Sophia Mega

Sophia Mega Follow

Dapat ditemui di kedai kopi terdekat, kalau ga gitu lagi baca buku di rumah. #TamasyaKedaiKopi • #MemoRekat • NEW POST Youtube & Blog 🔽

http://linktr.ee/sophiamega

3,759 Followers  1,162 Follow

Share Share Share

'Hazelnut - cherry -apricot' tasting likes dalam cappuccino di seasonal espresso milik @marketlane. Meskipun nggak pernah tahu bagaimana rasa sesungguhnya dari cherry dan apricot, aku sukaaaa sekali💛 Hazelnutnya terasa banget.
.
Di blog aku sedikit bercerita soal Coffee Sacks yang ada di foto paling akhir. Dan sempat ngobrol dengan barista yang ada di foto kedua. Langsung saja ke sophiamega.com atau klik link di bio untuk cerita lebih lengkap.
.
Sembilan hari throwback #TamasyaKedaiKopi_Melbourne #TamasyaKedaiKopi
.
BLOGPOST: bit.ly/tamasyamarketlane
Beberapa waktu ini aku semakin serius berpikir sebenernya mauku apa sih? Apa yang bener-bener aku banget? Keresahan inilah yang akan dijumpai pada manusia-manusia semester akhir dan pertanda kamu sudah tidak kinyis-kinyis lagi.
.
Kebanyakan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dgn konsentrasi Public Relations arahnya sebagian besar ke ahensi, industri kreatif dan hal semacamnya. Aku sempat ingin, tapi kalau mendengar hati nurani (semoga masih punya hati nurani), that's only an option, not a desire. And desire means a strong feeling of wanting to have something (bekal ngintip google translate).
.
Enggak semua anak PR harus jadi anak ahensi. Enggak semua yang suka kopi harus jadi barista. Enggak semua orang harus punya project startup keren. Semua bidang yang ada di dunia meskipun kita bisa2 aja kalau mau berusaha, belum tentu juga sesuai dengan diri kita. Orang-orang dewasa selalu bilang: kuncinya hanya mengenali diri sendiri. Klue yang sangat membantu prokprokprok, nggak ada yang bisa memberitahu kecuali kita sendiri yang mau mengenali diri kita sendiri. Dan kita nggak akan pernah tahu mana yang cocok kalau belum nyobain banyak hal, ini jadi punya dua sisi yang berbeda: antara hidup ini pokoknya berani nyoba aja lalu sering evaluasi diri apa ngerepotin manusia kok semua kudu dicoba :( wgwg gak2.
.
Lalu aku melihat perempuan ini di toko buku bernama Books For Cooks yang ada di Queen Victoria Market, Melbourne, mendadak membuatku berhenti sejenak untuk memotretnya sambil membatin, "Aku mau jadi kayak dia." Tapi 'kayak dia' ini rancu, apakah jadi penjaga toko buku? Memiliki buku yang banyak? Atau jadi kasir toko buku? Nyatanya tidak tiga-tiganya. Ya, aku nggak pengin2 banget punya rak buku pribadi yang isinya buku-buku yang gak dibaca.
.
Nyatanya aku cuma pengin jadi orang yang di depan laptop buat nulis (dan berarti harus banyak membaca). Tapi nga tahu nulis apa, dan aku nggak mau cepat-cepat memutuskan. Enggak ada yang pernah tahu jalan pastinya.
.
Ya aku akan mencoba menulis banyak hal, sampai nanti aku tahu apa yang benar-benar paling aku suka dalam menulis.
.
Masih sembilan hari throwback di Melbourne meski bukan #TamasyaKedaiKopi_Melbourne tapi #TamasyaRuangBuku
Selama di Melbourne, aku hanya foto diri sendiri beberapa kali saja. Mungkin lima kali saja dan sama sekali tidak ada yang di kedai kopi. Ini... di..... lift penginapan wkwkwkwk.
.
Jam 7 pagi pasti udah di jalan sambil nahan kedinginan. Pernah 4°C, tapi nanti kalau udah agak siang jam 9 gitu normal 12°C. Aku nggak pake longjohn segala sih, hanya pake inner yang ada aja. Lengging sama sweater sebelum pake baju luar, terus baru jaket ini.
.
