Yayasan Titian Lestari

Yayasan Titian Lestari Follow

Download dan instal aplikasi pelaporan tindak kejahatan
👇satwa liar @borneowildlifecare klik link

https://goo.gl/KJDHX8

971 Followers  621 Follow

Share Share Share

Did you know?

Habitat kucing tandang ni sebagian besar berada di lahan basah dan daerah dataran rendah pesisir di seluruh Asia tropis, khususnya hutan bakau.

Kucing tandang yang lucu tersebut juga sangat sulit untuk diketemukan karena sifat liarnya.

Tidak bisa dihindari beberapa ancaman juga datang yang disebabkan dari perusakan dan degradasi hutan lahan basah dan hutan dataran rendah.

Kucing Tandang juga masuk kedalam daftar TSL dilindungi P.92-2018, Termasuk Malaysia, dan Thailand.

Sumber: IUCN RED List

#yayasankehati
#tfcakalimantan
#yayasantitian
#borneowildlifecare 
#tambahilmu 
#borneo
#kalimantan 
#indonesia 
#kucinglucu 
#kucinghutan 
#DidYouKnow
#Repost from @pembelasatwaliar
@Regran_ed from @animalstoriesindonesia.id -  Harap diselediki pak @gakkum_klhk 
sebagai catatan :
Burung Kasuari yang termasuk satwa yang dilindungi dari keounahan ini memakan buah-buahan yang jatuh dari pohonnya. Burung Kasuari biasa hidup sendiri, dan berpasangan hanya pada saat musim kawin saja. Anak burung dierami oleh Kasuari jantan
.
.
Populasi dan Konservasi. Populasi burung Kasuari tidak diketahui dengan pasti namun diyakini dari hari ke hari semakin mengalami penurunan. Karena itu IUCN Redlist memasukkan burung Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius) dan Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus) dalam status konservasi Vulnerable (Rentan) sejak tahun 1994. Sedang Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) diberikan status konservasi Near Threatened (Hampir Terancam). Ancaman kepunahan burung Kasuari lebih karena perburuan baik untuk mendpatkan daging, bulu ataupun telurnya

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Aves; Ordo: Struthioniformes; Famili: Casuariidae; Genus: Casuarius; Spesies: Casuarius casuarius, Casuarius unappendiculatus dan Casuarius bennetti
.
.
Follow @animalstoriesindonesia.id 
Tag: #AnimalStoriesIndonesia
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Kami yang mengabarkan anda yang beropini 
#animals #nature_cuties #kucing #anjing #beautiful_photos #wild #tangerang #wildanimals #igbest_animals #love #animals_in_world #tiger #harimau #wildlifeplanet #dog #cat #stopanimalabuse #nosara #stopdogmeat #love #indonesia #fauna #kera #animalwelfare #wildlife #orangutan
Kucing liar di seluruh dunia saat ini, menghadapi sejumlah tantangan besar karena habitatnya yang terdegradasi, pasokan makanan terus berkurang, serta perburuan yang tak pernah berhenti.

Meskipun ada upaya-upaya konservasi, misalnya National Geographic Society’s Big Cats Initiative yang didirikan bersama oleh para konservasionis dan pembuat film Dereck dan Beverly Joubert, namun kehidupan kucing liar ini menghadapi jalan panjang nan terjal di depan.

Menurut daftar IUCN Red List, dari 38 spesies kucing liar yang ada (Felidae), lima berstatus Genting [Endangered/EN]. Caption @mongabayid 
@yayasantitian

#yayasankehati 
#tfcakalimantan 
#yayasantitian 
#borneowildlifecare 
#TambahIlmu 
#borneo 
#kucinghutan 
#kucingliar
#WildlifeConservation 
#animalindonesia 
#animalovers 
#wildlifephotography 
#wildlifeplanet
#DidYouKnow
Anak-anak diperlihatkan tontonan aktraksi monyet dijalanan. Dengan bergaya berdasarkan perintah tuanya.

Pertama, monyet tersebut sebenarnya mengalami stres, kesehatannya terganggu, dan terjadi perubahan prilaku.

Kedua, anak-anak dibawah umur yang menonton, beranggapan bahwa hewan tersebut memang untuk sebuah pertunjukan.

