TEMPO Media Group

TEMPO Media Group Follow

Official account of Tempo Media Group
@tempodotco #majalahtempo #korantempo

http://bit.ly/TempoXJasaRaharja

68,170 Followers  23 Follow

Share Share Share

KPK menduga Sofyan Basir berperan besar dalam pemilihan konsorsium PLTU Riau-1 yang berujung kasus suap. Diduga ada sejumlah pertemuan di rumah Direktur Utama PLN itu membahas proyek ini. Bekas Ketua DPR, Setya Novanto, dan Idrus Marham ikut terseret.

Majalah Tempo terbit setiap Senin. Dapatkan di agen dan toko buku terkemuka. Versi cetak bisa juga dipesan via  Tempo Media Store di Tokopedia dan Bukalapak. Versi digital https://langganan.tempo.co

#MajalahTempo
#KartunMajalahTempo
Regrann from @tempowisata -  Photo story: kopi lelet khas Lasem berikut tradisi membatiknya pada batang rokok.  Simak kisah tradisi minum kopi warga Lasem di travel.tempo.co.
.
📷: Tempo/@chichafrancisca
.
#travelwriter #travel #instatravel #travelgram #tourism #instago #passportready #travelblogger #wanderlust #ilovetravel #writetotravel #instatravelling #instavacation #travelblogger #instapassport #postcardsfromtheworld #traveldeeper  #travelstroke #travelling #trip #traveltheworld #igtravel #getaway #travelblog #instago #travelpics #tourists - #regrann
Menyepi Dari Media Sosial

Serbuan konten negatif dan berita palsu melalui media sosial membuat banyak orang terganggu. Sebagian pesohor dan profesional muda memilih cara ekstrem untuk keluar dari terpaan gelombang informasi dunia maya: diet media sosial. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bahkan beberapa waktu lalu menganjurkan "berpuasa dari media sosial". Gerakan detoksifikasi digital pun mulai tumbuh. Inisiatif membantu orang yang tergantung pada gadget dan kecanduan Internet bermunculan, dari membuat program komputer yang menghambat seseorang mengakses media sosial sampai mengikuti latihan yoga.

Baca Koran Tempo edisi akhir pekan, versi digital https://koran.tempo.co

#korantempo
Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-I memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus suap proyek PLTU Riau-I. "Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo." Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyampaikan dalam keterangan tertulis, Jumat 20 Juli 2018.

Menurut Febri, KPK akan mendalami peran PLN dalam skema kerjasama proyek PLTU Riau I. Sofyan tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 untuk pemeriksaan itu.

Nama Soyfan muncul dalam kasus suap yang melibatkan wakil komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Eni Saragih yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik KPK juga menggeledah rumah dan kantor Sofyan pada pekan lalu.

Menurut Febri, dalam penggeledahan itu KPK menyita sejumlah catatan dan dokumen proyek PLTU Riau I. Penyidik juga menyita CCTV di rumah dan kantor Sofyan.

KPK menyangka Eni menerima total duit suap Rp 4,8 miliar dari pengusaha Johannes Budisutrisni Kotjo, bos kelompok usaha Apac. KPK menduga Johannes memberikan uang agar Eni memuluskan penandatanganan kerja sama dalam proyek yang digarap perusahaannya. KPK menduga Eni tak menikmati duit itu sendirian.

Kasus suap PLTU Riau, bermula dari OTT yang digelar KPK pada Jumat, 13 Juli 2018. Dalam operasi itu, Eni ditangkap di rumah dinas Idrus, sedangkan Johannes ditangkap di kantornya. KPK juga menyita Rp 500 juta dalam pecahan Rp 100 ribu dan tanda terima uang itu.
Jakarta terus berbenah menghadapi Asian Games yang akan berlangsung bulan depan. Sejauh mana kesiapan Pemerintah Daerah DKI menyambut pesta olahraga terbesar di Asia ini?

Temukan jawabannya di #ngobroltempo Kamis 26 Juli 2018 di Ancol. Free tiket masuk Ancol jika anda registrasi sekarang.
Orangutan Tapanuli Ditemukan Melahirkan Anak Kembar

Dua orang staf Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) yang berbasis di pos pemantauan hutan Batang Toru di Tapanuli, Andayani Oerta G dan Ulil Amri Silitonga, menemukan seekor orangutan Tapanuli betina dengan dua ekor bayi orangutan. “Saya baru mulai mengelola camp beberapa bulan yang lalu dan sedang melakukan misi pencarian rutin orangutan. Tiba-tiba kami melihat ibu orangutan Tapanuli dengan dua bayi yang bersama, terasa sangat menakjubkan," ujar Andayani, dalam keterangan yang diterima Tempo, Rabu, 11 Juli 2018.