Dan hanya di sini berani pake topi pas kerudungan. Saat tidak dikenal masyarakat sekitar, jadi berani melakukan hal yang paling enggak pernah dilakukan sebelumnya wgwgwg.
.
Sembilan hari throwback #TamasyaKedaiKopi_Melbourne #TamasyaKedaiKopi
Selain ke kedai kopi, tiap jalan kaki, selalu nyempetin motret suasana sekitar. Terutama coffee culturenya. Ini waktu dari University of Melbourne diajak untuk makan ke salah satu kafe dengan makanan khas Itali.
.
Kalau dilihat dari papannya, namanya Wild Timor Coffee. Sering kangen bisa motret coffee culture seperti ini, semoga bisa balik atau pergi ke Negara selanjutnya yah. Aamiin 😂.
.
Sembilan hari throwback #TamasyaKedaiKopi #TamasyaKedaiKopi_Melbourne
Kedua yang paling berkesan: @7seedscoffee. Di sini menurutku beri ruang untuk menghargai kopi, detail dalam karakter coffee beansnya. Mulai dari looks like, tastes like, origin, process dan producer. Jadi kita bisa pelan-pelan tahu bahwa menghargai kopi bukan lah sekadar salam satu kata "enak", tapi ragam karakter dan siapa orang-orang di balik biji kopi tersebut dalam sebuah kartu (penjelasan lebih lengkap di blog).
.
Slide for more photos, semoga nggak bikin ngiler bagian croissantnya hehe :3. Jangan lewatkan mbak yang 'ruwet dewe' dengan gelas kopinya.
.
Sembilan hari throwback #TamasyaKedaiKopi_Melbourne #TamasyaKedaiKopi
.
BLOGPOST: bit.ly/tamasya7seeds
Pertama, kok semua orang pada ngopi di dinding hitam. Ini Patricianya apa gimana sih? Mana sih tempatnya?
.
Kedua, astaga! Rame banget :( Ini serius pada ngantri kopi nih? Aku kedapetan pesen gak ya? Tapi ini Patricia kan? Bener kan? Oh iya itu ada coffee beansnya deket pintu. Nyoba antri dulu deh, kalau dicariin bilang aja lagi di jalan.
.
Ketiga, hmm akhirnya dapet antrian ~ Oh yaampun, di situ tulisan Patricianya. Di pintu itu doang! Luar biasa.
.
Keempat, gila sih. Kecil tapi penuh banget!!! Tapi orang belain lho take away kopi di sini.
.
Mana cappuccinonya enak banget lagi! Manis, soft, aku merasa ada jeruk2nya dikit. Selebihnya pokoknya aku suka. Sejauh ini @pcoffeebrewers emang terbaik sih.
.
Mereka emang gak "loud" alias "berisik" promosi. Tapi kayaknya "rasa yang ngangenin" gak bakal bohong :) Harga kopinya sama aja kok dengan tempat lain, sekitar 4$ AUD.
.
Sembilan hari throwback #TamasyaKedaiKopi_Melbourne • #TamasyaKedaiKopi
.
BLOGSPOST: bit.ly/tamasyapatricia
[SEMBILAN HARI THROWBACK] #TamasyaKedaiKopi Melbourne. Aku belum pernah ceritain keseluruhan kedai kopi yang aku datangi, nah sembilan hari ini aku akan ceritakan satu-per-satu di Instagram secara keseluruhan.
.
Mulai dari Brunetti Cafe yah! Sebenernya ini tuh cafe yang gedeeeee banget, dia lebih terkenal dengan kue-kuenya yang enak banget (tiramisunya cobain deh!). Barnya juga gak kalah gede. Awalnya aku cuma pesan kopi aja, terus jalan-jalan di sekitarnya.
.
Jadi dia tuh ada di Lygon Court, kayak mall. Aku sarankan kalian ke Woolworths-nya, supermarket gitu, banyak buah-buahan murah 😭 Terus ke toko buku sebrang Brunetti, Reading Rooms. Aku sempat dapetin buku soal Mindfullness dengan harga 9$, padahal hardcover dan bukunya cantik banget 💛
.
Cappuccinonya di Brunetti ini lebih ke caramel sweet. Dikasih biskuit bulet yang enak, enggak terlalu manis, lembut juga. Oh ya, Brunetti juga ada kok di bandara Sydney (aku lupa nama bandaranya). Ada juga di daerah lain yang masih dalam Melbourne.
.
Untuk kedai kopi lainnya bisa cek di #TamasyaKedaiKopi_Melbourne
.
BLOGPOST: bit.ly/brunettimelbourne
Jadi gimana pembaca #CrazyRichAsians? Apa sudah merasakan "lho kok gini?" tapi berujung "gila sih" saat menonton #CrazyRichAsiansMovie? Atau yang belum baca tapi merasakan filmnya sebenernya cerita yang sederhana tapi... crazy? Jadi sederhana apa crazy nih? #HeheGimanaYaMbaMaksudnya.