Ketiga, tidak ada unsur edukasi didalamnya. Melainkan keuntungan si tuan, dan kerugian besar terhadap monyet itu sendiri, dan juga lingkungan.

Sangat disayangkan, apabila masih ada pertunjukan topeng monyet disekitar kita, dan yang lebih parah lagi, masih saja ada orang yang mau menontonnya, dan sebagian orangtua meluangkan waktu untuk anaknya melihat atraksi topeng monyet tersebut, yang dianggap sebagai kesempatan hiburan terhadap anaknya.

Ketahuilah, ada perlakuan kejam dan tidak wajar terhadap monyet tersebut sebelum melakukan atraksinya di lapangan.

Please Stop atraksi topeng monyet.

Sumber video : Istimewa

@yayasantitian

#yayasankehati 
#tfcakalimantan 
#yayasantitian 
#borneowildlifecare 
#tambahilmu
#stoptopengmonyet
#WildlifeConservation 
#wildlifeplanet 
#borneo 
#kalimantan
Selama pelatihan, monyet dipukuli dan digantung dengan rantai di leher, dengan tangan terikat untuk memaksa mereka berjalan tegak. Hewan-hewan tak berdaya ini mengenakan pakaian konyol dan dipaksa memakai topeng dan melakukan trik-trik yang membingungkan dan tidak berarti, seperti mengendarai sepeda, semua sambil ditarik, dicekik dan diseret oleh para pelatih.

Setiap tahun, diperkirakan bahwa
3000 kera dicuri dari hutan hujan Indonesia. Banyak dari mereka yang dipaksa untuk bertindak tidak pernah kembali ke rumah mereka di hutan dan menderita trauma fisik dan mental yang ekstrim.

Anda dapat menghentikan ini dengan tidak menghadiri acara atraksi topeng monyet dan binatang lainnya.

#yayasankehati
#tfcakalimantan
#yayasantitian
#stoptopengmonyet
#WildlifeConservation 
#wildlife
Cuplikan karya dokumenter rekan2 volunteer @sahabatalamindonesia semoga menggugah para sahabat untuk terus bergerak, 
Tetap Semangat untuk semua rekan2 pengabdi lingkungan dan masyarakat dimanapun berada,

Tak perlu saling menyalahkan, dan menunggu satu sama lain untuk peduli,

karena ini semua tanggung jawab kita semua.

Sekecil apapun yang kita lakukan untuk kelestarian lingkungan tidak akan ada yang sia-sia, sehingga Alam yang terjaga bisa membawa manfaat untuk warga sekitarnya.

Video by :
@fjrart
@wow_cheleng
Farhan

Music By :
@pagi_tadi
@yuliusbenu
#SahabatAlamIndonesia
#SalamUntukIndonesia
#OceanDefender 
#OceanProtection 
#ForestProtection 
#ForestDefender 
#WildlifeConservation 
#WildlifeDefender 
#Kearifanlokal
#LocalWisdom
#SaveTheNature 
#SaveTheHabitats 
#SaveTheLastForestOfSouthMalang 
#Conservation 
#Education 
#ThisIsIndonesia 
#LihatIndonesia 
#LingkarIndonesia
@himabiofmipauntan

Haii Warga Biologi!!
Ada info kuliah umum nih buat kalian, narasumbernya pak Ardiantoni, S.Si, lulusan terbaik Fmipa UI, dengan mengangkat tema "Pengelolaan Konflik Manusia & Satwa Liat di Indonesia". Dengan kombinasi topik: 
1) strategi mitigasi konflik satwa liar dan manusia di Indonesia
2) pengenalan metode riset dalam analisis konflik manusia dan satwa liar.

Catat waktu dan tempatnya
⏰Hari: Selasa, 16 Oktober 2018 pukul 15.30 wib
🏢tempat : Aula 1 Fmipa Untan

#Himabio
#Briliant
Selamat hari Hak Asasi Hewan 15 Oktober.

Atraksi monyet, salah satu perlakuan yang tidak baik terhadap monyet itu sendiri. Seperti yang kita ketahui, monyet tersebut diperintahkan melakukan atraksi apa saja oleh tuannya dihadapan banyak orang yang menonton.

Jika tidak, siap-siaplah monyet tersebut mendapatkan hukuman!

