jadi ramai dikunjungi pawa wisatawan untuk sekedar jalan-jalan dan hunting foto kece di kampung ini.
Seru kan?
Pas banget nih, mumpung weekend kita mampir sini yuk gengs!
Masjid Al Fatih Surakarta adalah salah satu masjid legendarisnya Solo lho gengs.
Didirikan pada tahun 1891, berlokasi di Jalan Kepatihan, Jebres, Surakarta ini, berada di sebelah utara Kantor Kelurahan Kepatihan Wetan, atau selatan Kantor Kejaksaan Negeri Surakarta.

Masjid ini dibangun oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV, Pepatih Dalem (Rijksbestuurder van Soerakarta), atas perintah Sri Susuhunan Pakubuwono X. Konon, pembangunan masjid ini adalah sebagai mahar lamaran Sri Susuhunan Pakubuwono X kepada salah satu istrinya.
Jadah Solo, makanan tradisional dari Solo yang dibuat dari ketan dan kelapa. Cita rasanya yang khas dan bikin kangen. Di Pasar Gede Solo, jadah biasa dijajakan bersama blondo sehingga sebagian orang juga menyebutnya dengan Jadah Blondo. Jajanan itu masih banyak diburu pengunjung pasar setempat lho. Apakah kamu termasuk pemburu jadah kalo pas lagi di Solo?
Serabi cup nangka Solovely ini aroma dan rasanya sama, Gengs! Sama-sama enak!

Mau bikin mood-mu di tengah kesibukan asik lagi? Mau beli oleh-oleh buat dibawa ke luar Kota Solo? Atau mau cemilan manis? Serabi cup Solovely bisa jadi solusinya, Gengs!