.
Senang bisa bahas filmnya dengan @sawangsinawangfilms 💛 Good luck terus! Ditunggu video-video barunya 🙆🏻‍♀️ Buat kalian yang suka nonton film, pasti gatel deh cari reviewnya setelah nonton, pengin tahu pikiran orang lain gimana. Subscribe channel Youtubenya, search aja: Sawang Sinawang Films.
.
Sedikit tambahan; aku baca Chinese itu menganut sistem patriarki. Meski sebelumnya aku mengira mereka menganut sistem matriarki, karena ada lho kelompok orang Tionghoa yang sampe sekarang langgeng matriarkinya (Suku Musuo, di kaki bukit Himalaya, Danau Lugu. Suku matriarki terakhir di Cina). Kekuasaan tertinggi ada di seorang Nenek. Dan itu... Crazy Rich Asians banget, tapi aku baca2 kok Chinese ini lebih pada sistem patriarki.
.
Dan saat membaca dan menonton filmnya, seakan membuat kita berpikir: apakah Kevin Kwans ingin mengutarakan sesuatu dan memperjuangkan apa yang sudah perempuan perjuangkan? Aku nggak tahu, belum baca banyak. Hanya asumsi. Kamu tahu ga? Kasih tahu aku dong.
.
Foto oleh @ravifth
#TamasyaKedaiKopi_Melbourne • Patricia! Ini yang bikin susah move on dari Melbourne. Selain kopinya enak, ambience pada ngantri di depan coffee shopnya bikin pengin balik ke sana wgwgwgwg.
.
Perjalanan di @pcoffeebrewers udah di blog yah. Klik sophiamega.com atau bit.ly/tamasyapatricia, gampangnya klik link di bio saja ☕ #TamasyaKedaiKopi
Dalam beberapa waktu, aku sering khawatir pada apa-apa yang aku baca. Banyak sekali sekelilingku yang membaca buku, tapi kalau membandingkan, buku yang ku baca terbilang terlalu populer dan mungkin bagi sebagian orang itu hanyalah buku-buku receh.
.
Sejak mereview buku tentu saja aku menerima banyak komentar, semuanya komentar yang menarik. Seperti: yang ku baca itu-itu aja, reviewku gitu-gitu aja, aku sering konyol (baca: gak lucu) jika sedang mereview buku atau terang-terangan bilang videoku jelek. Kadang aku merasa.. aku kok gak pinter-pinter.
.
Tidak semua buku akan membuatmu pintar, tidak semua buku akan membuatmu mendadak tahu apapun yang ada di dunia ini. Memang ada buku-buku yang memang untuk entertaining saja. Terus aku bertanya, apakah buruk membaca buku yang hanya entertaining? Apakah buku-buku ini akan membuatku "segini-segini" aja? Apakah buku-buku yang ku baca ini akan membuatku dikit-dikit bilang "gak tahu" kalau lagi diajak ngobrol orang? Wkwkwkwk.
.
BUT WHO'S CAREEEEE? Nggak semuanya perlu kamu pikirkan segera. Mari sejenak mengkonsumsi buku-buku hiburan yang menyenangkan 💛 Di antaranya Crazy Rich Asians dan China Rich Girlfriend 😁 Review keduanya sudah ada di channel YTku, klik link di bio yah 😁 #CrazyRichAsians #CrazyRichAsiansMovie
#TamasyaKedaiKopi • Mencoba cappuccino Bali x Toraja. Wuuuu sweet orange banget cappuccinonya, mungkin ada rasa yang lain tapi aku enggak terlalu peka. Cobain, nanti kasih tahu aku.. kamu dapet rasa tersembunyi apa lagi dari cappuccino @motivcoffee dengan coffee beans yang baru ini yah!
.
Kedai kopi yang selalu mengenalkan coffee beans barunya berkala dengan deskripsi flavor notesnya menurutku is a plus! Bikin tertarik buat nyobain... hmmm cappuccino dengan karakter rasa seperti apa lagi nih. Yumm! ❤
Bukan Motivasi.
.
Channel Youtube: Sophia Mega / youtube.com/c/sophiamega
Goodreads: Sophia Mega
.
Jangan lupa nonton empat video review terbaru ya! Dan ku tunggu komentar-komentarnya ❤ Terima kasih. Review terbaru ada klik link di bio.
.
@booktubeid #booktubeindonesia