#yayasankehati 
#tfcakalimantan 
#yayasantitian 
#borneowildlifecare 
#kalimantan 
#hakasasihewansedunia 
Follow 👇
@yayasantitian 
@yayasantitian
#Repost from @mongabayid ・・・
BKSDA Jambi bersama ZSL, FFI, YKSLI, TFCA, Dishut, dan PT REKI  melakukan pelepasliaran seekor gajah jantan. Gajah liar tersebut dilepaskan di kawasan hutan yang masih alami dan tidak banyak campur tangan manusia didalamnya, sehingga dapat terhindar dari konflik yang sering terjadi antara manusia dan gajah.

Gajah liar tersebut digiring menggunakan gajah jinak milik Pelatihan Gajah Minas ke titik pelepasannya. Gajah liar dipasangkan GPS  Collar terlebih dahulu oleh tim inti dari FZS dan dokter hewan.

Gajah liar tersebut diharapkan dapat membentuk atau ikut ke dalam kelompok gajah yg ada di PT REKI. Saat ini di dalam kawasan sudah ada kelompok gajah berjumlah 8 ekor dimana hanya terdapat seekor gajah jantan.
.
📷 : @bksdajambi by @konservasi_ksdae
#ksdae
#klhk
#menlhk 
#savebiodiversity 
#KerjaBerdampak
#gajahsumatera 
#bksdajambi
#wildlifeplanet 
Follow
@yayasantitian 
@yayasantitian 
@yayasantitian 
#yayasankehati
#tfcakalimantan
#yayasantitian
Merdeka.com – Hewan mamalia langka pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris), pagi tadi ditemukan mati membusuk dan mengambang di sungai Mahakam, di Muara Pahu, kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Diduga, akibat termakan ikan yang mengandung racun, akibat tercemarnya sungai Mahakam oleh limbah logam. “Ini kematian pesut yang kesembilan tahun ini, mulai dari awal Januari 2018. Ini memprihatinkan, ini dahsyat,” kata peneliti pesut Mahakam asal Belanda, dari yayasan konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (10/10). Kematian hewan sejenis lumba-lumba yang hidup di air tawar itu, jadi ramai diperbincangkan warganet, sejak pagi tadi, usai diunggah di media sosial Facebook. Mengingat, hewan itu kategori sangat terancam punah. “Kami dapatkan informasi itu, pagi tadi. Jadi, pesut itu ditemukan di sekitar SPBU (terapung) di sungai, di Muara Pahu. Tapi, bangkainya dilarutkan warga,” ujar Danielle, yang sudah meneliti pesut Mahakam 20 tahun terakhir ini. “Belum diketahui apakah jantan, atau betina. Tapi itu pesut dewasa, panjangnya sekira 2 meter. Belum sempat kita teliti sebab kematiannya karena itu (bangkai dilarutkan warga),” tambahnya.

Dalam catatan yayasan RASI, kematian pesut pagi tadi, adalah kematian yang kesembilan kalinya. Baik itu bangkai yang ditemukan di perairan Sungai Mahakam di Samarinda, di Kutai Kartanegara maupun di Kutai Barat. “Untuk yang pagi tadi ini, kita segera akan teliti ikan-ikan di sungai yang jadi makanan pesut. Baru dugaan kita, dalam kandungan ikan itu, ada racun yang ikut termakan pesut,” terang Danielle. “Dari 9 pesut yang mati, dua diantaranya mati karena jerat nelayan. Kembali pada dugaan kita, bahwa selain ikan diduga mengandung racun, juga diduga akibat pencemaran sungai akibat logam berat. Ini sedang akan kita teliti lebih jauh lagi,” tutup Danielle. [rhm]

Sumber: merdeka.com

#pesutmahakam 
#kutaibarat 
#infokubar
Smart People… Di postingan sebelum-sebelumnya kita sudah #TambahIlmu tentang kucing kuwuk. Bagaimana taksonominya, status keterancamannya, sebaran dan populasinya, dan banyak lagi. Nah, untuk postingan #TambahIlmu kali ini, ayo kila kulik mengenai ancaman dan peranan kucing kuwuk di alam. Here we go, check it out! 
Peranan kucing kuwuk di alam :
Kucing kuwuk adalah predator. Mereka memangsa spesies vertebrata kecil, seperti tikus, sehingga turut membantu dalam mengontrol pupulasi hama. Di pulau-pulau, mereka sering menjadi satu-satunya spesies karnivora. Kucing kuwuk adalah pemburu yang handal dan memangsa hama vertebrata kecil di daerah pedesaan dan lahan pertanian. Dengan mengendalikan populasi hewan pengerat lokal,  mereka membantu manusia dengan berbagai cara berbeda, termasuk pengendalian penyakit dan kelimpahan hama pertanian.

