www.beritadekho.com

www.beritadekho.com Follow

Twitter/IG Admin: @julkiflimarbun
Tetangga 🏠: @alumnidanwalisantripaa @sultanmarbuntv @mahmunsyarifmarbun https://goo.gl/th7qH2

http://www.tobapos.com/

279 Followers  351 Follow

Share Share Share

#nias #sailnias2019 #gunungsitoli #gusit #sejarahislam #sejarah #aceh #sejarahnias #ichwanazhari #batakislam #batak #batakmuslim 
DI ATAS BUKIT DI PULAU NIAS  ITU, SITUS NISAN ISLAM ACEH MENYATU DENGAN ARTEFAK MEGALITIKUM 
Hari ini (4.9.2019) saya dengan hati berdebar memanjat, menapaki sebuah bukit sejauh sekitar 1000 meter di Kecamatan Gunung Sitoli Selatan, pulau Nias.  Dua malam yang lalu, di  Museum Pusaka Nias  saya  berdiskusi panjang dengan pastor  asal Jerman, Johannes M Haemmerle pendiri museum itu,  tentang jejak Islam Aceh di Nias. Diskusi itu  mengganggu rasa penasaran saya akan situs Islam batu Aceh yang ada di atas bukit yang berjarak sekitar 11 KM dari Kota Gunung Sitoli ini.

Pastor Johannes meminta saya menyiapkan fisik untuk sampai ke atas bukit situs megalith Ononamolo Tumba dan Sibatua. Ah saya tak mau kalah, masakkan pastor  asal Jerman berusia 78 tahun ini pernah sanggup ke sana , saya yang jauh lebih muda tak sanggup? Untuk sampai ke lokasi saya dipandu oleh pegawai Museum Pusaka Nias dan warga setempat.

Bukitnya curam dan rasanya seperti lebih sulit (karena tanpa tangga), dibanding mendaki makam Papan Tinggi di Barus. Saya beberapa kali tergelincir, beberapa kali berhenti menarik napas, bergerak tanpa sepatu dan masih pakaian kantoran karena memanfaatkan sedikit waktu menuju bandara. Dan rasa lelah dengan dengkul hampir lepas ini terobati saat sampai di atas menemukan 5 nisan Batu Aceh. Batu Aceh merupakan istilah arkeologi untuk jenis batu nisan yang diproduksi di Aceh dan tersebar tersebar ke luar Aceh termasuk sampai ke Jawa. Adanya nisan batu Aceh tidak serta merta memastikan di situ ada makam orang Aceh. Karena nisan batu Aceh merupakan artefak yang dibuat dengan gaya khas di Aceh tapi  bisa dipakai siapa saja di berbagai tempat di nusantara.

Tapi batu nisan Aceh di atas bukit ini benar benar mencengangkan. Batu Aceh berada di bebukitan, di kompleks runtuhan tradisi budaya batu batu besar/megalitikum, runtuhan desa kuno Nias.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=816292195435627&id=100011645625136
AKHIRNYA DITEMUKAN , MUSHAF ALQURAN KUNO  ASAL ULAMA BARUS BERSAMA KALENDER BAMBU BERAKSARA BATAK (Akan dipamerkan di Museum Sejarah Alquran Sumatera Utara Pada 21-22 September  2019)

Di Barus, tempat dimana Presiden Jokowi meletakkan tugu titik nol peradaban Islam, selama ini belum  ditemukan manuskrip Alquran kuno sezaman dengan nisan nisan yang ada di Barus. Barus hanya negeri nisan, jejak Islam lainnya tidak ada, juga belum ditemukan jejak rumah ibadah, semisal mesjid yang sezaman nisan abad 13. Jejak Islam seakan hanya nisan yang membisu kesepian. Artefak Islam lainnya (kecuali stempel beraksara Arab temuan arkeologis Arkenas Jakarta) belum ditemukan.

Berulangkali dalam rentang tahun yang panjang saya ke Barus, keluar masuk kampung mencari manuskrip Alquran kuno. Dan  saya tidak menemukannya. Saya juga bertanya sana sini termasuk lewat medsos, juga bertanya pada budayawan setempat. Nihil.  Padahal para ulama yang nisannya bertabur di Barus pastilah menggunakan Alquran tulisan tangan pada zamannya. Kemana manuskrip manuskrip sebagai saksi sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Barus itu? 
Tapi alhamdulillah, temuan kadang didapat di tempat yang tidak diduga. Pada 12 September 2019 saya beruntung dipertemukan dengan Manuskrip Alquran tulisan tangan asal Barus. Manuskrip ini memiliki iluminasi yang indah, memiliki kolopon walaupun tidak lengkap, juga memiliki tanda air/watermark. Manuskrip ini warisan seorang ulama Islam Batak asal Manduamas yang sudah meninggal, dan kini dipegang oleh ahli warisnya, bersama peninggalan peninggalannya yang lain, juga terdapat berbagai kalender dan peralatan ritual terbuat dari bambu beraksara Batak.
Team ahli manuskrip kuno kami sedang mengkaji berbagai aspek temuan ini. Bagi yang berminat menyaksikan dan mendengar diskusi tentang manuskrip ini silakan datang tanggal 21-22 September 2019  dalam rangka peresmian  Museum Sejarah Alquran Sumatera Utara, Gedung Serbaguna Pemprovsu Jl.Williem Iskandar Medan (Ichwan Azhari) #batak #batakislam #batakmuslim 
Sumber Facebook @ichwanazhari

#alquran #alqurankuno #sejarah #mushaf #titiknolislam #barus #buyaaliakbarmarbun
#yusrilihzamahendra #brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #bjhabibie #habibiequotes #ilhamhabibie #jokowi2periode #jokowi #eramas
#brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #bjhabibie #habibiequotes #jokowi #ilhamhabibie #calonmenteri #eramas
#wisatahumbahas #wisatahalal #danautoba #danautobahalal #batakhalal #batakislam #parapat
#brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #zainularifinpohan #zainularifin #pahlawanindonesia #pahlawannasional
#alquran #alquranterjemahan #alquranbatak #batakislam #kemenag @kemenag_ri
#hutri74 #pakkat #humbanghasundutan #kemerdekaanindonesia #sejarah #sejarahkemerdekaan #buyaaliakbarmarbun #julkiflimarbununtukdapilsumut2
#brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #yusrilihzamahendra #yusrilmenangkanjokowi #jokowi #jokowi2periode #jokowilagi
#brigadehizbullahpbb #partaibulanbintang #yusrilihzamahendra
#hutri74 #capres2024 #capres #yusrilihzamahendra #kemerdekaanindonesia #partaibulanbintang #brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #muslimatbulanbintang #pemudabulanbintang
#partaibulanbintang #yusrilihzamahendra #brigadehizbullahpbb #brigadehizbullah #hutri74