Primata itu ditemukan hanya sekitar satu kilometer di sebelah barat laut pos. Bayi kembar itu, kata Andyani, tampak sangat mirip dan berukuran hampir sama. Bedanya, dia menjelaskan, salah satunya bayi terlihat cukup berani sementara yang satunya lagi sangat pemalu dan selalu ingin dekat dengan ibunya.

Andayani dan Ulil, pertama kali melihatnya pada Minggu, 20 Mei 2018, pukul 14.30 sekitar 15 meter di atas pohon dan sekitar pukul 15.40, induk orangutan mulai pindah dengan bayi yang menempel di setiap sisi. Menurut mereka, akan sangat menarik jika melihat bagaimana ibu orangutan melahirkan si kembar. "Saya melihat induk orangutan itu melakukan pekerjaan luar biasa," tambah Andayani yang juga seorang sarjana kehutanan itu.

Kepala Unit Pemantauan Keanekaragaman Hayati SOCP Matius Nowak merasa takjub ketika mendengar informasi tersebut. Matius sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun di ekosistem Batang Toru, rumah orangutan Tapanuli bernama latin Pongo Tapanuliensis yang masih tersisa. "Saya segera memeriksa catatan untuk kelahiran kembar pada orangutan dan kera besar lainnya, dan hanya menemukan satu catatan sebelumnya dari kelahiran kembar orangutan Kalimantan liar, tidak ada orangutan Sumatera, apalagi orangutan Tapanuli," kata Matius.

Berita selengkapnya dapat Anda simak di tekno.tempo.co
Presiden Joko Widodo melantik 724 perwira Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian dalam acara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2018 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 19 Juli 2018.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi akan menghadirkan mantan Wakil Presiden Boediono dan Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis, sebagai saksi dalam persidangan untuk terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung. "Hari ini, Kamis 19 Juli 2018 untuk persidangan dengan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung JPU berencana akan menghadirkan dua orang saksi, yaitu Boediono dan Todung Mulya Lubis," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis 19 Juli 2018.

Dalam kasus ini, Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) periode 2002-2004 Syafruddin Arsyad Temenggung menjadi terdakwa bersama-sama dengan Dorodjatun Kuntjoro-Djakti selaku Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) serta pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan Itjih S Nursalim dalam perkara dugaan korupsi penerbitan Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham yang merugikan keuangan negara Rp 4,58 triliun.

Boediono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Keuangan. Saat surat keterangan lunas atau SKL BLBI dikeluarkan BPPN, Boediono menjadi anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan atau KKSK.

Sedangkan Todung Mulya Lubis adalah anggota Tim Bantuan Hukum (TBH) KKSK.

Dalam perkara ini, jaksa KPK mendakwa Syafruddin Tumenggung merugikan negara sekitar Rp 4,5 triliun dalam penerbitan SKL untuk BLBI.

Jaksa mendakwa Syafruddin memperkaya pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim, melalui penerbitan SKL untuk bank tersebut.
Setelah Prabowo, Giliran Jokowi dan JK Jenguk SBY di RSPAD

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018. Keduanya datang bersama didamping Ibu Negara Iriana dan istri Wapres JK, Mufidah.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjenguk SBY di RSPAD pada Rabu, 18 Juli 2018, pukul 18.30. Kedatangannya disambut oleh keluarga SBY dan juga petinggi dari Demokrat. "Dulu kami sangat dekat, apalagi sekarang beliau sedang kelelahan, jadi saya ingin menjenguk beliau," ujarnya.

Foto Regram @wisat13
Hidup di tengah hukum adat Baduy tidak membuat Narman gentar untuk berbisnis online. Lelaki yang bermukim di Kampung Marengo, Kab. Lebak, Banten, ini menjual kerajinan khas Baduy seperti tenun dan aksesori. Tempat tinggalnya yang susah sinyal dan jauh dari kota, membuatnya harus berjuang ekstra untuk melakukan aktivitas bisnisnya.

#Banten #Baduy #Tempo #Tempoco
KUIS TEMPO Periode 3

Sudah pada mengerti apa itu SWDKLLJ kan? Supaya lebih paham, ikuti yuk kuis Tempo kerjasama dengan Jasa Raharja Rebut hadiah menarik, syaratnya ;
1. Follow IG @tempodotco
2. Follow IG @pt_jasaraharja
3. Jawab pertanyaan berikut di kolom komen : Berapa besarnya tarif SWDKLLJ yang didasarkan dari jenis kendaraannya?
Jawaban bisa diihat di link bio IG @tempodotco, tag dua teman kamu atau lebih untuk ikutan menjawab juga
4. Kuis berakhir tanggal 22 Juli dan pengumuman pemenang tanggal 23 Juli 2018 di IG @tempodotco
#kuitempo
#jasaraharja