Ancaman :
Bulu dan daging kucing kuwuk populer di China dan Jepang, penjualan kulit kucing kuwuk berdampak pada populasi lokal di sana. Kucing kuwuk juga populer di industri perdagangan hewan peliharaan, mereka sering dikawinkan dengan kucing domestik untuk menciptakan varietas kucing yang unik (kucing Bengal). Tulang kucing kuwuk dimanfaatkan menjadi bahan obat tradisonal orang-orang Asia. Pembatasan dalam penangkapan dan perdagangan spesies kucing kuwuk sedang ditingkatkan agar status keterancamannya di alam tidak diambang kepunahan.

Mimin berharap setelah kita #TambahIlmu tentang kucing kuwuk, ayo kita berpikir dan cermati bersama cara mengatasi keterancaman akan eksistensi mereka di alam. Kalian bisa ikut berpendapat di kolom komentar dan bantu share postingan tentang kucing kuwuk supaya semakin banyak orang yang #TambahIlmu. 
Keep learning, and stay positive!

@yayasantitian
#yayasankehati 
#tfcakalimantan 
#yayasantitian 
#borneowildlifecare 
#animals 
#rescuedog 
#borneo 
#kalimantan 
#kucinghutan 
#engagementphotos
Jumpa lagi, Smart People!! Di postingan ketiga tentang kucing kuwuk kali ini kita akan mengulik tentang deskripsi fisik, habitat, dan perilaku mereka. Langsung aja ya, Check it out…

Deskripsi Fisik :
Ukuran tubuh kucing kuwuk seperti kucing domestik. Terdapat dua variasi warna bulu berdasarkan daerah persebarannya, kucing kuwuk yang tersebar di daerah tropis memiliki warna bulu kuning kecokelatan, sedangkan yang tersebar di bagian utara (Cina, Rusia, atau Korea) memiliki warna bulu abu-abu cokelat. Berat tubuhnya dapat mencapai 3 sampai 7 kg. Tubuh dan ekor diliputi corak. Panjang dari kepala ke tubuh berkisar antara 44,5 sampai 107 cm, dan panjang ekornya berkisar antara 23 sampai 44 cm. Kucing kuwuk memiliki kepala yang kecil dengan moncong yang pendek. Terdapat perbedaan panjang dan warna bulu berdasarkan kondisi lingkungan sekitar hidupnya. Kucing kuwuk yang tinggal di daerah lebih utara memiliki bulu yang lebih panjang dan berwarna pucat, dan tubuhnya lebih berat. 
Habitat :
Kucing kuwuk ditemukan di hutan iklim tropis dan sedang, hutan conifer, habitat semak, dan padang rumput. Dapat hidup hingga 3.240 m dpl (di atas permukaan laut). Perilaku :
Merupakan hewan nokturnal. Kucing kuwuk adalah predator kecil yang lebih memilih daerah hutan yang dekat dengan air. Meskipun termasuk hewan nokturnal, mereka terkadang terlihat di siang hari. Mangsa utama kucing kucuk adalah vertebrata darat yang berukuran kecil, tetapi berhubung mereka adalah perenang yang sangat baik, tak jarang pula mereka menyerang mangsa di air ketika mereka menemukannya. Kucing kuwuk hidup soliter. Mereka adalah pemanjat yang luar biasa, sehingga memungkinkan mereka untuk sesekali memangsa burung dan kelelawar.

Sekian dulu #TambahIlmu kali ini, see you on the next posting, keep learning and stay positive!

Hastag
#yayasankehati 
#tfcakalimantan 
#yayasantitian
#borneowildlifecare

#kucing
#wildlifephotography 
#leopard 
#borneo
#kalimantan
#konservasi
#brg #gambut
#forest
#animals